SYSTEM MILIYADER

SYSTEM MILIYADER
BAB 38


__ADS_3

Syafiq pun melihat secara saksama tubuh mayat wanita itu.


"Eh kenapa ada bekas luka di tanganya?" tanya Syafiq dalam hati.


"Oh ya di mana ya?" tanya penjaga gudang.


"Sudah di simpan di atas sana pak," ucap anak band yang lain.


"Bolehkah aku melihatnya?" tanya Syafiq.


"Baiklah kami akan mengambilnya," ucap anak band itu lagi.


"Berarti wanita ini di bawakan ke sini, tujuannya apa?" ucap Syafiq mengangguk-angguk.


"Tapi siapa yang membawakannya?" tanya Syafiq maaih berpikir.


"Kau orang pertama menemukannya apa pertama yang kau lihat?" tanya Syafiq mengintrogsi temannya itu.


"Aku melihatnya dan membuka penutup semua tubuhnya," jawab temannya itu.

__ADS_1


"Bagaimana kau bisa mengenali jika itu adalah dia?" tanya Syafiq lagi.


"Aku dari sana aku mengenalnya meskipun dia sedikit tidak di kenali," jelas temannya itu. itu.


"Lalu apa kalian bertemu dengannya ada terjadi hal aneh lainnya?" tanya Syafiq.


"Aku melihat Mahen mengejar Yuki dan mereka berbicara lalu pergi da sudah itu aku tidak tau lagi apa yang terjadi tapi aku melihat Mahen pulang sendiri," ujar Jeni.


"Apa kau pelakunya? Kau pergi bersama lalu kau membunuhnya dan kemudian memasukkannya ke dalam tempat itu?" tebak Syafiq.


"Bukan aku, aku memang pergi bersamanya tapi di ingin berbicara dengan seseorang jadi ia memintaku untuk meninggalkannya," jawab Mahen cepat.


Mahen mengeleng kepala pelan sambil menundukkan kepalanya seolah ia tak mau orang lain melihat menatap matanya. "Aku tidak mengenalnya.


"Apa jangan-jangan pria itu yang membunuhnya?" tebak Syafiq sambil mengsok-gosokkan dagunya yang tidak gatal.


"Apa ada yang lain kalian temui?" tanya Syafiq lagi.


"Tidak mungkin pria itu membunuhnya, aku melihat yuki dan pria asing itu di tangga, tapi setelah bicara pria itu pergi," ucap Yeni.

__ADS_1


"Lalu siapa pembunuhnya? aku yakin pasti di antara kaliankan? Baiklah mari kita coba susun ceritanya dari Jeni," pinta Syafiq.


"Setelah kami ngeband, Yuki pamit sebentar katanya ingin ke toilet tapi ia malah bertemu Mahen dan mereka pergi bersama," ucap jeni.


"Ia memintaku untuk meninggalkan ku dengan pria asing itu dan kemudian aku kembali," ucap Mahen.


"Aku melihat yuki dan pria asing itu berbicara sebentar lalu yuki kembali setelah itu kami tidak tahu lagi," jelas Yeni.


"Lalu apa yang kau lakukan pimpinan, mereka semua punya alibi, kau sendiri yang tak punya alibi," ucap Syafiq.


"Aku hanya duduk di kursi tamu bersama yang lain setelah itu aku ingin ganti baju dan mereka semua melihat jika aku," ucap temannya itu.


"Benar, dia hanya membawa tas besar berisi baju ganti ke gudang dan tidak membawa apa pun," jawab yang lain.


"Biar aku jelaskan, setelah Yuki pergi pasti ada seseorang melakukan sesuatu lalu memasukkan tas besar itu makannya ada bekas luka di lututnya karena tertekan karena ada manik-manik, lalu meletakkannya di tepi pintu gudang beserta alat musik lainnya.


Ia lalu bergabung dengan kalian semua dan kemudian ia permisi ingin ke gudang berganti pakaian dan membawa gitarnya agar ia bisa memindahkan tubuh Yuki itu ke dalam gudang lalu berteriak seolah-olah ia ketakutan agar yang lain bisa menemukan tubuh Yuki tersebut, bukan begitu?" tanya Syafiq melihat ke arah temannya tersebut.


BERSAMBUNG

__ADS_1


__ADS_2