SYSTEM MILIYADER

SYSTEM MILIYADER
BAB 174


__ADS_3

"Saya Kemal, temannya Rendi, umur 29 tahun."


"Saya Lisa, temannya Lia, umur 25 tahun."


"Saya Messi, teman Rendi, umur 30 tahun."


"Saya Dahlia, 27 tahun, temannya Rendi."


"Dari yang kalian tahu, apa permasalah dia dan teman kalian yang kabur itu?" tanya Syafiq mengintrogasi.


"Dia bernama Jerry, dari beberapa hari yang kami tahu, dia sangat melarang Rendi jangan sampai Rendi menikahi Lia," jawab Kenzi.


"Penyebabnya?" tanya Syafiq.


"Dengan alasannKarena dia mencintai Lia sejak awal, dan dari yang kami lihat dia tak penah mengejar Lia, dan saat pertama jadian dia setuju aja dan mengherankan dari beberapa hari ini tiba-tiba dia yang akan menikahi Lia dan kami jadi sangat bingung dengan keinginan dia yang mendadak, jadi atas kematian Rendi kali ini kami mengaitkan dengannya, di tambah lagi ada warga melihatnya keluar dari rumah Rendi," jawab Kenzi.


"Begitu ya kronologisnya, dari kalian mungkin ada yang ingin menambahkan ada sesuatu yang mencurigakan?" tanya Syafiq.


"Apa ini juga termasuk yang mencurigakan?" tanya Messi.


"Apa itu?" tanya Syafiq.

__ADS_1


"Waktu itu aku melihat Lia membawa pisau lipat dan menyimpannya di saku celana belakangnya, saat aku tanya untuk apa dia membawa pisau, berbagai alasan yang tak masuk akal, aku tidak mencurigainya, tapi aku harap kita semua lebih menceritakan yang jelas mungkin saja kalian juga melihat hal yang janggal juga pada diriku, kita berterus terang saja tidak ada yang di tutup-tutupi," ucap Messi.


"Hey! Itu aku hanya membawanya saja atas permintaan Rendi, karena itu adalah pisau yang terukir namanya di mata pisau, emangnya kamu pikir pisau sekecil itu bisa membunuh orang dalam sekejap?" ucap Lia tak terima.


"Wah kamu sangat jenius," puji Syafiq. "Jika begitu barang kali aku menemukan sesuatu yang janggal di antara cerita kalian, dan itu sangat membantu atas penyelidikan ini," ucap Syafiq.


"Aku juga pernah melihat Fizan mengelilingi rumah Rendi seperti mencari sesuatu padahal Rendi sedang tak di rumah dan ia juga mendongkrak pintu belakang rumah Rendi, saat aku bertanya, dia bilang itu karena di suruh Rendi, saat aku bertanya dengan Rendi, Rendi mengatakan jika dia tidak ada menyuruhnya," ucap Lisa.


"Aku memang di suruh dia kok, dia aja yang pikun karena mencintai seseorang hingga lupa ingatan," ucap Fizan manyun.


"Oke! Selanjutnya," ucap Syafiq.


"Aku, juga pernah ada di katakan warga di sini seorang wanita memakai motor CB 150 R yang ingin menabrak temannya, namun untung saja dia terpeleset dan akhir ia tak jadi menabrak temannya itu dan dia adalah temannya Rendi, jadi saya pikir itu adalah Dahlia," ucap Kenzi lagi.


"Oke! Apa ada yang lain?" tanya Syafiq lagi.


Mereka terdiam yang menandakan jika itu tidak ada lagi.


"Baiklah, jika begitu kita kembali ke TKP, untuk menemukan sesuatu yang bisa di jadikan bukti," ucap Syafiq.


"Polisi yang lain apa menemukan sesuatu?" tanya Syafiq kepada Glinda.

__ADS_1


"Hanya pisau yang melukai korban saja," ucap Glinda.


"Aku akan mencari sesuatu lagi, siapa tau hari ini adalah hari keberuntunganku," ucap Syafiq.


Ia mencari sesuatu kesana kemari dan sesuatu yang terselip dan terjepit, sekitar 30 menit mencari, ia pun menemukan sesuatu.


"Warna ini mirip dengan warna baju seseorang," ucap Syafiq.


"Aku menemukan seseorang yang mencurigakan mungkin dia pelakunya," ucap Syafiq.


"Serius?" tanya Glinda berharap.


"Mari kita dengarkan penjelasannya dulu," ucap Syafiq.


"Kumpulkan mereka kembali, dan mari kita rangkai kejadiannya," ucap Syafiq.


Glinda kembali mengumpulkan mereka di hadapan Syafiq dan menyuruh mereka untuk tetap santai.


"Lihatlah dia mengumpulkan kembali orangnya dan mari kita lihat apa dia menemukan pelakunya?" ajak pria itu kepada pria yang satunya lagi.


"Kejadiannya sejak pukul 08:45 pagi, seorang teman bernama Jerry masuk ke rumahnya dan mereka bertengkar hebat dan tak lama ia pun keluar dari rumah tersebut. Dan para warga curiga karena ada jeritan suara korban dan melihat ke dalam dan ternyata korban sudah meninggal dunia beberap detik yang lalu, yang mengherankan kenapa tidak ada sidik jari sang pelaku sedangkan korban tidak mungkin bunuh diri dan tak lama pacar dannteman-teman Rendi juga datang karena ingin membahas masalah pertunangannya dengan pacarnya dan ternyata si korban sudah tidak bernyawa. Jika di lihat dari keterangan ini pelakunya pasti adalah Jerry tapi pelaku sebenarnya bukanlah Jerry tapi ada di antara kalian bertujuh," ucap Syafiq.

__ADS_1


"Apa? Kenapa ada di antara kami, apa kamu mencurigai kami semua," ucap Kenzi.


Bersambung


__ADS_2