Terpaksa menikah dengan gadis {LUGU} PSYCHO

Terpaksa menikah dengan gadis {LUGU} PSYCHO
Episode 140


__ADS_3

“tenanglah, gausah khawatir.” Kata Rihanna yang lagi-lagi menahan tangan Abi yang hendak menekan tombol panggilan darurat dilayar ponselnya.


“tapi ..”


“1.. 2..”


…..


Tepat saat Ansell hendak memberikan nafas buatannya tiba-tiba..


“byyuuuuuuurrr!!


Hhhaahhaaaa!!!!” Ahreum menyemburkan air yang tadi masuk ke dalam mulutnya dengan diiringi tawa lebarnya karena telah puas menjahili balik suaminya.


“3…” bersamaan dengan itu pula berakhirlah hitungan Rihanna lengkap dengan gelengan kepalanya karena memang sejak awal dirinya sudah tahu jika karibnya itu sedang berakting didepan Ansell.


“waaaahhh!! Luar biasaa.” Celetuk Abi kala menyadari jika semua itu hanyalah sandiwara semata.


***


“YAK!!” bentak Ansell yang membuat Ahreum pun terbatuk-batuk.


“uhuukk.. uhuuukk.. berhenti membentakku, telingaku sakit tau!” gerutu Ahreum seraya mencoba bangun dari tidurannya serta mengelus-elus dadanya.


“kau juga berhenti membuatku khawatir Ahreum!! ku fikir kau benar-benar tenggelam tadi! Aughhh kau benar-benar!!” dumelnya seraya berkcak pinggang dan mengarahkan pandangannya ke sembarang tempat karena saking kesalnya.


“uhuukk.. uhukkk.. tapi .. hidungku benar-benar kemasukan air Ansell, sakit sekali.” Rengeknya sembari menahan perihnya hidung yang memerah karena banyak kemasukan air.


“kau juga kenapa melepasku seperti itu, sudah ku bilangkan ponselku anti air hikkkssss.. hikssss!!” racaunya disela isak tangisnya karena tak tahan menahan perihnya air yang masuk ke lobang hidungnya hingga membuat dirinya tak henti batuk.


“oke.. oke.. maafkan aku. Nanti ku belikan ponsel yang baru.” Ujar Ansell yang kemudian menurunkan nada suaranya lalu mengangkat ketika Ahreum dan menggendongnya seraya sesekali mengusap punggung Ahreum dengan penuh kelembutan ditengah perjalanannya menuju area parkiran.

__ADS_1


Drama antara Ahreum dan Ansell pun telah berakhir dengan kemenangan mutlak ditangan Ahreum yang kini tengah tersenyum penuh arti ke arah Rihanna dan Abi yang berada tidak jauh dibelakang mereka.


Sontak hal itu pun membuat Abi melongo dan menggelengkan kepalanya karena benar-benar takjub dengan acting Ahreum yang memukau hingga ia sendiri pun tertipu mentah-mentah oleh gadis licik tersebut.


“yak, apa kau menyukai Ansell?” celetuk Rihanna yang membuat Abi terhentak.


“apa?”


“tidak.. hanya saja kau terlihat perduli sekali dengan Ansell, bahkan kau selalu ikut campur ke dalam masalah pribadinya. Orang lain mungkin akan menganggapmu memiliki perasaan dengannya.” Lanjut Hanna ditengah perjalanannya menuju parkiran mengikuti langkah Ansell yang berada 10 langkah didepannya.


“ciihhh… kau konyol sekali.” Respon Abi yang tak ingin terlalu memusingkan penilaian gadis yang berada disebelahnya.


“oohhh.. ekspresi macam apa itu, terlihat mencurigakan.” Goda Rihanna seraya menyikut lengan Abi.


“tidak.. kenapa aku harus repot-repot merespon penilaianmu yang tak berdasar itu. Intinya aku masih menyukai seorang wanita.” Sanggahnya dengan penuh percaya diri.


“ kok masih sih? berarti hanya untuk sekarang doang, kalau nanti-nanti bisa jadi kau suka padanya kan, ahahhaa!” celetuk Rihanna lagi yang membuat harga diri Abi terluka.


“yak! aku benar-benar menyukai wanita, kau fikir aku ini lelaki macam apa yang menyukai sesama jenis!” geram Abi yang mulai naik pitam karena godaan Rihanna.


“aughhh shi****..” umpat Abi pelan seraya menghentikan langkahnya kemudian berkacak pinggang ditengah emosinya yang mulai meluap-luap.


“waaah kau bisa mengumpat juga ternyata hehehe, kukira kau pria lugu dan baik hati. Sayang banget ya, ku kira kau pria normal padahal tadinya aku sempat menyukaimu loh!! Tapi karena kau ingin setia pada Ansell yaa apa boleh buat.


Aku tak bisa bersaing jika dengan Ansell, hihihihi..” goda Rihanna lagi seraya berjalan mundur sembari memandangi wajah Abi yang mulai memerah karena menahan emosi sedari tadi mendengar ocehan dirinya yang tak masuk akal.


“ayooo cepat!! Ansellmu sudah menunggu tuh, hehehhee.” Imbuhnya dengan gerakan tangan yang memintanya segera kembali melangkah.


“ayo kita berkencan!” ucap Abi mantap lengkap dengan sorot mata tajamnya yang mengarah pada kedua manik Rihanna, sontak gadis yang tengah berjalan mundur itu pun terkejut mendengar ajakan kencan yang tak terduga dari Abighail.


Sehingga membuat 1 kakinya tremor dan hampir terjatuh ke belakang, namun dengan sigap Abi mempercepat langkahnya lalu menarik 1 lengan Rihanna dan membawanya ke dalam dekapannya.

__ADS_1


***


Sementara itu di Lode world.


Setelah mengisi perut mereka disebuah resto yang berada di area lode World, Jeno dan Nayeon pun kini tengah terduduk dibangku taman sembari menunggu pencernaannya bekerja dengan sesekali meneguk air mineral yang tersisa.


“duuhh aku deg deg an banget sih, mungkinkah dia mau melamarku disini, dilihat tampilannya yang cukup lumayan rapih dari biasanya. Dari tadi juga dia sering banget ngeliatin ponselnya, apa mungkin dia sedang merencanakan sesuatu dibelakangku hihihii!!” batin Nayeon ditengah mengaliri kerongkongannya sembari senyum-senyum sendiri.


Sementara itu Jeno sibuk memantau area sekitar, seolah tengah memikirkan sesuatu dalam benaknya.


“ayooo.. aku sudah siap, kurasa makananku sudah turun semua hehee. Mau kemana dulu kita sayang?” seru Nayeon setelah menghabiskan air mineral yang tinggal setengah itu kemudian meremasnya serta beranjak dari bangkunya untuk menghampiri tong sampah yang tak jauh dari keberadaannya saat ini dan membuang botol kosong yang sudah diremasnya tadi.


Ia pun kembali ke tempat semula lengkap dengan senyuman lebarnya serta uluran tangan pada Jeno yang masih terduduk dibangku.


Dengan senyum seadanya Jeno pun menerima uluran tangan Nayeon kemudian menarik langkah bersama selagi berfikir menentukan tujuan pertamanya.


“bagaimana kalau kita langsung ke kapal bajak laut aja, kayaknya seru hehehee ayooooo!!” seru Nayeon yang antusias sekali sembari mempercepat langkahnya dan sedikit menarik lengan Jeno yang masih berjalan santai.


“tunggu.. Nay.. aku masih belum siap untuk naik yang ekstrim seperti itu!!” elak Jeno, sebenarnya dia bukan belum siap, tapi memang Jeno takut sekali dengan permainan yang memacu adrenalin seperti itu.


“eeeyyyy!! Kita sudah sering menaiki wahana ini dulu, kau masih aja takut hahaha.” Goda Nayeon dengan diiringi tawa nakalnya sembari terus menarik lengan Jeno.


“tidak.. tidak.. aku perlu bernafas dulu Nay, jangan langsung naik wahana menyeramkan dong!!” tola Jeno yang berusaha untuk melepaskan diri dari cengkraman Nayeon.


Namun usahanya sia-sia karena pada akhirnya ia pun mengalah dan membiarkan Nayeon membawanya sampai ke wahana ekstrim tersebut.


“AARRGGGGHHHH!!! AAARRGHHHHH!!!....” teriak Jeno kala wahana tersebut mulai mengombang ambing tubuhnya.


Sementara Jeno teriak hingga menderaikan air mata lain hal nya dengan Nayoen yang terlihat bahagia sekali. Begitu juga dengan penumpang lainnya ada yang tampak ketakutan dan melampiaskannya dengan teriakan-teriakan nyaring dan banyak juga yang terlihat bahagia menikmati permainan kapal bajak laut.


“YUUUUhhuuUUUuu!!!” teriak Nayeon seakan tengah melepaskan beban yang ada dipundaknya, gadis itu benar-benar tampak bahagia sekali bersama dengan kekasih yang sangat dicintainya itu.

__ADS_1


“ahahhhaaahhhaaa!!!!”


Bersambung...


__ADS_2