
Robot toples itu berlarian ke arah kendaraan Ethan dengan senjata ditodongkan pada mereka.
"KAU PENYUSUP!" Belati sudah berada di leher Ethan. Mata Ricky menajam. Alisnya menyatu.
"Bukan! Ak, aku benar tersesat" bela Ethan. Ia mendengar suaranya yang bergetar. Ia hanya membuat senjata, juga menggunakannya. Tapi ditodong seperti ini juga membuatnya takut.
"KELUAR!" Perintah Ricky. Ethan mengangkat tangannya. Ia keluar dan dalah satu robot toples menarik kasar dan mendorong Ethan pada kendaraannya.
"Katakan mengapa kau berputar pada koordinat ini" Ricky menekan tombol dan Robot toples iti memepelihatkan radar dari kendaraannya yang berputar-putar di atas lautan.
Ia melihat bahwa itu koordinat tempat yang ingin Marky cari. Ia telah berada di tempat yang Marky inginkan.
"JAWAB!" Bentak Ricky. Menodongkan belatinya pada leher Ethan.
"Siapa yang menyuruhmu? Siapa atasanmu?" Suara Ricky meninggi. "Ada apa ini?" Ricky melirik kedatangan sang Alpha, Jordan.
"Penyusup Nokturnal!" Jawaban Ricky membuat Ethan melebarkan netranya.
"Robot Toples meradar kendaraan pria ini mengelilingi dan berhenti lama diatas desa." Ethan diam. Berarti mereka memasang sebuah pelindung tak kasat mata.
"Dan aku menemukan radar untuk mencari keberadaan desa" lanjut Ricky. Bagaimana pria ini mengetahui. Ethan lengah. Itu tujuan Ricky ikut ke dalam kendaraannya. Saat di gerbang desa, Emmanuel yang saat itu berjaga memberitahu adanya sinyal penyusup yang mereka dapat.
Dan Emmanuel memerintahkan Ricky untuk membawa Ethan ditangani oleh sang Alpha dan juga Camy.
Camy hanya diam di belakang Jordan, Ethan dapat melihat ada seorang wanita dengan rambut sebahu. Ia berpakaian tak sama dengan mereka disana. Pakaiannya sama banyak ia jumpai di Nokturnal.
Wanita itu berbisik lirih. Lalu meninggalkan tempatnya. "Sekap dia, masukkan dalam pondok!" perintah sang Alpha.
"Kenapa?"
"Aku tidak melakukan apapun" Ethan meronta saat dua robot toples mengapit dirinya dan menyeretnya ke masuk dalam pondok kayu.
Ia dimasukkan dalam sebuah ruangan gelap dengan kasar oleh robot-robot itu. Ia jatuh terduduk. Sebuah kamar dengan ranjang. Ia mencoba menghubungi Bill juga Luke namun ia tidak mendapatkan sinyal.
Pondok itu memang memblok sinyal. Ia mencoba mengutak-atik alatnya tapi tetap saja, tak bisa menemukan jalan keluarnya.
Camy melihat apa yang ditemukan oleh robot toples mengenai si penyusup. Dan Cany melihat data yang terpampang dalam layarnya. Ethan.
Camy mengklik, peneliti handal milik nokturnal. Camy juga mendapat keterangan mengenai kendaraan Ethan, Rush, robot yang berada dalam kendaraan itu.
Camy mengetik, ia memasukkan berbagai kode rumit, ia ingin menghack, Agar Rush menganggap Ia adalah Tuannya.
Jarinya menari lincah diatas keyboard. Camy mencari tahu lebih mendetail apa yang Ethan lakukan, walaupun ia telah membuat penjagaan yang ketat, tapi ia juga harus melihat pergerakan lawannya. Rencana dibalik Marky menyusupkan Ethan ke Arctos.
Camy beranjak dari tempatnya, ia keluar, mendekati kendaraan Ethan dan memasukinya.
"Selamat datang Tuan" Senyum tipis menarik sudut bibir Camy.
__ADS_1
"Hey Rush, perlihatkan aku apa saja kegiatanku akhir-akhir ini." Rush langsung menampilkan flashback apa saja yang Ethan lakukan.
"Radar?" Gumannya.
"Iya Tuan, itu projek anda dengan tuan Marky. Hibahan dari projek Tuan Bill dan Tuan Zale yang melarikan diri."
"Zale?" Tanya Camy.
"Tuan Zale, peneliti ilegal dari Wildlife, peneliti yang menggunakan teknologi juga sihir yang dilarang di Nokturnal" jelas Rush.
"Jadi Projek ini, Hmm … terima kasih Rush"
"Sama-sama Tuan, kapan kuta kembali Tuan, kau ada jadwal sore ini dengan Tuan Bill"
"Batalkan semua janji, bilang aku tidak bisa diganggu, sibuk dengan penelitian, dan hapus semua koordinat tempatku berada Rush, dan setelah itu kau bisa tidur panjang"
"Baik, Terima Kasih Tuan"
Zrrrttt ….
BLAM!
Camy mengnonaktifkan semua tentang Ethan. Agar tidak ada pihak yang curiga. Setidaknya Camy tahu pergerakan Ethan ia sudah mengambil data tentang radar yang sedang Marky kembangkan.
Radar apa itu? Tapi dari semua ucapan Rush, Apa Marky mencari desa Arctos?
"Paman sepertinya Marky mulai bergerak" Camy menghubungi Esmas.
Bill melenggang ia berpapasan dengan Patrik dan menyampaikan bahwa Marky ingin bertemu.
"Pagi Bos" sapa Bill pada Marky. "Bagaimana perkembangannya?"
"Kami masih dalam 50 persen pengembalian sistemnya" jelas Bill.
"Semua detail disini" ia memindahkan data pada layar besar Marky,
"ini bagian saya, saya menunggu bagian Ethan, lalu kemarin ia membatalkan janji dengan alasan masih menyelesaikannya"
"Patrik hubungi Ethan" Marky memutuskan sambungan.
Tak berapa lama, Patrik masuk. "Tuan Ethan tidak bisa dihubungi, Dan dia menonaktifkan semua tentang dirinya, Bahkan Rush juga" Marky kecolongan lagi,
BRAK!
"CARI DIA!" Marky menggebrak meja. Ia tak percaya semua orang sekitarnya berkhianat.
"Bill handle mikil Ethan" perintah Marky.
__ADS_1
"Tuan saya usahakan,"
"Cari peneliti ilegal lain yang bisa memperbaiki pekerjaan Zale!"
"Baik Tuan"
"Keluarlah!"
Bill mengangguk kan kepala lalu keluar ruangan Marky. Ethan menghilang, tapi bagus jadi dirinya bis mengendalikan agar Marky tidak dapat menemukan Desa Arctos.
"Patrik cari peneliti ilegal yang bisa memperbaiki semuanya,"
"Baik Tuan, apa anda curiga pada Tuan Bill?"
"Iya" Patrik hanya mengangguk. Lalu keluar ruangannya.
"Kalian awasi Bill,lalu laporkan padaku" jika Marky sudah curiga, artinya benar, adanya Bill akan membelot, Ethan yang kabur.
Benar tidak ada yang bisa diandalkan. "Hai Miles apa kabar temanku" Patrik menjauhkan ponselnya.
"Kau sensitif sekali kawan, aku ada pekerjaan untukmu" makian terdengar dari seberang.
"Besar, aku akan menemuimu, kita bicarakan nanti." Patrik melihat Bill berkendara dengan terburu.
Kembali menghubungi seseorang, "Ikuti dia"
"Tuan Ethan, sarapanmu" Ricky masuk dengan membawakan makanan untuk Ethan. Ethan terduduk, ini sudah hari ketiga ia disini.
"Kenapa kalian menyekapku?" Ucapnya.
"Karena kau ancaman bagi desa kami," ucap Ricky dengan memeluk nampan kosong.
"Kau sudah lihatkan bagaimana keadaan desa kami kan? Kami menjaga kedamaian itu" Ricky tahu bagaimana Ethan menatap desanya saat mereka melewatinya.
"Dari kekejaman bahkan keserakahan kalian, para Nokturnal yang merasa tinggi" dengusan terdengar.
"Silakan nikmati sarapanmu" Ricky keluar dari kamar Ethan. Ia menyimpulkan, pria itu tak suka pada Nokturnal. Bukan tak suka, benci dan dendam. Sebenarnya Ethan memiliki banyak pertanyaan.
Ia mendekat pada sarapannya, teh hangat dan roti lapis. Ia meraih teh dan menyesapnya. Ia berjalan ke dekat jendela berukuran album foto.
Ia dianggap ancaman, karena menggunakan radar, dan pria itu benci dengan Nokturnal, radar itu dibuat untuk mencari tempat ini oleh atasnya, Marky. Ia dari nokturnal, mereka tahu Marky.
Apa tujuan Marky mencari tempat ini? Apa Marky pernah menyerang tempat ini, tapi mengapa ia mencarinya, hanya satu jawabannya. Hingga tempat ini menggunakan pelindung yang tak terlihat.
Marky pernah menghancurkan tempat ini.
Tbc.
__ADS_1