DarkHole Laboratory

DarkHole Laboratory
Riby Disekap


__ADS_3

"Cam kau lihat Riby?" Jo melihat jamnya, waktinya sarapan, ia sudah duduk di meja makan hari ini giliran Riby menyiapkan sarapan juga makan siang lalu makan malam akan dipegang oleh Elle.


"Nope, sedari kemarin aku tak melihatnya" Camy memakan sarapannya, bubur abalone buatan Elle yang ia minta dan Elle dengan senang hati membuatnya.


"Kemana anak itu? Apa masih tidur? Kemarin bukannya dia libur?"


"Dia selalu menghilang jika libur, biasa berpetualang bersama Leon"


"Melvra bisa kau cek Riby di kamarnya" Jo memperintahkan.


"Baik Madam" Melvra sudah sembuh seperti semula, juga robot-robot lainnya. Setelah Amber dan alex berjibaku menyelamatkan data-data beberapa minggu lalu.


"Pagi" Amber masih dengan baju tidurnya sudah duduk di meja makan. "Tak ada sarapan, Riby belum turun" Amber menghela nafas, lalu kembali naik ke kamarnya lagi.


Hari ini ia libur dan biasa ia akan sarapan lalu melanjutkan tidurnya. Dan kalau seperti ini, ia akan minum suplemen saja lalu kembali tidur.


"Camy aku dengar dari Druw ingatanmu sudah pulih?" Jo melahap burito yang hangat. Diam panjang, "Nanti akan aku jelaskan diruanganku bersama yang lain." Timpal Camy


"madam Riby tidak terlihat di kamarnya, Madam, sejak kemarin pagi, ia telah pergi seperti biasanya." Melvra memperlihatkan layar hologram di jendela besar. Yang memisahkan ruang makan dengan taman tengah.


Camy melirik Jo. Seperti ada yang tak beres ini pertama kalinya Riby tak kembali. "Melvra coba kau lacak keberadaannya."


"Terakhir ia berada di kawasan milik Nokturnal Corp. Kemudian sinyal milik madam Riby melemah dan hilang." Jo telah meletakkan buritonya. Ia menghubungi Alex yang memang sedari semalam telah berada di lab. Begadang dengan penemuan barunya.


"Alex coba kau lacak Riby dengan SSH milikmu"


"Ada apa? Hingga mencari lewat SSH? Ia hilang? Kemarin aku lihat ia dijemput oleh Leon"


"Sial! Sepertinya Riby diculik, Cam!" Jenny yang sudah ikut bergabung.


"Melvra panggil Amber kita perlu dia" Jenny memerintahkan.


"Baik Madam"


"Ada apa memang?" Jo memfokuskan diri.


"Aku dan Bharat melihat Leon bersama Lamorna, mereka tampak akrab disana juga kami melihat para petinggi Black Sea mereka berjalan terburu juga, mereka datang bersamaan ke tempat yang sama, kami juga melihat kedatangan Willow disana ia berjalan tergesah ketempat Lamorna dan para petinggi Black Sea juga Leon tuju" jelas Jenny.

__ADS_1


"Kenapa kau tak beri tahu kami" Suara Camy meninggi. Ini informasi harusnya ia tahu. Riby memang bisa bela diri namun Camy tak ingin kecolongan  lagi. Timnya telah hilang dua orang.


"Maaf, aku sudah memperingatkan Riby agar berhati-hati dengan Leon." Jenny menunduk merasa bersalah.


"Ada apa?" Amber datang. Masih dengan piyama dan rambut digelung asal.


"Aku menemukan sinyal juga titik koordinat SSHnya terakhirnya, namun sekarang mati. Aku harap ini petunjuk dari Riby."


SSH atau Search Secret Hide adalah pelacak yang sengaja mereka tanam pada diri setiap anggota tim, pelacak ini hanya DarkHole yang bisa mendeteksi. Tapi sekarang tidak lagi. Karena kemungkin Wina dan Willow membocorkannya pada Nokturnal. Dan terbukti sinyalnya hilang di lembah lokasi milik Nokturnal Corp.


"Aku akan mengirim pesan suara pada Riby, aku menabahkannya pada sistem SSH, akan bisa mengirim pesan jika ada jaringan disekitarnya. Pesan yang tak terlacak, dan hanya mereka yang tersambung yang bisa melihat dan membuka pesan itu." Amber dengan cekatan menggeser keyboard dan mengetikkan kode-kode yang kemudian menjadi sebuah panggilan keluar.


"Riby kau dengar aku? Aku Amber!" Dari sambungan sebrang tak ada respon. Amber masih mengecek apa ada yang salah dengan kodenya tapi ia yakin bahwa tak ada yanh salah pada sistemnya.


"Riby aku Amber kau bisa mendengarku?" Sekali lagi Amber mencobanya.


"Kresssek ... sreeekkk ... kriiitt ... "


"Riby ... Riby ... Kau dengar aku?" Lagi Amber mencoba memastikan pendengarannya.


"Aku akan coba perkuat sinyalnya dari sini" Alex mengetikan sesuatu. Jarinya lincah mengetik beberapa kode-kode yang orang awam akan pusing hanya dengan melihat barisan penuh pada layarnya hanya berisi gabungan angka dan huruf.


"Amber? Kau disana?" Riby menjawab. Suaranya sangat kecil dan lemas terdengar.


"Iya ... kau dimana Riby?" Amber dan semua yang berada disana masih panik tapi juga lega. Amber dan Alex kembali menarikan jarinya pada keyboard masing-masing. Alex mencari koordinat pasti dari Riby. sedangkan Amber memperkuat sinyalnya.


"Ntah, Leon mengajakku ke WarSite dan tiba-tiba kami di tawan?" Ucap Riby.


"lalu dimana Leon?" tanya Jo.


"Disebelahku tertidur" Wajah mereka seketika saling pandang dengan dahi mengkerut dalam.


"Coba aku akan mengaktifkan mode jam tangan kau memakainyakan?"


"Enggak, aku melepas semuanya hanya dengan ini SSH saja" Camy dan Jo saling menatap. "Aku dan Jenny yang kesana. Jo dan lain berjaga disini"


"Kau tak apa Cam? Aku bisa dengan Jenny?" Camy sedang masa pengobatan jadi ia tak ingin melibatkan Camy dengan kegiatan lapangan yang pasti membutuhkan tanaga yang berkali lipat lebih banyak.

__ADS_1


"Aku tak apa, berkat ramuan yang Bharat beri padaku. Kalian tenang saja, lagian sudah lama aku tak olahraga."


"Tak bisa Cam, aku akan tanya Druw, mamak singa harus tahu bisa-bisa kupingku panas disemprot omelannya!"


"Issa Alexandra punya masalah apa kau denganku?"


"Siall kau Jo, bilang-bilang kalau kau sudah menghubungi mamak singa itu"


Joana hanya menyengir.


"Riby coba ceritakan detailnya pada kami" Druw menimpali dengan bertanya pada Riby. Agaknya ia kuatir dengan kesehatan Riby yang terdengar lemas.


"Kami sampai di WarSide. Itu berada di tengah hutan milik Nokturnal. Banyak penjaga bersenjata tapi wujud mutan. Masuk kedalam kami diantar oleh Doglas,  lalu sampai didepan pintu besi dengan nomor 308189 kami disuruh mengenakan  kacamata dan alat nampak seperti harmonika dan sekarang menutup mata dan mulutku."


"Mereka tak menyiksaku kalau itu yang membuat kalian cemas, aku hanya tak bisa tidur karena lantainya mengenang air."


"Tak menyiksamu bagaimana?" Pekik Jenny yang terbawa emosi. "Kau dimasukan dalam tahanan dengan aur menggenang. Tau begitu kemarin aku siksa saja Lamorna dan komplotannya." Kesal Jenny yang sedari awal menduga ini adalah kerjaan Black Sea seperti waktu pertama kali menyekap Camy.


"Jen kau hubungi Marzon Wright, aku ingin bertanya padannya kalau bisa suruh dia kemari"


"Cam apa tak apa mengundangnya kemari?" Alex agaknya tak akan peecaya dengan apapun yang berhubungan dengan Nokturnal.


"Jika ia tak terlibat, ia tak akan takut untuk datang" Ucap Camy matanya tajam.


"Dan guys aku telah 80persen  ingat kejadian sebelum terowongan Hide Dome  runtuh. Dibaliknya ada sebuah tempat tinggal orang tua kita."


"Tapi saat aku dan Elle telah sampai ujung, hanya menemukan hutan belantara tempat kita tinggal tak ada yang lain" Amber ikut menimpali.


"Aku rasa mereka membuat dimensi sendiri, dan ini juga ada sangkut pautnya dengan formula juga meteor yang dicari Nokturnal"


"Dan Riby menangani formulanya" lanjut Camy.


"Jadi maksudmu benar ini seperti saat mereka menyekapmu, mereka menginginkan formula itu dari Riby" Camy mengangguk perlahan.


"Lihat saja Leon jika terjadi sesuatu dengan Riby aku hancurkan dia dan Lamorna!" Jo mulai panas.


tbc.

__ADS_1


__ADS_2