DarkHole Laboratory

DarkHole Laboratory
Bukit Rfizt


__ADS_3

Daniel duduk didepan Alex yang menekuni berkas, ia mempelajari seluk beluk Nokturnal dengan gambar hologram peta didepannya.


Alex tak perlu lagi bertanya pada Clara Era. Masih sebenarnya, hanya bertanya tempat yang membuatnya penasaran. Banyak ruang-ruang tertutup di sana. Tempat-tempat yang dibuat untuk penelitian, namun berakhir gagal dan terbengkalai.


Ia perlu tahu, karena saat menyerang Nokturnal nanti, mereka sangat memerlukannya. Alex sedang melakukan simulasi, ia meletakkan temuannya pada setiap sudut Nokturnal dan itu memerlukan beberapa bantuan yang lain.


Ia tak bisa melakukannya sendiri. Mereka menjadikan tempat Daniel sebagai markas. DarkHole dan ExSide.


Mereka berlatih, membuat senjata-senjata yang memudahkan mereka. Meningkatkan kemampuan dalam banyak hal selama mereka bersembunyi.


Mereka tahu Nokturnal gencar mencari mereka. Namun bukit Rfizt ini susah ditemukan. Ditambah shield pelindung dari Camy.


Proteksi double, mereka tidak akan membiarkan, Nokturnal menghancurkan tempat indah ini.


"Kapan kalian memulainya?" Ada gurat tidak suka, Daniel tidak suka peperangan yang akan memakan banyak korban.


"Entah" Bahu Alex mengedik, ia memang tidak tahu, kapan pastinya Camy akan memerintahkan untuk mulai.


Sebenarnya semua tidak ada yang menginginkan peperangan itu, namun mereka juga tidak ingin kejahatan Marky juga antek-anteknya perlahan menghancurkan dunia.


*


*


*


Dalam laboratorium Daniel, Jo mencoba membuat ulang pohon uang yang menyebabkan peperangan. Sedih masih melingkupi dirinya. Dari kehilangan Riby juga 'Monica' kehilangan yang sangat besar.


Bahkan saat ia tahu Mr. Rurel adalah ayahnya, telah ditembak mati, tak sedikitpun ia merasa kehilangan. Kepedulian dan kasih sayang yang ia dapatkan dalam DarkHole telah mengganti semua kasih sayang diluar sana.


Di sini ia mendapat keluarga yang hangat. Riby adik terkecil mereka. Kembali Jo meneteskan air mata. Adik yang sangat berani juga berbahaya namun bisa sangat manja jika menyangkut makanan.


Dan kemarahan seketika merebak dalam dadanya, Nokturnal! Harusnya ia dan DarkHole tidak menjadikan mereka kliennya. Jadi tidak akan ada peperangan yang membuat banyak nyawa melayang. Sekarang mereka bersembunyi di bukit Rfizt ini.


Memperkuat diri. Dan yang ia dengar dari Jenny, yang tahu dari Marzon. Juan kaki tangan juga mata-mata ExSide. Memberi kabar yang mengatakan, Nokturnal, menanam pohon uang yang mereka ambil dari DarkHole di tempat Marky tinggal. Sungguh keserakahan yang tak ditutupi.

__ADS_1


Nokturnal membeli pupuk dari Daniel. Dan DarkHole menciptakan pupuk khusus untuk mematikan pohon uang mereka.


Dengan cara, membuat pohon uang tumbuh subur diawal dan beberapa bulan akan mengering lalu mati. Selalu begitu. Tapi pupuk yang digunakan tak akan bisa diditeksi dengan mudah.


Hidup berjalan seperti semula di Bukit Rfizt, Mereka membantu dengan mereka membantu di ladang luas milik Daniel. Daniel sangat baik memberi mereka fasilitas.


Dengan mereka mendirikan sebuah bangunan untuk area penelitian milik DarkHole. Camy sangat berterima kasih atas kebaikan Daniel ini.


Di padang rumput sana, seekor berlarian memasukkan kumpulan hewan ternak kekandang. Aumannya yang dibuat-buat sudah menjadi kebiasaan sehari-hari disana. Dan juga menerbangkan beberpa burung dari sarangnya karena takut.


"Ini" Bharat melemparkan sebuah pir kearah badan hewan itu. Terjatuh ditanah dengan cepat hewan itu menikmati pir dengan banyak air menyegarkan itu.


"Thanks" Ucapnya.


"Kau semakin ahli saja menggembala domba" Bharat melempar lagi dua buah pir.


"Aargh ... " satu pir jatuh pada kepalanya.


"Aku ingin daging segar! Bukan sayuran!" Gerutunya.


"Kau sudah menghabiskan setengah dari gembalaan disini Ale! jadi inilah hukumanmu! Jangan kau pikir aku tidak tahu kau dan Leon juga Elle kerjasama, mereka memberimu daging beberapa waktu belakangan!" Jenny berjalan mendekat, Elle datang dengan setumpuk domba panggang,


"Opsie! Aku ketahuan ya?" Elle dengan muka lugu seperti tak mendengar percakapan orang-orang didepannya.


Ia meletakkan tumpukan daging panggang dimeja lebar tempat Bharat duduk.


"Kita makan malam" Daniel datang dengan sepanci sangria buatannya. Juga Marzon muncul dengan Camy membawa tumpukan sosis juga daging panggang lain.


Alex menyusul dengan gunungan kentang tumbuk juga ada Clara Era dengan salad yang Ale sebut makanan domba gembalanya. Juga mereka dari ExSide yang lain menunggu di meja lain. Ada lima meja panjang dan semua terisi penuh. Di bawah pohon Riby.


Jenny menyiapkan nampan besar untuk Ale. Iya kalian benar. Ale adalah Alejandro. Ia anak buah Marzon yang sangat loyal, ternyata. Sengaja bertindak layaknya musuh untuk menjadi mata-mata.


Sama seperti yang dilakukan Juan sekarang. Ale ia berjalan dengan dua kakinya. Ia juga bisa table manner. Sangat manusia dibanding manusia jika dalam mode asli tapi jika saat menyamar menjadi musuh ia juga bisa sangat keji.


Mereka sudah meletakkan semua diatas meja masing-masing. Daniel membagikan cangkir-cangkir. 

__ADS_1


"Selamat makan" Daniel menaikan gelasnya lalu duduk dan semua membalas, sebelum menyantap makan malam mereka.


Pohon Riby bergerak dengan hembusan angin sejuk. Mereka menggunakan Fast growth. Pupuk spesial dari Daniel. Dengan kekuatan bulan yang terlihat bulat dan dekat membuat kualitas sinarnya sangat bagus. Pohon uang Riby tumbuh subur dan cepat membesar, Dan uang yang tumbuh pun sangat banyak.


Daniel awalnya tidak bisa berkata apa-apa. Pohon yang hanya ada dalam khayalan selama ini ada dalam laboratorium DarkHole. Dan sekarang ada di halaman rumahnya.


Beberapa kali ia keluar bukit untuk membeli sesuatu dengan uang itu. Tapi ia tak serakah. Karena usahanya saja sudah melahirkan banyak pundi-pundi di tabungannya.


Setiap bulan pada tanggal ini memang mereka mengadakan acara makan-makan di bawah pohon Riby. Acara untuk mengenang teman sejawat mereka. Dulu sangat sulit namun mereka yakin Riby sudah tenang disana.


Banyak obrolan kemudian suara panggilan terdengar dari arah Marzon. Ia menyalakan loud speaker.


"Tu ... an ... saya ... ada di ... depan gerbang" terdengar suara lelaki di seberang sana. Dengan nafasnya yang putus-putus.


"Tua ... an ... maafkan ... saya" lagi dan panggilan terputus. Marzon dan Daniel segera berjalan kearah pagar. Dan melihat kendaraan yang tak berupa kendaraan, hancur, banyak penyok besar disana, juga pengemudi didalamnya yang tak sadarkan diri.


Druw menyiapkan robot tandu,


"Letakkan disini, bawa ketempatku." Marzon mengangkut tubuh Juan yang lemah keatas tandu, darah segar mengalir dari kepala juga perut yang Juan tutupi.


Sandos, mencoba menyalakan mesinnya. Tapi ia pun melemah.


"Ada apa sebenarnya ini Sandos?" Camy datang dengan Joana. Mencoba memindahkan Sandos pada laptopnya.


"Madam" suara lemah robot. Dengan gambar yang bergerak buram.


Ia memperlihatkan apa yang terjadi pada layarnya. "Sudah nanti lagi" perintah Camy. Ia mengaktifkan beberpa robot toples untuk mengangkut kendaraan yang telah tak berbentuk lagi.


Sebelumnya Sandos maupun Juan sudah mematikan semua radar dan membuangnya didaerah kawasan hutan Nokturnal. Dan membuat seolah-olah mereka jatuh disana.


Nokturnal yang terus memburu dan mengejar mereka dan menyerang dengan tembakan bertubi. mengelabuhi adalah salah satu cara mereka kabur.


Pasukan Nokturnal terlalu banyak. Mereka menggunakan sisa dari kekuatan Sandos untuk bisa kebukit Rfizt.


"Cam akan kubantu pertebal sheild nya" Camy mengangguk, Marzon melangkah dengan Clara Era yang membantunya.

__ADS_1


tbc.


__ADS_2