DarkHole Laboratory

DarkHole Laboratory
Kenyataan yang Menyakitkan


__ADS_3

Camy masih menatap kosong, berita kematian Marky tak membuatnya senang. Penobatan Bharat dan Marzon pun selesai.


Ia akan kembali ke Nokturnal. Potka. Hanya dia yang bisa menyusup. Ia akan menghubungi pria itu.


Di tempat berbeda, Patrik dan jajaran Nokturnal mengadakan rapat tersembunyi. Dimana mereka membahas kematian Marky.


Dan dewan tinggi mengangkat Patrik menggantikan Marky. Memang ini juga rencana para petinggi Nokturnal yang sudah muak dengan aturan Marky.


Patrik dengan senang hati menerima jabatan yang diimpikannya. Hanya jajaran atas saja yang tahu berita kematian Marky.


"Lenyapkan semuanya." Patrik memerintahkan asistennya, Maria. Wanita itu mengangguk. Ia telah menyiapkan robot toples dan membersihkan ruangan Marky yang akan menjadi ruangan Patrik.


Namun todak Maria memasukkan semua barang Marky ke sebuah ruangan. Dan menggantinya dangan barang lain, untuk dilenyapkan.


Para bawahan hanya mengetahui Marky sudah tak lagi menjabat karena masalah kesehatan. Nokturnal tak ingin saham perusahaan mereka turun jika tahu, Marky tewas saat ingin membuka pada dunia keberadaan dunia bawah.


Rapat besar segera diselenggarakan yang akan membahas Patrik yang akan menggantikan Marky. Dengan seluruh investor.


Patrik pun tak segan memutus kerjasama dengan para investor yang tak mendukungnya. Ia merasa bisa menanggulangi krisis yang Nokturnal alami.


Dengan arogan dan lebih keji ketimbang Marky. Tak pandang bulu.

__ADS_1


Potka diam-diam menyusup, ia juga merasakan perubahan di Nokturnal yang semakin aneh, bahkan Patrik secara perlahan melenyapkan peneliti ilegal di Nokturnal.


Potka dihubungi oleh Camy untuk mengambil peninggalan Marky. Potka tentu tahu apa yang Matky lakukan. Marky adalah peneliti yang tak puas dengan pencapaiannya dan dengan tega mengorbankan anaknya sendiri.


Wina. Potka tahu, bahkan ia sempat menolak berkali-kali saat Marky mengajaknya dalam projek itu.


Ia menghubungi Bill, ia pernah melihat Bill di Phoenix Way. Tak menyangka jika Bill adalah peneliti ilegal.


Juga cerita Camy ada yang memberinya pesan, Awalnya Camy bertanya pada Potka apakah dirinya yang mengirim pesan itu padanya. Tentu Potka menjawab tidak.


Dan saat Potka cari tahu, ia menemukan Bill adalah orang dibalik pesan yang Camy dapatkan.


Bill termasuk dalam jajaran tinggi, namun tak bisa leluasa keluar masuk Nokturnal. Bill mengenal Maria. Dan ia meminta bantuan Maria.


Camy sibuk di dalam ruangannya. Ia berada di tempat Pina, disana ia tak melihat Helga, karena Zack asisten Pina sudah kembali.


Helga pun tewas dalam pertempuran itu. Ia melawan Alex. Camy membuka lembar demi lembar, kotak demi kotak, melihat kecurangan dan bahkan melihat kekejaman Marky yang membuat Camy memijat pelipisnya.


BRAK!


ia mengangkat satu kotak dan menghempaskan di atas mejanya. Ia buka kotak itu. Berdebu. Kotak coklat dengan ukiran logo Nokturnal. Camy kenal kotak itu.

__ADS_1


Seperti milik Ayahnya, ia menemukan sebuah buku dengan sampul kulit coklat. Ia meletakkan di samping dan kembali, mengaduk isi kotak itu.


Ada banyak foto-foto lama, dan beberapa berkas. Camy meletakkan kotak itu kembali kelantai, ia penasaran dengan buku bersampul coklat, Ia kembali meraih buku itu.


Didalamnya terdapat tulisan. Ia membacanya, Camy menyimpulkan ini laporan tentang sesuatu yang sedang Marky teliti. Sebuah percobaan membuat Mutan pertama kalinya.


Disana masih ditulis dengan detail, bagaimana Marky menyatukan gen manusia dengan gen binatang. Sangat mengerikan saat tertulis bagaimana reaksi yang percobaan itu.


Penyiksaan yang menurut Camy tak wajar dan dari membaca saja Camy bisa merasakan Marky sangat menikmati percobaan yang ia lakukan.


Camy merasa mual, namun ia penasaran bagaimana hasil akhir dari percobaan yang Marky lakukan.


Wanita itu terus membalik lembar demi lembar, hingga ia sampai pada halaman terakhir dan disanalah ia mendapat nama dari manusia yang menjadi kelinci percobaan penelitian Marky. "Tuan dan Nyonya Aldy" dengan stempel gagal berwarna merah diatas nama mereka.


Buku itu luruh, jadi benar apa yang si brengs3k tua itu katakan. Mereka membuat penelitian dari ayah dan ibunya. Air mata Camy meluncur. Apa yang ia lihat bahwa ibunya tergeletak saat itu masih hidup.


Dan Marky, ia membaca buku yang ditulis oleh bedeB4h sialaan itu, yang ternyata raga ayah dan ibunya. Mereka tersiksa. Jerit pilu kesakitan terdengar di ruangan, menggema.


Ia akan menghancurkan Nokturnal hingga jadi abu, ia mencengkram buku coklat itu. Matanya memerah tajam. Menatap lurus. Rahangnya mengeras.


"Siapkan segera" Camy menekan alat yang ada di tangannya.

__ADS_1


Tbc.


__ADS_2