
Luford menatap lembar gambar. Ia pikir hubungan Willow dan Troto hanya rumor saja. Ia tak begitu peduli.
Dari asistennya ia telah mengetahui jika tunangannya mengkhianatinya. Bagaimana bisa ia kecolongan! Ah, ia terlalu sibuk mengejar Willow.
Pertemuannya dengan wanita itu membuat Luford semakin bersemangat. Sudut bibirnya terangkat.
Gambar pasangan kekasih itu ia remas dan membuangnya. Ia menatap jendela lebar didepannya.
Tangan putih halus, memeluk dirinya.
"Sayang kau bangun"
Tatapan Luford mendingin, rahangnya mengeras. Namun ini bukan saatnya ia menghukum Flesi atau Raflesia. Mantan dari ketua Trody juga anggota bayangan milik Giant Pipe.
Ia kapten di Giant Pipe saat Luford menjadi Jonny. Luford tak pernah melihat Raflesia berkeliaran di Giant Pipe saat dirinya masih menjadi anggota Giant Pipe.
Raflesia menyandarkan dirinya pada punggung tegap Luford. Hanya deheman. Kepalan tangannya mengerat. Lelaki itu melepas rengkuhan Raflesia kasar. Ia beranjak keluar tanpa berkata apapun.
Raflesia memungut gumpalan kertas lecek dan membukanya. Ia menatap lama pada pintu tempat Luford menghilang.
*
*
*
"Bilang pada kekasihmu, kalian harus berhati-hati." Ucap Raflesia.
Ia tak tahu jika Willow seberani itu dengan menantang Luford. Ia memberi tahu keberadaannya pada Willow untuk wanita itu intai. Bukan langsung memprovokasi langsung pada Luford.
"Kau tak perlu mengkhawatirkan Will, aku menunggu laporanmu!"
"Ck! Aku hanya memperingatkan kalian! Ya sudah. Lelaki itu terhubung dengan para pemberontak. Aku tak mengira Guapo memiliki pemberontak."
"Dan tentu saja mereka bergabung dengan barisan sakit hati mantan petinggi High Majesty, bukti sudah aku kirim kan"
__ADS_1
"Aku akan segera mengakhiri pertunangan ku, sebelum aku ketahuan, aku merasa ia mulai curiga padaku walau lelaki itu sangat panas diranjang. Namun untuk berhubungan dengannya tidak akan ada bagusnya."
"Itu sebabnya aku memperingatkan kalian"
"Selain ia akan mencariku"
Raflesia meneguk birnya. Ia memerlukannya saat ini, tak sengaja ia mendengar bawahan Luford membicarakan dirinya. Luford sedang mengawasinya.
Ya sebagai pasukan bayangan menghindari anak buah Luford adalah pekerjaan mudah. Tapi tak bisa lama. Ia tidak ingin Luford mengetahui dirinya adalah Pasukan bayangan yang menghabisi keluarganya.
Keluarga Luford adalah dalang dibalik perampasan High Majesty, mereka menghasut para petinggi dan memusuhi Guapo. Bahkan dengan keluarnya Guapo di jajaran petinggi High Majesty.
Keluarga Luford mendapatkan posisi, mereka masuk ke jajaran petinggi High Majesty.
Luford klan Croc, lebih dulu klan mereka dibantai oleh Raflesia, sebelum peperangan Guapo menerbut High Majesty.
Bukan hanya Raflesia, tim bayangan Guapo, yang diketuai oleh Raskal. Dan sampai hari ini ia masih memburu siapa-siapa saja yang membantai klannya.
Luford prajurit berbakat. Saat itu ia masuk dan mengikuti pelatihan dari Phoenix Way. Namun kabar klannya dibantai membuatnya harus keluar dan kembali ke desanya.
Tak ada yang tersisa dari keluarganya. Desanya hancur dan terbakar habis. Hanya mereka, klannya yang tinggal di High Majesty saja yang selamat.
Jika Guapo pula yang menghabisi desa dan keluarga lelaki itu. Tetua renta itu meminta Luford untuk membalaskan klan mereka.
Dan langkah awal ia mengikuti pelatihan Giant Pipe. Ia merubah dirinya menjadi klan biawak. Dan menjadi yang paling berbakat juga pembunuh.
Ia berhasil membunuh Miguel. Dan membawa sebagian anggota pelatihan untuk menjadi kubunya dan kabur setelahnya.
Dan saat ini ia kembali muncul dengan menjadi penguasa yang disegani. Giant pipe terus mencari cela untuk menjatuhkan dirinya.
Luford yang saat ini tak bisa Giant Pipe sentuh sembarangan. Ia bekerja sama dengan kelompok besar lainnya. Mereka melakukan kejahatan dengan bersih. Dengan para pengikut yang setia.
Bahkan Phoenix Way yang mengincarnya. Menganggap Luford sangat licin.
*
__ADS_1
*
*
Willow memacu motonya. Ia memiliki misi lain. Bersama Shelbi di sebelahnya. Juga dengan motonya.
Willow mempersiapkan balerina.
"Will, Itu."
Shelbi menarik kokang senjata apinya. Ia melihat Willow mengangguk. Lalu melaju lebih kencang.
Shelbi mengikuti dibelakang.
"Kalian di belakang? Aku akan menghadang dan mengubah arah mereka"
"Lakukan sekarang Lime!"
Dor!Dor!Dor!
Shelbi dan Willow memberondong kendaraan besar di depannya dengan peluru.
Dor!Dor!Dor!
Balasan ia terima dari kendaraan itu. Shelbi dan Willow jalan zig zag menghindari tembakan beruntun.
"Aku berubah pikiran guys! Kalian menjauhlah aku akan memberi hadiah perkenalan, marianne ingin sekali memberi salam pada mereka"
Shelbi maupun Willow memperlambat laju motonya. Tanpa diperintah lagi. Mereka tidak menyerang kendaraan itu lagi, kepala menyembul dari dalam kendaraan yang mereka kejar. Suara ejekan terlontar dari mereka yang merasa menang.
Tak lama. Ledakan besar membuat kendaraan itu terpental dan hancur. Kobaran api besar menghanguskan sisa-sisa kendaraan itu menjadi abu.
"Marianne menyelesaikan tugasnya dengan bagus" ucap Shelbi.
Suara deruan moto melewati kobaran api yang menjilat udara. Lime keluar dalam kobaran api dengan mengendarai moto miliknya dan sebuah bazooka di tangan.
__ADS_1
"Clear! Kita kembali" ucap Willow yang diangguki oleh kedua rekannya.
tbc.