
Tok tok tok
Rio mengetuk pintu kamar kakak nya tersebut.
"Kak!!! buka!!!.9
"Kak!!! balikin ponsel aku."
"Ka..."
Ceklek
"Sabar dong, tidak bakal aku bawa kabur ponsel kamu." Jawab Azell setelah membuka pintu kamar yang menampilkan Rio berdiri di hadapan nya.
"Bukan masalah itu kak, aku mau mabar sama teman ku ini, mana cepat ponsel ku kak."Jawab Rio menengadahkan tangan nya
"Nih ..." Azell memberikan ponsel Rio, Rio menerima ponsel nya lalu berbalik badan untui turun tanoa mengucapkan sepatah kata pada Azell
"Eh ...eh dek, suami aku kemana?." Tanya Azell pada Rio, membuat Rio berhenti dan membalikkan badan nya, ke arah kakak ipar nya
Memang jarang diri nya memanggil Rio dengan sebutan "Dek." karena perbedaan umur mereka hanya kurang lebih 2 tahun, tapi tetap saja Azell kakak nya walaupun badan Rio lebih besar dari pada Azell
__ADS_1
"Oh itu daddy di bawah, ntar Rio panggilin deh."Jawab Rio nyengir setelah itu lari turun sebelum sang kakak ipar murka
"Rio!!!! sini kamu jangan lari." teriak Azelk menggema, Rio terus lari menuruni tangga sambil terkekeh, lalu di bawah Rio bertemu dengan Abra
"Ah iya dad, itu daddy di cariin mommy di atas, dah ya Rio mau main game, ha...ha....ha..." Setelah berbicara Rio lari menuju taman belakang, biasa diri nya bermain di gazebo
"Ckkkk tidak ada kapok nya tuh anak, aku lagi yang bakal kena nanti nya." Abra mendnegus melihat kelakuan adik nya yang tidak kapok menggoda istri nya itu.
Dan sudah di pastikan di atas istri nya sedang kesal, Abra pun melangkahkan kaki nya menaiki tangga menuju kamar nya.
"Kenapa?." Tanya Abra pada Azell sesudah masuk ke kamar nya dan juga sudah mengunci pintu kamar. takut kalau Rio nyelonong masuk lagi 😁
"Apa nya?." Tanya Azell
"Tadi adik nyariin aa' kenala?." Jawab Abra
"Ohhh, aa' habis dari mana?." Tanya Azell yang kini sudah di posisi duduk
"Ngunci pagar, tadi lupa belum di kunci."Jawab Abra duduk di samping Azell
"Adek sudah tidak marah?." Tanya Abra setelah berhasil memeluk istri nya dari belakang.
__ADS_1
"Ehh....siapa yang marah?." Tanya Azelk sedikit kaget mendapat pelukan tiba-tiba dari suami nya
"Adek..." Jawab Abra lalu menciumi leher istri nya
"Akh...a'...aa'..geli, aku tidak marah cuma kesal." Jawab Azell yang kegelian karena Abra terus menciumi leher istri nya.
"Akh... sakit, kenapa di gigit sih." Ucap Azell saat merasakan Abra menggigit leher nya
"He...he...he.. karena adik wangi." Balas nya setelah menyudahi aksi nya itu, Azelk hanya mendengus
"Aa' tidak lupa kan janji untuk jalan-jalan." Tanya Azell, Abra mengangguk
"Iya, terserah adik mau jalan-jalan kapan?." Jawab Abra
"Emmm enak nya kapan ya." Ucap nya sambio mengetuk-ngetuk bibir nya dengan jari telunjuk nya, Abra yang melihat itu jadi terfokus pada bibir istri nya
Abra tidak bisa menahan nya, ingin segera memanggut bibir tipis istri nya itu yang berwarna pink muda dan seperti sedang memanggil Abra untuk segera datang dan untuk menikmati nya, lalu tanpa aba-aba Abra maju ke depan lalu...
...🌷🌷🌷...
...To be continued...
__ADS_1