
Saipul hendak melontarkan kalimat lagi namun di cegah oleh Abraham, bisa panjang urusannya nanti kalau terusan di ladeni
" Udah gak usah banyak tanya, cepat jalannya keburu khotbah mulai." Ucap Abra menyeret paksa Ipul agar berjalan lebih cepat menuju Masjid, Saipul hanya menurut saja di seret abang ketuanya
Jika bertanya dimana kawan-kawannya, jawabannya mereka adalah sudah pulang ke rumah masing-masing, biasanya mereka menemani Abra latihan, namun hari ini mereka memiliki urusan masing-masing, Abra tidak mempermasalahkan hal itu.
Berteman dan bersahabat bukan berarti kemana-mana harus bersama, dalam sebuah hubungan yang terpenting adalah saling percaya dan saling mengerti
...🥀🥀🥀...
Azell dan nova duduk di depan sanggar membahas apa-apa saja yang perlu di siapkan untuk turnamen, Nova sudah mengatakan tugasnya bukan hanya mengurus tentang makanan, tapi juga hal-hal lain yang di butuhkan para atlet nantinya, jadi saat hari pertandingan tiba, mereka juga harus stand by bersama para atlet
Dan di lapangan depannya para Atlit sedang berlatih, mereka membahas tugasnya dengan sesekali melihat para atlet latihan
" Kak, yang di beli nantinya cuma ini?." Tanya Azell pada Nova dengan menunjukkan list di buku catatan kecil
__ADS_1
" Iya, sudah sesuai dengan hitungan gue itu, tapi entar minta pendapat bang Abra dan ipul dulu." Jawab Nova dan Azell menganggukkan kepalanya
" Tadi jersey yang bakal mereka pakai ada kab di lemari?." Tanya Nova pada Azell
" Ada kak, sudah lengkap, apa perlu di cuci lagi tidak?." Tanya Azell
" Tidak usah, sepertinya itu baru di cucu." Ucap Nova, jadi jersey khusus tanding itu mereka punya sendiri dan di simpan di sanggar, dengan kewajiban setiap team pemakai setelah memekai harus wajib mencuci dan mengembalikan lagi ke sanggar
" Oke." Jawan Azell singkat
" Nah semuanya sudah di catet, tinggal minta pendapat bang Abra sama ipul dulu ya, kali aja menurut mereka ada yang kurang, habis itu kita beli deh." Ucap Nova
" Bang Abra tuh dari dulu kalau lagu seperti itu keren banget." Ucap Nova dengan mata berbinar memandang ke depan.
Azekk mengikuti pandangan Nova, melihat suaminya yang fokus berlatih, dengan keringat di dahinya, setiap gerakan nya itu terlihat mempesona. benar kata kakak kelasnya "Keren" . Azell tersenyum melihat itu
__ADS_1
" Tuh kan dek, cool banget." ucap Nova lagi saat Abra berhasil melakukan spike, Azell mengangguk setuju
" Kamu suka sama bang Abra kak?." Tanya Azell pada Nova
" Iya." Jawab Nova cepat, Azell sedikit tersentak kaget, Nova pun menyadari hal itu
" Kok kaget gitu??? kamu suka ya sama bang Abra?." Ucap Nova yang menuduh Azell, Azell hanya mampu menggelengkan tapi di hatinya "Iya."
" Udah jujur saja dek, gue memang suka sama bang Abra tapi bukab suka yang gimana-gimana, gue cuma suka karena kagum aja, lagian cewek mana yang tidak suka lihat cogab coba, ha...ha....ha...ha..." Jelas Nova di akhiri tawa
" Iya juga ya." ucap Azell dalam hati
Azell lega mendengar penuturan kakak kelasnya itu, ia kira saingannya akan bertambah, ternyata.....
...🌷🌷🌷...
__ADS_1
...To be continued...
...Terima kasih sudah membaca karya saya...