
" Gue tahu hubungan loe dengan anak fakultas kedokteran itu bra." Ucap Feli kemudian, Abra menoleh ke arah nya tapi tanpa suara.
Kembali Abra menatap lurus ke depan.
" Low tidak tahu apa apa." Jawab Abra tenang.
" Gue tahu, gue pernah buntutin loe bra, dan gue lihat sendiri kalian masuk ke hotel." Jelas Feli kepada abra.
Sekilas Abra tampak gugup, dia takut kalau Feli akan berbuat sesuatu kepada azell istri nya.
" Gue juga bisa muasin loe bra,, tidak harus loe sama anak fakultas kedokteran itu, dari dulu loe tahu gue sayang sama loe bra, gue mau ngelakuin apa saja buat lie." Jelas Feli tapi Abra masih dengan diam nya.
" Termaksud tidur dengan loe." Sambung Feli lagi menatap Abra dengan mata yang sudah berkaca kaca.
" Cukup Fel, ini sudah keterlaluan, loe terlalu egois untuk bisa dapetin gue, dan loe sendiri yang sudah hancurin pertemanan kita." Jelas Abra tanpa menoleh ke arah Feli.
__ADS_1
Kali ini Feli, sudah tidak dapat membendung air mata nya lagi, dia tidak perduli jika harus terlihat kacau di depan Abra
" loe buta Bra, loe terlalu buta sampai tidak bisa lihat ketulusan gue." Teriak feli yang sudah tidak bisa lagi menahan nya.
" Dan loe terlalu egois karena tidak bisa menghargai pertemanan kita " jelas Bara terjeda.
" Keluar." Sambung Abra membuka pintu mobil nya. Feli menoleh ke arah Abra sekilas, tentu dengan perasaan sakit, kecewa tapi juga masih dengan ego nya untuk dapetin Abra.
" Loe akan tahu nanti Bra." Ucap Feli lalu segera keluar dari mobil Abra.
Abra menyunggingkan senyum nya dia tahu apa yang akan dilakukan Feli, dia sudah cukup paham gadis seperti apa Feli meskipun lembut tapi dia juga sangat licik apalagi untuk mendapatkan abra sendiri. Abra mengambil ponsel nya menatap foto azell di layar ponselnya lalu mengusap pelan.
...🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃 ...
Sementara di taman depan tampak seorang laki-laki yang sedang menunggu kedatangan cewek cantik yang dia temui tadi pagi.
__ADS_1
Awal nya niat Aldo untuk deketin Azell memang ada maksud tertentu, tapi saat pertama kali melihat senyum Azell yang begitu indah, Aldi menjadi ragu, dia tahu kalau dia menginginkan azell dengan tulus.
Dan dia tidak lah main main dengan hati nya untuk Azell, meskipun baru beberapa kali bertemu tapi wajah azell sungguh tidak bisa dia hilangkan dari bayangan nya.
" Gila aku benar benar gila suka sama tuh cewek." Batin Aldo masih dengan setia menunggu azell.
Sementara azell, Vita dan Ais sedang berjalan menuju taman depan, awal nya memang azell ragu, terlebih jika dia ingat pesan Abra untuk tidak dekat dekat dengan Aldo, akhh.... Rasa nya Azell merasa berdosa sekali dengan suami nya itu.
Tapi karena Ais dan Vita meyakinkan Azell kalau jika mereka iku, tidak akan terjadi kesalahpahaman, jadi azell mau tidak mau akhir nya azell menyetujui nya.
" Kamu beruntung banget sih Zell, di apit dua cogan." Celetuk Vita ketika masih berjalan.
" Apaan sih kamu Vit, tidak jelas deh." Jelas Amel sedangkan azell masih terdiam.
...❤️❤️❤️❤️...
__ADS_1
...To be continued...
......Jangan lupa, Like dan Vote......