
Abra memejamkan matanya sambil memegang kepalanya dan menarik nafasnya dari dalam mencoba menenangkan dirinya ia kemudian membalas pelukan istri nya dengan erat.
." Jangan menangis Abang tidak akan memukulnya lagi." ucap Abra sambil mengusap kepala azell yang terus masih berada dalam pelukan nya.
Azell mengangkat kepalanya melihat suaminya dengan wajahnya yang basah kena air mata.
" Apa kita bisa pulang sekarang?." tanya azell
" iya kita pulang." ucap Abra sambil mengusap lembut air mata di pipi istrinya.
Abra kemudian melihat ke arah Chandra.
" Chandra bawa dia ke rumah sakit ucap abra dengan tegas.
" Oke." Balasnya sambil menganggukkan kepalanya.
Abra menggendong istrinya meninggalkan lapangan kampus yang masih dipenuhi oleh para mahasiswa.
Sementara Chandra mendatangi sandi yang terbaring di lapangan kampus ia hanya menghela nafasnya melihat keadaan sandi apalagi sandi sudah pingsan saat itu ia kemudian melihat kearah mahasiswa yang masih berada di lapangan kampus itu.
__ADS_1
" Kenapa kalian masih di sini cepat bubar." teriak Chandra dengan suara menggelegar.
Ketika merasa semua sudah pergi Chandra Adam Nova dan Kiki mengangkat tubuh sandi yang sudah terkapar tidak berdaya di lapangan kampus.
...🍀🍀🍀🍀🍀🍀...
Di parkiran mobil Abram menurunkan tubuh istrinya di dalam mobil.
" Bang adik bisa sendiri." ucap azell yang melihat ada ingin memasangkan sabuk pengaman untuk nya.
" Diam lah, biar Abang yang melakukan untuk adik." Ucap Abra.
Abra kemudian memasang sabuk pengaman pada azell, setelah selesai Abram mencium kening istrinya kemudian berjalan kearah pintu mobil nya dan masuk ke dalam.
" Adik langsung tidur ya pasti dia sangat lelah maafkan Abang sayang abang tidak bisa melindungimu dengan baik Abang suami yang tidak pecus membiarkan adik disakiti orang." ucap abra dalam hati nya.
Beberapa menit kemudian mereka sampai di apartemen Abrar memarkirkan mobil nya di parkiran apartemen nya, Abra membangunkan azell yang tengah tertidur di dalam mobil nya itu.
" adik kita sudah sampai sayang." ucap kata dengan lembut sambil memegang pipi Azell.
__ADS_1
Azell menengok ke arah suaminya sambil membuka matanya secara perlahan.
" Ini sudah di rumah?." Ucap azell dengan pelan.
" Iya ayo turun." Jawab Abra.
Mereka berdua turun dari mobil dan berjalan masuk kedalam apartemen nya azell duduk di sofa sambil menyandarkan kepala nya di sofa, Abra berjalan ke dapur mengambilkan air untuk istri nya dan berjalan ke kembali ke arah azel yang tengah duduk di sofa.
" minum lah." Sambil duduk di samping Azell dan menyodorkan air pada istri nya itu.
Abra sengaja mengajak azell ke apartemen nya, karena tempat ini yang paling dekat dari kampus, kalau pulang ke rumah yang dulu milik Arya sangat jauh, apalagi melihat kondisi Azell seperti saat ini, tidak memungkinkan untuk pulang ke sana.
" apa tubuh adik baik-baik saja tidak ada yang sakit kan tanya Abra sambil melepaskan jaket yang ada di tubuh istri nya itu.
Abra sangat sedih melihat kondisi baju istrinya yang dirobek oleh sandi yang memperlihatkan bahunya apalagi baunya itu ada bekas cakaran yang membuat bahunya memerah.
" Apa ini sakit?." Tanya Abra sambil memegang bahu istri nya.
...🌷🌷🌷...
__ADS_1
...To be continued...
......Jangan lupa, Like dan Vote......