
" Tuh dengerin kamu Ais, bakal kena hukuman dari kak Adam, kalau kamu masih saja mengejek aku." ejek Vita kepada Ais.
Mereka menikmati martabak di pinggiran kolam renang sedangkan Abra dan Adam asik di ruang tv dengan games nya.
Hari semakin malam ketika sahabat azal pamit untuk pulang karena besok mereka juga harus sekolah lagi awal nya ada menawarkan untuk mengantar tapi mereka menolak karena mereka bawa mobil masing-masing.
Azell menuju ke kamar mandi untuk membersihkan diri setelah itu dia langsung merebahkan diri di atas tempat tidur nya, azell jadi teringat dengan apa yang abra katakan dengan Adam pada saat ia menguping pembicaraan mereka berdua tadi di ruang kerja sang suami.
" Hmmm, bang." Gumam Azell sambil senyum senyum sendiri.
Tidak lama pintu terbuka dan Abra melihat azel yang sedang berbaring sambil senyum-senyum sendiri Abra berjalan mendekati istri cantik nya, azell masih tidak bergeming dia masih sibuk dengan lamunan nya.
" Ehem." Deheman Abra membuat azell langsung menoleh ke arah nya.
" Abang." Ucap azell dan langsung duduk di tepi tempat tidur. Abra lebih mendekat kearah sang istri membuat azel yang salah tingkah, dan azell berdiri di depan abra, Abra merasa sedikit aneh dengan tingkah istri nya.
" ada apa??." Tanya Abra kepada Azell.
__ADS_1
" Abang sudah selesai main PS nya???." Tanya Azell balik, tanpa menjawab pertanyaan dari suami tampan nya. Abra mengangguk dan kembali bertanya kepada Azell. " Jawab dulu pertanyaan yang tadi Abang kata kan." Ucap Abra kepada azell.
Aze menatap Abra serius, begitu juga dengan Abra. " Adik sayang Abang, Sayang banget malahan." Ucap azell dengan senyum manis nya.
Abra menatap azell bingung, karena jarang sekali jika azell yang mengatakan perasaan nya terlebih dahulu.
" Abang juga sayang sama Adik, sayang banget " jawab Abra menirukan nada bicara azell.
Azell memukul pelan dada abra sambil tersenyum malu, lalu dia memeluk Abra merasakan kehangatan cinta yang sudah Abra berikan untuknya selama ini.
" Bang." Lirih Azell kepada Abra, .asih dengan posisi mereka saling peluk.
" azell mendongak ke arah aabra, terlihat Abra sedikit gugup dengan pertanyaan azell tadi.
" Cemburu untuk Apa???." Tanya Abra masih dengan pura pura.
" Aku dengar tadi Abang ngobrol sama kak Adam, sorry aku tidak sengaja." Jelas Azell sedikit ragu.
__ADS_1
Azell kembali menatap Abra dengan sedikit takut membuat Abra tersenyum karena gemas melihat wajah merah Azell saat ini.
" Jadi adik nguping???."tanya Abra dan azell mengangguk pelan.
" gadis nakal." Sambung Abra menarik hidung azell gemas.
" Auw Abang ihh tambah mancung nanti hidung adik." Ucap Azell dengan songong.
Abra tertawa dan dengan sigap dia menggendong a lalu meletakkan nya di atas tempat tidur dengan pelan.
" Abang ikh." rengek azell sukses membuat jantung azell dag Dig dug ser, jika tadi Azell bisa mengendalikan untuk bersikap tenang, tapi Kali ini dia tidak biasa.
" Ak.... Aku sama kan Aldo tidak ada kerjaan, aku baru kenalin dan aku tidak apa apa, Abang tidak usah cemburu mengenai hal itu, Abang benar akan melanjutkan. " Ucap Azell dengan gugup nya, dan Abra malah tersebut.
...❤️❤️❤️❤️...
...To be continued...
__ADS_1
......Jangan lupa, Like dan Vote......