
" dasi aa' ada di mana?." tanya Abra sudah berdiri di samping azell.
" di situ di tempat biasanya." jawab azell kini sedang memakai kerudung putih segiempat nya.
" tidak ada." jawab Abra akhirnya azell pun bangkit dengan keadaan kerudung yang belum terjepit oleh peniti azel berjalan menuju lemari dan menarik laci yang ada di dalam nya.
" ini." ucap azazel menunjuk dan mengambil dasi tersebut di dalam laci yang sedikit dibawah beberapa kain lain Abra menggaruk kepalanya yang tak gatal lalu menerima dasi tersebut dari sodoran sang istri.
" perasaan tadi nggak ada Humam pelan AbrA azel kembali duduk di meja rias untuk menyelesaikan kegiatan berkerudung nya tadi yang sempat tertunda.
setelah merasa cukup rapi dengan penampilan nya mereka segera keluar dari kamar.
" jam berapa sih." gumam Azell, Abra lalu melirik jam tangan nya.
" sudah jam 06.50 dek." jawab Abra.
" ya sudah sarapan dulu bentar a' 10 menit kalau nggak habis nanti dibawa." ucap aja membuka kotak bekal dari sang bunda.
__ADS_1
" satu saja dulu yang dibuka makan barengan aja ya." jawab Abra dan Azell mengangguk kan kepala nya.
" suapin aa' ya dek." lanjutnya lagi.
" manja." ledek azell.
" biarin sama istri sendiri kok.' balas Abra azell tersenyum geli lalu menyendokkan nasi dan lauk ke mulut Abra.
" nih buka mulutnya sayang, aaaaaaa pesawat nya mau masuk ucap azel mengarahkan sendok tersebut ke mulut Abah seakan-akan abra adalah anak kecil.
" tidak usah gitu juga dek emang aa anak kecil ya." protes Abra Azell hanya terkekeh.
mereka memakan makanan nya sampai habis setelah itu berangkat ke sekolah untuk bekal satunya akan dimakan ketika jam istirahat nanti mereka berangkat menggunakan motor berhubung pulang sekolah akan pergi ke toko buku sesuai rencana semalam.
setelah jam pelajaran usai mereka pergi menuju toko buku pesan dari Feli pun sudah Abra dapatkan dan tidak lupa mengatakan pada azell juga pesan tersebut menginformasikan Felly sudah menunggu di tempat mereka janjian asal tersenyum miring melihat pesan tersebut tanpa berniat membalas nya.
" ya sudah ayo ponsel aa' biar adek yang pegang." ucap azell adapun hanya mengangguk patuh.
__ADS_1
motor Abra berhenti tepat di depan motor Feli gadis itu terlihat tersenyum lebar dan menyapa Abra.
" hai." ucapnya melambaikan tangan pada Abra sepertinya Feli belum menyadari di belakang Abra ada azell yang duduk manis menyamping di motor nya tersebut.
" hai maaf ya lama." jawab Abra.
" ah iya g...." ucapan Feli terhenti saat kepala azell menyembul di samping kepala Abra tangannya mencengkeram erat kedua sisi pinggang Abra.
" Hai????." siapa azell seketika raut wajah Feli berubah dan azell menyadari itu.
" maaf ya kita lama." ucap Azell lagi
" ah iya tidak apa-apa." jawab Feli sedikit lesu.
" ya sudah sekarang aja ke toko bukunya " ucap abra membelokkan posisi motor nya.
...🌷🌷🌷...
__ADS_1
...To be continued...
......Jangan lupa, Like dan Vote......