
" Enggak usah lah sayang sudah terlalu malam kasihan mereka tidak bakal diijinin sama orangtuanya." jelas Abra kepada Azell.
" Jangan sok tahu ya bang orang tua mereka pasti ijinin kalau tahu mereka sama azell." jawab azel songong.
" Kenapa tidak kamu aja yang ngajak kalau gitu zel." tanya Adam kepada azell.
" Oh iya ya." jawab azel dengan cengiran.
Abra dan Adam hanya menggelengkan kepalanya melihat bumil yang cantik ini benar-benar deh abra akan dibuat sesabar mungkin menghadapi mood azel yang kadang juga berubah-ubah.
Setelah selesai menghubungi kedua sahabatnya azell segera menuju ke atas untuk bersiap-siap.
" Gimana zel?." tanya ada melihat kara azel yang akan menuju ke atas.
" Beres kak." jawab azell sambil menunjukkan jempolnya.
Dengan semangat asal menuju ke kamarnya untuk bersiap-siap abra dan Adam masih di ruang tv menunggu.
" Kamu ajak Kiki gih." suruh Abra kepada Adam.
" Kiki juga?." tanya ada memastikan.
__ADS_1
" Ya kasihan Vita nanti jadi obat nyamuk kamu." sindir Abra yang tahu tentang hubungan backstreet antara Adam dan ais.
Meskipun belum ada kata jadian tapi mereka berdua sudah menunjukkan ketertarikan satu sama lain saling perhatian lewat chat ataupun telepon.
" CK " becak Adam kesal tapi dia juga tidak mengelak.
Adam segera menghubungi Kiki untuk bertemu di restoran dekat dengan klub malam temannya.
" Aku ke atas dulu." Ucap Abra yang akan menghampiri azell.
" Jangan sekarang bra, aku tidak mau nunggu lama." ledek Adam.
" Sialan kamu." jawab Abra singkat sambil berlalu ke atas.
" Kenapa???." tanya Abra pelan sambil memeluk azel dari arah belakang.
" Abang." Jawab azell sedikit kaget dengan kedatangan dan perlakuan Abra.
" Abang apa adek gendutan yang sekarang?." tanya azell sedikit ragu.
Abra terdiam sejenak kemudian dia mengalahkan azell untuk menghadapnya mereka saling berhadapan dan pandangan mata mereka bertemu.
__ADS_1
Azell menggigit bibir bawahnya untuk mencoba menenangkan detak jantungnya yang mulai tidak beraturan sungguh setiap kali mereka bertatapan hazel masih tidak bisa menolak pesona suami tampan nya itu selalu saja dia terbius olehnya.
" Justru adik semakin cantik dan seksi Abang suka." bisik Abra di telinga azel sambil mengecup pelan telinga azell.
Azell masih mematung terpaku dia seperti setengah sadar tidak bisa berkonsentrasi karena perlakuan dan perkataan suaminya barusan.
Benar-benar membuat azel melambung hanya dengan kata-kata sederhana Abra tapi sungguh itu sangat membuat azell bahagia dan sukses semakin membuat azel bertambah cinta kepada suaminya itu.
Azell memejamkan matanya mencoba mengambil kesadarannya kembali Abra yang melihat tingkah azel tersenyum senang dan gemas.
Cup....
Ciuman Abra mendarat dengan sempurna di bibir manis azell.
Azell masih memejamkan matanya ciuman hangat Abra mampu membius nya membuat aja lupa meskipun detak jantungnya tidak beraturan tapi selalu saja jika mendapat serangan dari suami tanpa nya itu dia masih bisa menikmatinya.
" Apa Abang mau lakuin sekarang." Batin a Abra melepaskan pagutan nya pelan, kembali menatap azell yang masih memejamkan matanya Abra tersenyum senang.
" Kita lanjutin nanti sayang " bisik Abra membuat azell terkejut dan perlahan membuka mata nya.
...❤️❤️❤️❤️...
__ADS_1
...To be continued...
......Jangan lupa, Like dan Vote......