FIRST LOVE STORY

FIRST LOVE STORY
Eps 482


__ADS_3

" Bang, Abang denger nggak ada yang mencoba bunuh diri.??." Tanya azell pelan karena benar benar ragu.


" Di hotel bokap." Jawab abra seperti menjelaskan.


Deg.


Hati azell berdebar, abra tau akan hal ini tapi dia tenang begitu saja.


Azell menatap abra bingung, Azell bingung ingin melanjutkan pertanyaannya atau tidak.


" Tenang yank. Ini murni kesalahannya juga keegoisannya." Lanjut Abra menjelaskan. Abra sendiri terkejut ketika mendengar Sandro mencoba bunuh diri.


Tapi dia tenang, karena jika dia mengungkapkan yang sebenarnya, justru Sandro sendiri yang akan mendapat masalah, atau justru malah bisa kena pasal dan di penjara. Anak Bodoh. Pikir abra untuk Sandro.


Azell menggenggam tangan Abra, mata mereka kembali bertemu,kemudian dia tersenyum, senyuman manis dan hangat untuk Abra.


Kini perasaanya sedikit lega hanya dengan penjelasan sedikit dari Brayen, tapi dia yakin jika Abra tidak ada sangkut pautnya, jika iya azell tetap yakin Abra tidak bersalah sama sekali.


Abra menepikan mobilnya, mobil mereka berhenti di gedung parkiran bawah tanah.

__ADS_1


Ternyata Abra membawanya ke apartemen, mereka akan pulang ke apartemen, tapi azell belum menyadari akan hal itu. Kena.??? Ucapan azell terhenti.


Cup...


Bibir manis Azell sudah dibungkam oleh bibir Abra, kecupan manis dan lembut yang begitu singkat azell rasakan.


Tapi sungguh mampu menggetarkan jiwanya, hatinya, juga hasratnya.


Tatapan mata mereka kembali bertemu, Azell benar benar menatap wajah tampan Abra, wajah yang membuatnya selalu gelisah, selalu ingin di jamahnya, wajah yang selalu Azell rindukan jika tak bersamanya sedetik saja.


Mungkin ini begitu lebay, tapi sungguh ini yang Azell rasakan untuk Abra, tak mampu dan tak akan bisa jika harus berlama tanpa seorang Abra.


Ntah dorongan dari mana, Azell memeluk Abra erat, bahkan begitu erat, saking eratnya sampe membuat Abra sendiri terkejut.


Tapi tentu saja Abra membalas pelukan Azell dengan begitu penuh kasing sayang, bahkan Abra mencium puncuk kepala Azell berkali kali.


"I Love you." Ucap Abra di sela sela pelukan mereka.


"I Love you too." Jawab Azell masih tak ingin melepas pelukannya.

__ADS_1


Membuat Abra tersenyum, gadis cantiknya ini benar benar sangat agresif pikir Abra, tapi Abra senang, dan Abra tidak akan pernah mempernasalahkan bagaimanapun sikap Azell padanya.


Justru dengan Azell seperti ini, malah membuatnya semakin bertambah dan bertambah terus rasa cintanya untuk seorang Azell.


Hanya Azell dan selamanya akan tetap Azell seorang di hati Abra.


Masih di dalam mobil, dan masih dalam posisi mereka berdua berpelukan, Abra kembali mengecup puncuk kepala Azell.


Bahkan Azell sendiri serasa enggan untuk melepasnya, Azell merasa begitu nyaman dipelukan Abra, kenyamanan yang sebelumnya tak pernah Azell rasakan, dan ini untuk pertama kalinya Azell merasakan kenyamanan yang diberikan oleh seseorang kecuali bunda. Sungguh membuat Azell candu akan ini.


" Abang sayang adik.. Lebih dari apapun.." Ucap Abra membuat Azell seketika merenggangkan pelukannya.


Menatap manik mata indah Abra, begitu juga dengan Abra yang menatap Azell begitu lembut.


Sungguh tatapan mata ini yang selalu mampu membuat azell tidak bisa menolak, karena tatapan mata Abra yang membuatnya begitu bertambah kali kali lipat pesonanya.


...❤️❤️❤️❤️...


...To be continued...

__ADS_1


......Jangan lupa, Like dan Vote......


__ADS_2