
" terima kasih A', terima kasih sudah menyempatkan untuk datang kesini dan memberikan ucapan pada Adik." ucap Azell dengan lirih karena masih berada di dalam pelukan Abra.
" Sama sama sayang, apa yang tidak buat istri Aa' ini." ucap Abra.
Sedangkan Dara langsung pergi meninggalkan lapangan tersebut, karena ia kesal dan menyesali dengan apa yang telah ia lakukan tadi, bagaimana bisa ia berdiri kalau Abra akan datang untuk menemui nya dan memberikan ucapan pula, saat ia berjalan banyak sorak dan tawa yang menertawai diri nya.
2 bulan kemudian
Azell sudah menjadi calon mahasiswi di universitas sang ayah, tapi tidak semua orang tahu kalau Azell adalah putri dari pemilik kampus itu, yang tahu hanya lah, para sahabat suami nya saja, bahkan para sahabat nya sendiri tidak tahu.
Azell tidak mau di kampus nanti ia di istimewa kan oelh banyak orang karena ada nama ayah nya yang ia sandang itu, jadi Azell untuk nama keluarga hanya menyingkat saja A begitu, tanpa ada sambung nya lagi Alfarizi.
" Ciye hari ini PKKMB ( Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru ) ya." ucap Abra.
" Ih aa' kenapa sih pagi pagi sudah usil, A' tapi adik grogi nih, penampilan adik bagaimana?." ucap Azell.
__ADS_1
Abra melihat penampilan sang istri sungguh berbeda, sejak masuk semester 2 kelas XII azell merubah penampilan nya, yang dulu masih terkadang memakai hijab terkadang tidak, tapi sejak itu sang istri selalu memakai hijab nya, bahkan hijab nya menutupi area sensitif depan istri nya
Abra terkesima melihat sang istri sampai sampai mata nya tidak berkedip sama sekali.
" A'." panggil Azell lagi.
" Eh iya dek, Masya Allah adik cantik banget tahu sayang, aa' tidak rela kalau harus membagi kecantikan adik dengan laki laki yang di kampus nanti." ucap Abra sambil memeluk sang istri dan menciumi kening Azell.
" Ih Aa' pagi pagi dah gombal." ucap Azell.
" Iya Aa' ku sayang, hanya Aa' yang adik miliki " ucap Azell
" Sayang adik kan sudah lulu, jadi Aa' sudah boleh mengambil hak Aa' yang selama ini Aa' tahan?." tanya Abra, Azell langsung menatap wajah suami nya seperti nya sedang memohon.
" Iya adik siap kok A' tapi masak sekarang, Adik kan mau ke kampus." ucap Azell dengan polos nya.
__ADS_1
" Ya tidak sekarang juga sayang, yang terpenting adalah Aa' sudah mendapat lampu hijau dari adik, entah waktu nya." ucap Abra sambil menjepit hidung istri nya.
Azell malu dengan apa yang di ucapkan oleh nya barusan, Azell langsung menunduk kan kepala nya.
Abra yang melihat itu hanya terkekeh, bagaimana tidak sudah menjadi istri nya lama masih saja merah pipi nya saat diri nya berkata hal yang menjurus mengenai keintiman.
Abra memegang dagu sang istri agar menatap diri nya.
" Kenapa malu emmm, Aa' ada di sini bukan di bawah, Aa' lebih ganteng dari pada lantai yang di Bawah itu." ucap Abra lalu Abra mendekat dan.....
...🌷🌷🌷...
...To be continued...
......Jangan lupa, Like dan Vote......
__ADS_1