FIRST LOVE STORY

FIRST LOVE STORY
Eps 669


__ADS_3

Azell memasuki kelasnya. Tentu saja kedua sahabatnya sudah menunggunya seperti biasa, bahkan Vita sudah bersiap memberikan sebotol air mineral untuknya.


Baik Ais mau pun Vita sekarang semakin perhatian kepada azell, terkadang mereka ngilu sendiri melihat perut azell yang sudah membesar, azell yang dulu langsing dan sexy sekarang menjadi begitu berisi.


" Zel... Usia kandungan kamu sebenarnya berapa sih?." Tanya Vita membuat azell mengernyitkan keningnya.


" 6 bulan lah, kan kamu tadi malam datang kan di acara syukuran calon anak ku?." Tanya azell yang dapat cengiran dari Vita


" Jangan bilang kamu mikir yang aneh-aneh." Sambung ais membuat Vita terkikik.


" Ya kali aja kamu ma Kak abra nabung dulu sebelum ijab, secara perut kamu gede banget." Jawab Vita tanpa dosanya yang langsung dapat cubitan dari ais.


Sedangkan azell hanya menggelengkan kepalanya, dia sama sekali tidak sakit hati dengan ucapan Vita barusan.


Tentu saja karena azell tahu bagaimana karakter seorang Vita yang juga asal mangap saja kalau bicara.


" Mana bisa sih Vit mereka nabung dulu, mereka di jodohkan, dan ingat... Azell sama Kak Abra menikah saat kak Abra masih sekolah di SMK, emang kamu sama Kak Kiki yang sekarang lengket terus, awas orang ketiga di antara kalian setan Iho." Jelas ais membuat Vita terkikik dengan pikiran anehnya tentang azell


" Dan setannya kamu Ais ." Jawab Vita ngegas, membuat azell dan Ais tertawa.

__ADS_1


Ketiga gadis cantik itu masih sama konyolnya seperti dulu, tapi ada sedikit perubahan dalam diri azell, kini azell sedikit lebih dewasa, dan kadang malah menyiapkan segala keperluan Anra untuk ke kampus.


Tidak jauh berbeda dengan azell juga kadang ingin tertawa setiap melihat beberapa tumpukan buku kulian Abra.


Seorang Idola Kampus yang begitu banyak di gilai wanita sebentar lagi akan menjadi seorang Ayah dari anaknya.


Dan azell juga sangat beruntung akan hal itu.


Abra begitu dewasa meski terkadang konyol, abra selalu bisa menjaga hatinya meskipun banyak wanita yang mengantri menjadi madunya di luar sana.


Mobil mewah Abra melaju membelah jalanan kota yang begitu padat.


Bahkan sedari tadi tidak hentinya Abra terus memikirkan bagaimana nanti hasilnya.


Abra yakin jika anaknya nanti berjenis kelamin laki-laki, sedangkanAzell kini lebih bisa menerima apapun nanti hasil USG, awalnya Azell memang menginginkan anak perempuan, tapi melihat Abra yang begitu antusias mengharap seorang anak laki-laki membuat azell juga menginginkan hal yang sama seperti suami nya.


Yang terpenting untuknya ialah anaknya sehat tanpa kurang suatu apapun.


Abra terus mengelus perut azell yang masih memakai baju kuliah nya. Perut buncit azell yang terlihat begitu bulat, dengan tangan yang satunya masih fokus pada setir mobilnya.

__ADS_1


Bahkan azell sampai tertidur karena usapan lembut dari Abra.


Melihat azell yang tertidur membuat Abra tersenyum.


" Kamu pasti capek banget ya yank." Gumam Abra berbicara pada azell yang tertidur di mobilnya.


Sampai tidak terasa mobil Abra memasuki rumah sakit yang bertuliskan Pamungkas di depannya.


Setelah memarkirkan mobilnya.


Abra kembali menatap azell yang masih tertidur, rasanya tidak tega untuk membangunkannya.


...❤️❤️❤️❤️...


...Jangan lupa Like dan Vote...


...Terima kasih....


Mampir ke ceritaku yang lain ya kak

__ADS_1



__ADS_2