FIRST LOVE STORY

FIRST LOVE STORY
FLS 18


__ADS_3

Hari semakin larut ketika Ghe membaca chat Tama dan memikirkan reaksi Laras ketika tahu siapa orang yang menyukainya.


Tak terasa jam dinding menujukan angka 00:12 ketika Ghe menutup matanya tertidur dengan lelapnya.


****


"Selamat pagi sayang" kata mama membangunkanku pagi ini.


"Selamat pagi ma"


"Ya udah sekarang mandi terus siap-siap ke sekolah" kata mama ketika sedang membereskan peralatan sekolahku


"Iya ma" jawabku


Setelah bersiap-siap untuk kesekolah akhirnya Ghe berjalan menuruni tangga untuk sampai ke ruang makan karena saat ini perutnya meminta jatah


Sesampainya di ruang makan tiba-tiba ia melihat sosok yang sangat familiar dimatanya sepupu tersayangnya.


"Adiittt..." Ghe terkejut melihat siapa yang sedang duduk di kursi itu.


"Hai sepupuku yang cantik, apa kabar?" tanya Adit sambil memasukan roti kedalam mulutnya


"Kapan lo datang sih? Kok gak bilang mau datang" tanyaku


"Kalau sampenya sih tadi malam kayaknya kamu udah tidur makanya aku gak mau ganggu" kata Adit sesopan mungkin


"Yee ilee biasa aja dong jawabnya pake acara aku kamu" ejek Ghe melihat tingkah sepupunya


"Oh iya lo mau berangkat ya?" tanya Adit lagi setelah selesai dengan sarapannya


"Iya tapi,gue mau makan dulu ini perut gak bisa diajak kompromi" jawab Ghe sekenanya


"Kalau gitu biar gue aja yang ngantarin"


"Ok siap boss"


Setelah menyelesaikan sarapannya Ghe berpamitan kepada mama yang sedari tadi memperhatikan kedua kakak beradik itu ngobrol.


"Ma,Ghe pergi dulu ya" kata Ghe berpamitan


"Ya udah hati-hati dijalan jangan ngebut bawa motornya Adit" kata mama memperingatkan


"Baik tante" jawab Adit


Sementara dalam perjalanan Adit dan Ghe ngobrol panjang lebar tentang sekolah,teman dekat dan yang lain dengan semangat.Tak heran mereka bersemangat karena Ghe dan Adit baru bertemu kembali setelah dua tahun Adit sekolah di Jerman.


Ya sepupuku yang satu ini berbeda dengan sepupuku yang lainnya,dia terlihat berbeda tampan,cerdas dan kaya ada didalam dirinya.Ya walaupun kekayaannya adalah milik om Roy adik dari papa yang bekerja di Jerman sebagai seorang pengusaha sukses.


Tiba-tiba lamunanku terhenti ketika motor yang ditumpangiku berhenti diparkiran,tak hanya itu saja setiap siswa yang melihat kami seakan menginterogasiku semata.


"Gheeee" kata Laras ketika melihat Ghe turun dari motor


"Eh lo Ras,oh iya kenalin ini sepupu gue Adit" kataku memperkenalkan Adit dan Laras


"Oh ini yang sering lo ceritain lewat email lumayan juga" kata Adit menggengam tangan Laras


"Apaan sih lo,ya udah pulang gih sana" kata Ghe menepis tangan Adit yang sengaja berlama-lama menjabat tangan Laras


"Ya udah kalau gitu gue pulang dulu ya cantik" kata Adit menoelkan jarinya kehidung Ghe


"Hati-hati bawa motornya jangan ngebut dan ingat ini bukan Jerman ok" kata Ghe mengingatkan


"Iya bawel,huu susah punya sepupu kek lo"


Setelah motor Adit menghilang dari hadapan Laras dan Ghe seketika itu juga Andrew berjalan kearah mereka.

__ADS_1


Apakah dia melihat semuanya?batin Ghe


"Hai Ndre lo baru datang ya?" tanya Laras bersahabat


"Gue duluan dulu" kata Andrew sinis


Mampus gue pasti dia lihat gue tadi .batin Ghe


"Lagi PMS ya pacar lo" tanya Laras bingung


"Gak tahu" kata Ghe sambil mengangkat kedua bahunya


********


Tak terasa jam sudah menunjukan pukul sembilan dan itu artinya sebentar lagi akan istirahat


Tenggg....tengg....tengg....


Akhirnya jam istirahat pun tiba semua anak-anak berhamburan ke kantin ketika Ghe dan Laras berjalan di koridor sekolah menuju ke kantin tiba-tiba Hp Ghe berbunyi.


Ping..


Siapa sih yang ngeping jam segini tanya Ghe dalam hati Setelah mengetahui siapa orang yang nge-ping akhirnya Ghe membalas


Apa?


Dimana?


Lagi dijalan mau ke kantin


Ok tunggu gue sepuluh menit,gue lagi di ruang guru nganterin tugas anak-anak


Ok Gpl ya


Sip


"Aww....kalau jalan pak-"kata Ghe terpotong ketika ia tau yang nabrak tubuhnya Andrew


" sorry gue gak lihat"kata Andrew datar


"Lo gak bantuin gue apa?" tanya Ghe


"Kan ada Laras minta buantuan laras aja" kata Andrew datar tanpa ekspresi peduli sedikit pun


Laras yang melihat kejadian itu pun dengan cepat mengangkat tubuh Ghe.


"Lo gak apa-apa kan?"


"Iya Ras,makasih udah bantu gue gak seperti seseorang yang-  udahlah kita ke kantin yuk " kata Ghe memotong dan menarik tangan Laras


Dalam perjalanan menuju kantin Ghe tak  bicara hanya Laras yang sudah sangat marah melihat tingkah Andrew barusan.


"Ghe lo dan kak Andrew putus ya?" tanya Laras penasaran melihat tingkah Andrew


"Gak" kata Ghe gak bersemangat


"Terus?"


"Gak tahu juga sih,tapi sepertinya dia salah paham deh tentang sepupu gue" kata Ghe menjelaskan


"Mungkin sih kek dia cemburu deh sama Adit"


"Masa sih"


"Beneran,gak percaya" kata Laras

__ADS_1


Tiba-tiba percakapan mereka terhenti ketika seorang cowok berjalan kearah mereka.


"Hai,boleh gak gue gabung?" Tanya Tama


"Boleh" jawab Ghe


Dengan senang hati Tama duduk di sebelah tempat duduk Ghe yang kosong dengan demikian dia bisa melihat Laras dengan leluasa.


"Oh iya Ras ini Tama" kata Ghe memperkenalkan


"Hai,Tama" kata Tama sambil menjulurkan tangannya kearah Laras


"Laras" kata Laras membalas menjulurkan tangannya kearah Tama


Selama acara makan siang dikantin Ghe tak makan sedikit pun bakso yang dipesannya karena Andrew. Ya,Andrew yang membuat acara makannya terganggu.


"Ngapain sih lo gak makan?" tanya Tama penasaran


"Iya kenapa sih lo gak nyentuh makanan lo,nanti lo kena maag lagi" kata Laras menasehati Ghe


"Gue gak lapar" hanya itu yang keluar dari mulutnya


Tengg...tengg...tenggg...


Suara bel masuk membuat mereka harus meninggalkan kantin.


"Ya udah gue dulu"kata Tama meninggalkan Ghe dan Laras


" iya " kata Laras


Mereka sedang serius memperhatikan penjelasan pak Agus guru Kimia akan tetapi Ghe yang sedang mendengar penjelasan pak Agus tiba-tiba pingsan,Laras yang duduk disamping Ghe panik.


"Pak,Ghe pingsan pak" kata Laras panik


"Dia kenapa samapi bisa gini" tanya pak Agus


"Tadi sudah saya bilang dia harus makan tapi dia gak mau,jadinya seperti ini sekarang" jawab Laras


"Ya sudah bawa dia ke UKS dan suruh Andrew rawat dia karena hari ini jadwal andrew piket" kata pak Agus sedikit khawatir


"Baik pak" kata laras dan mengangkat tubuh Ghe bersama bersama Risma dan Dika


"Hati-hati" kata Dika melewati ruang UKS


"Kak ini teman kita ada yang pingsan" kata Risma ketika membaringkan tubuh Ghe di kasur


"Ya sudah tunggu disini biar gue manggil Andrew dulu,tuh anak kemana sih?" tanya kak Winda sambil menelpon seseorang


"Halo"


"....."


"Lo kemana sih?"


"......"


"Ya udah sekarang ke ruang UKS dulu sebentar ada yang pingsan"


"......"


"Kayaknya sih anak kelas 11 IPA 2 deh"


"....."


"Oh yang mereka tulis sih namanya Greace Prayoga"

__ADS_1


Tit..tit..tit..


Sambungan telepon terputus sehingga kak Winda hanya berpamitan karena tugas piketnya telah selesai begitu pula dengan Risma dan Dika,kini hanya tinggal Ghe dan Laras diruangan ini.


__ADS_2