
" Apa ini sakit?." Tanya Abra sambil memegang bahu istri nya.
" Tidak apa apa kok, ini cuma goresan kecil saja.' jawab Azell.
Abra mencium bahu istrinya yang ada bekas cakaran nya itu dengan lembut membuat azell terkejut tapi ia hanya diam saja tanpa mengatakan apa-apa.
Setelah mencium bahu istri nya abra berjalan ke dapur untuk mengambil P3K di lemari kecil yang ada di dapur nya itu ia mengobati luka istri nya sambil sesekali menatap istri nya untuk memastikan jika istri nya itu tidak merasa kesakitan. Selesai mengobati bahu azell ia memeluk istrinya dari samping samping meletakkan kepala nya di punggung istri nya.
" Maaf kan abang, Abang tidak bisa melindungi adik dengan baik." ucap Abra. azell melepaskan tangan Abra dari tubuh nya lalu memegang ke dua pipi suami nya.
" Siapa bilang Abang tidak melindungi adik, Abang sudah sangat melindungi adik, Abang. Jadi Abang jangan minta maaf begitu, adik tidak suka." Ucap Azell.
__ADS_1
" Tapi...." Ucap Abra langsung di potong Azell. Dengan sigap Azell menutup bibir Abra dengan tangan nya.
" jangan bicara seperti itu, itu bukan kesalahan Abang, kita tidak tahu kalau hal itu akan terjadi lagi pula dia tidak menyentuh adik sama sekali, aura datang menolong aduk saat itu dan yang paling penting adalah Abang datang menolong kami berdua." Ucap Azell
" ia sayang." Balas nya sambil memeluk Azell. Abra kemudian tersadar dengan kejadian Sandi yang berusaha menyakiti istri nya itu, Abra melepaskan pelukan nya dan menatap azell dengan serius
" ada apa bang?." Tanya Azell penasaran melihat ekspresi serius dari suami nya,
" adik juga merasa bingung saat adik keluar kelas ada mahasiswa perempuan yang mengatakan pada adik kalau abang mengajak adik bertemu di gedung teater aku merasa tidak curiga sama sekali tapi ketika berada di gedung teater adik sangat terkejut kalau yang datang adalah sandi bukan Abang dia mengatakan kalau adik dan dia selalu kirim kirim pesan bahkan dia bilang kalau adik dan dia sudah pacaran Abang tahu sendiri kan kalau sekarang adik masih tidak punya HP gara-gara Abang lempar HP adik ke laut,." Jelasnya dengan serius.
" Berani sekali mereka menyakiti adik sampai menjaga adik begitu tenang saja Abang akan mencari tahu semuanya sampai menemukan pelakunya Abang tidak akan pernah melepaskan orang yang sudah menjebak adik." ucap abra dengan serius..
__ADS_1
" Iya tapi adek rasa sandi juga dijebak karena sepertinya dia tidak berbohong dengan apa yang dikatakannya pada adik." jawab Azell.
" Sandi memang laki-laki yang suka menyombongkan dirinya pada gadis-gadis di kampus tapi dia tidak pernah mengusik Wanita yang pernah punya hubungan dengan Abang kalau tidak ada yang mendorongnya Abang bisa yakin kalau ada orang yang berusaha menjebak kalian berdua dan orang itu pasti orang yang tidak suka pada adik dan sandi." ucap Abra dengan serius.
" Apa Abang sudah tahu siapa orangnya?." tanya azel penasaran.
" Iya tapi sekarang kita membutuhkan bantuan bunda dan ayah abang ingin orang itu merasakan rasa sakit yang dia berikan kepada adik ucap Abra sambil menatap Azell.
...🌷🌷🌷...
...To be continued...
__ADS_1
......Jangan lupa, Like dan Vote......