
Merasa tidak nyaman dengan keadaan marah seperti sekarang ini, membuat abra tanpa berkata langsung menggendong azel dan membawanya ke dalam mobil.
Bahkan beberapa perawat juga pengunjung yang melihat adegan itu sempat di buat meleleh oleh sikap abra yang begitu manis kepada i strinya.
" Hih... Gemes aku sama anaknya pemilik rumah sakit ini, udah ganteng penyayang lagi, benar-benar calon hot daddy." Ucap salah satu perawat.
" lya aku juga sama, tapi sayang ya.. Dia nggak jadi Dokter aja di sini , kan lumayan kita jadi tambah semangat ada Dokter seganteng itu." Jawab salah satu perawat sambil berkhayal.
" Mana mau sih anak orang kaya jadi Dokter, yang ada ya tinggal duduk manis nerima uang aja beres." Sambung salah satunya lagi membuat teman-temannya tertawa.
" Duduk manis, di temani istri cantik, dan duit terus mengalir, siapa yang nggak mau coba jadi Brayen Pamungkas." Jelas salah satunya membuat yang lain semakin tertawa.
Azell kini sudah duduk di mobil abra. Begitu juga dengan abra yang duduk di kursi kemudinya. Tapi masih belum menjalankan mobilnya.
Membuat azell semakin merasa panas saja rasanya. Azell terus mengkipas-kipaskan tangannya pada wajahnya yang terasa gerah.
Dengan segera abra menambahka AC mobilnya. Tapi seperti sudah tidak terasa oleh azell
__ADS_1
" Hih... Gemes aku sama anaknya pemilik rumah sakit ini, udah ganteng penyayang lagi, benar-benar calon hot daddy." Ucap salah satu perawat.
" lya aku juga sama, tapi sayang ya.. Dia nggak jadi Dokter aja di sini , kan lumayan kita jadi tambah semangat ada Dokter seganteng itu." Jawab salah satu perawat sambil berkhayal.
" Mana mau sih anak orang kaya jadi Dokter, yang ada ya tinggal duduk manis nerima uang aja beres." Sambung salah satunya lagi membuat teman-temannya tertawa.
" Duduk manis, di temani istri cantik, dan duit terus mengalir, siapa yang nggak mau coba jadi Abraham Prayoga Pamungkas." Jelas salah satunya membuat yang lain semakin tertawa.
Azell kini sudah duduk di mobil abra. Begitu juga dengan abra yang duduk di kursi kemudinya. Tapi masih belum menjalankan mobilnya.
Membuat azell semakin merasa panas saja rasanya. Azell terus mengkipas-kipaskan tangannya pada wajahnya yang terasa gerah.
" Masih panas yank?." Tanya abra mencoba mencairkan suasana.
Tidak ada jawaban dari azell membuat Abra menggelengkan kepalanya.
Abra menambahkan lagi AC dalam mobilnya. Dan kini cukup berasa dingin untuk abra, tapi tidak dengan azell yang masih sama seperti tadi, mengkipas-kipaskan tangannya pada wajah cantiknya.
__ADS_1
" Masih panas ya? Buka aja bajunya biar ademan dikit." Suruh abra yang sontak mendapat tatapan tajam dari azell.
Merasa amarah azell yang semakin memuncak membuat abra terdiam, abra seperti suami yang takut istri saat ini.
Padahal ini hari bahagianya setelah mengetahui jenis kelamin anaknya, tapi malah dapat ujian dari istri cantiknya yang sedang tidak bisa tersenggol sedikit dengan ucapan abra, meskipun hanya dengan deheman saja tadi.
Abra segera menyalakan dan melajukan mobilnya meninggalkan rumah sakit yang membuatnya bahagia tapi juga kacau hari ini.
...❤️❤️❤️❤️...
...Jangan lupa Like dan Vote...
...Terima kasih....
Mampir ke ceritaku yang lain ya kak
__ADS_1