
" Ah tidak lah biasa saja kok." Ucap Candra, Abra menoleh pada Candra, Candra hanya nyengir, dia tahu sahabat nya itu tidak akan percaya begitu saja.
" Sudah ah, yuk ke kelas." Ucap Candra mengalihkan pembicaraan nya, lalu mendorong Abra segera menuju kelas.
" Tumben, berdua?." Tanya Novan yang duduk di depan kelas bersama Kiki, melihat Abra datang bersama dengan Candra.
" Ketemu di depan." Jawab Abra mereka hanya ber oh saja.
" Kok kamu berdua ada di luar? Guru nya belum masuk?." Tanya Candra, Abra memilih untuk masuk kelas.
" Ini mau masuk." Jawab Nova yang mengikuti langkah Abra masuk ke kelas bersama Kiki.
" Lah kok aku di tinggal." Ucap Candra yang akhir nya ikut mengekor masuk ke dalam kelas.
...🥀🥀🥀🥀🥀🥀...
Jam pelajaran pertama telah usai dan kini di salah satu meja kantin sudah ada Adam Vs dan juga Clow Cs, mereka sedang menikmati waktu istirahat, walaupun mereka sudah sering makan di satu meja, tetapi tetap saja masih banyak orang yang menatap mereka dengan tatapan iri, tidak suka da juga membuka, Abra dan Azell pun tidak risih lagi berdekatan, jika ada yang bertanya apa hubungan mereka, mereka akan menjawab pacaran, jika tidak ada yang bertanya mereka akan diam, walau pun ada juga yang tidak percaya jika merak pacaran, karena Abra terkenal tidak pernah pacaran, tapi kan mereka sekarang pacaran secara halal eettr atas tidak kepercayaan orang lain kedua nya tidak ambil pusing, itu terserah orang orang mau percaya atau tidak.
__ADS_1
"Kak Ian habis ngapain Clow? Kok Clow ngeluh pegel karena semalem?" Tanya Vita dengan polosnya.
"Uhukk.." Azell tersedak minumnya, saat Vita bertanya seperti itu Azell memang sedang minum, Azell kaget dengan pertanyaan Vita kenapa harus ditanyakan langsung ke suaminya dan dengan posisi sedang berkumpul seperti ini, bisa-bisa mereka berpikir negative.
Ian menepuk-nepuk punggung Azell pelan, karena mereka duduk berdampingan.
"Maksudnya?" Tanya Abra.
"Iya tadi waktu Clow baru berangkat ngeluh pegel-pegel karena kak Abra semalam, pas Vita mau tanya eh bel masuk" ucap Vita dengan wajah santai. Sedangkan yang lainnya sudah menatap Abra dan Azell dengan tatapan menyidik.
"Semalem lu 'main' Bra?" Tanya Novan dengan suara lirih, Azell melototkan matanya. Abra santai saja, yang lainnya menunggu jawaban.
"Main apa?" Celetuk Vita tak paham. Semua yang ada dimeja itu menepuk jidatnya.
" Main.... BI...." Ucapa Novan terhenti.
" Tidak usah di perjelas kak ." Tegur Gina pada Novan agar tidak memberitahu maksud nya pada Vita.
__ADS_1
" Oh oke jadi gimana?." Fokus Novan kembali pada Abra dan Azell, Azell tersenyum miring
" Iya kita habis main." Azell yang menjawab, mereka kecuali Vita terlihat kaget dan menutup mulut nya mendengar jawaban itu, sedangkan Abra tersenyum tipis menoleh pada Azell dia yakin istri nya pasti memiliki ide jahil
" Gila suami ku pakai nya tenaga dalam, aku saja sampai kualahan." Lanjut Azell berbisik namun dengan mimik yang di buat sedrama mungkin.
Mereka semakin kaget mulut nya menganga tapi raut wajah nya terlihat sangat ingin tahu kelanjutan nya.
" Terus terus." Tanya Novan.
" Enak kan tapi." Celetuk Candra yang sangat penasaran dengan kelanjutan cerita dari adik kelas nya itu
...🌷🌷🌷...
...To be continued...
......Jangan lupa, Like dan Vote......
__ADS_1