FIRST LOVE STORY

FIRST LOVE STORY
Eps 546


__ADS_3

Lalu dengan sengaja Abra mendekatkan dirinya ke samping azell, kini wajah Abra tepat di ceruk leher azell, hembusan nafasnya sangat terasa di kulit leher azell.


Dan itu sukses membuat azell merinding dibuatnya, azell memejamkan matanya, dia tidak ingin tapi dia juga menikmatinya.


" Ini saatnya abang kasih hukuman untuk kamu yank." Bisik abra seketika membuat azell membuka matanya.


Azell tau apa yang di maksud oleh Abra dengan hukuman, dan sudah dipastikan pagi ini akan menjadi pagi yang sangat panjang dan membuat azell terlambat ke kpus.


Lalu bagiaman dengan nasib kedua sahabatnya yang berada di bawah..?? Akh. tak usah dipikirkan.. Mereka akan baik baik saja selama ada Adam dan juga Kiki.


Ais dan Vita masih mondar mandir tidak jelas menunggu azell di bawah, mereka gelisah, takut jika bena benar terlambat, ini hari senin tidak akan baik jika itu benar terjadi, maka tamatlah riwayat mereka.


Ais dan Vita terus melirik jam yang sudah menunjukan pukul 06.30 kurang, artinya masih ada waktu untuk mereka pulang mengambil keperluan untuk kuliah.


Mereka melirik ke tangga, tapi belum ada tanda tanda azell turun, bahkan ponsel azell juga masih berada di kamar bawah yang mereka tempati tadi malam.


Membuat kedua gadis cantik itu kalang kabut sendiri jadinya. Sedangkan adam dan Kiki duduk santai sambil terus mengamati kedua gadis cantik yang sedang gelisah itu, mereka tersenyum penuh arti.

__ADS_1


Sebentar lagi saatnya kedua gadis cantik itu meminta bantuan ke mereka, jika tidak maka mereka sendiri yang akan menawarkannya.


" Astaga azell ngapain sih lama banget." Gumam Vita yang sudah mulai kesal.


" Samperin aja yuk Ais" Ajak Vita kepada Ais, yang dijawab Ais dengan anggukan kepala.


Tapi ketika mereka akan naik ke atas untuk memanggil Azell, tiba tiba tangan kekar Adam menghentikan langkah kaki Ais, yang membuat Ais terkejut dan juga berhenti.


Begitu juga dengan Vita yang juga ikut berhenti sama seperti Ais.


" Nggak usah panggil azell... Kita sarapan dulu aja.. Setelah itu biar Kakak yang antar kalian..." Ucap Adam akhirnya kepada Ais dan Vita.


Bukankah itu sama halnya dengan lampu hijau, tinggal beberapa langkah lagi mereka akan benar benar mendapatkan gadis cantik di depannya ini. Terutama Adam dan Vita yang jauh lebih dekat, dibanding dengan Kiki dan Vita yang masih malu mengakui perasaan mereka masing masing,


meskipun sebenarnya baik Vita maupun Kiki sama sama mempunyai rasa kagum.


Ais melirik Vita, yang dijawab Vita dengan anggukan kepala.

__ADS_1


" Ya udah.. Tapi tolong lepasin dulu tangan aku Kak." Jawab Ais membuat adam tersenyum dan melepaskan genggaman tangannya di pergelangan tangan Ais.


" Pepet terus." Bisik Kiki kepada Adam dengan senyum jailnya.


Adam menatap Kiki, tapi tak menjawabnya.


"Tapi tunggu... Nanti kalau azell marah gimana.?? Tadi dia minta kita buat tungguin, secara azell sama Kak Abra kan lagi marahan." Cletuk Vita tiba tiba membuat Ais berfikir lagi.


"Azell nggak akan marah sama kalian.. Percaya deh. Justru nanti dia yang akan merasa tidak enak... Nggak percaya.?? " Jelas adam kepada Ais dan Vita, Ais dan Vita menggelengkan kepalanya bersamaan, pertanda mereka memang tidak mengerti apa yang dikatakan oleh Dimas.


" Makanya kalian sekarang sarapan dulu.. Setelah itu kalian berdua langsung aja berangkat nggak usah tungguin azell.. Nanti kalian akan tahu jawaban nya di kampus." Kali ini Kiki yang menjelaskan kepada Ais dan Vita.


Kembali mereka bingung dengan perkataan cowok ganteng di depannya, tapi ya sudahlah mereka akhirnya menurut.


Cukup mengerti bagaimana nanti reaksi azell di kampus, benar apa tidak yang dikatakan oleh adam dan juga Kiki.


...❤️❤️❤️❤️...

__ADS_1


...****To be continued****...


......****Jangan lupa, Like dan Vote****...


__ADS_2