
Setelah pamit kepada papa mertuanya azel segera menuju ke kelas di dalam lorong sudah banyak mahasiswa mahasiswi yang melihatnya dengan tatapan kagum tapi banyak juga di antara mereka yang merasa iri dengan azell.
" Akhir nya kamu datang juga Zell." Seru Ais ketika melihat kedatangan Azell.
" Sini duduk." Ucap Ais menunjuk tempat duduk di sebelah nya.
Azell menurut papa yang di katakan oleh sahabat nya, tapi dia merasa seperti ada yang aneh dengan hari ini.
" Ada apa sih???." Tanya Azell yang penasaran kepada Ais.
" kamu tahu tidak, sekarang mahasiswa dan mahasiswi di kampus ini pada ngomongin kamu sama kak Abra." Jelas Ais menggebu gebu.
Azell mengerutkan kening nya, tapi dia ingat pasti karena kejadian kemarin.
" Dan satu lagi zell, kamu harus tahu kalau Dara sekarang kena hukuman." Sambung Ais lagu dengan senyum senang nya.
" Haha seriusan kamu???? Kasihan juga tuh anak." Jawab Azell membuat Ais mengerutkan kening nya. "
Kok kasihan sih Zell??? Itu tuh tidak seberapa dengan apa yang dia lakukan ke kamu." Kesal Ais mendengar pernyataan Azell.
" aku kira anak itu akan di skorsing tapi ternyata papa dan mama sangatlah baik." Ucap Ais lagi sambil menjelaskan.
Azell mengangguk sambil tersenyum, betapa beruntung nya ia mempunyai ke dua mertua yang sama sama berhati emas itu.
__ADS_1
...🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀...
Sementara Abra terbangun dari tidur nya, dia sedikit terkejut karena hari sudah semakin siang dan tanpa ada nya istri cantik nya yang tadi malam sudah membuat nya terbang.
Di lihat nya jam yang sudah menunjukkan angka 08.00 pagi, Abra mengacak rambut nya kesal.
" Akh... Aku kesiangan, kenapa tidak bangunin aku sih." Gumam Abra kesal karena Azell tidak membangun kan nya.
Abra segera menuju ke kamar mandi, setelah selesai dengan ritual mandi nya, dia menuju ke bawah untuk berangkat kuliah dan menemui sang mama.
" Ma." Sapa Abra kepada mama yang sedang berada di ruang tengah.
" Sudah bangun sayang, sarapan dulu." Ucap mama kepada Abra.
" Tidak nak, tadi di antar oleh pak Mamat, tadi bareng sama papa." Jelas mama membuat Abra mengangguk lega.
" Abra berangkat dulu ya ma." Pamit Abra kepada mama. " Loh nak sarapan dulu, masih banyak waktu kamu kuliah siang kan?." Tanya mama kepada Abra.
" mau ke Adam dulu ma, nanti Abra sarapan di sana ma." Jelas Abra sambil mencium tangan dan pipi sang mama.
Setelah berpamitan kepada mama, dengan segera Abra melajukan mobil mewah nya menuju apartemen Adam, sebelum berangkat kuliah.
Sampai di apartemen Adam, Abra langsung masuk karena memang Abra tahu pasword apartemen Adam.
__ADS_1
" Bangu woy." Teriak Abra kepada Adam. Adam mengerjakan mata nya, lalu pandangan nya melihat keberadaan Abra di depan nya.
" Akh sial, kenapa kamu yang datang sih." Kesal Adam yang di ganggu Abra tidur nya.
" Kenapa emang nya????." Tanya Abra yang ikut berbaring di sebelah Adam.
" ya kenapa tidak cewek sexy dan cantik coba, biar langsung melek nih mata." Jawab Adam bercanda.
Abra tersenyum miring mendengar penuturan Adam.
" Kamu beruntung yang datang laki laki setampan aku, siapa coba yang tidak mau sama Abraham Yoga Pamungkas." Jelas Abra songong.
" Iya iya aku emang beruntung karena bisa seranjang bareng kamu." Jawab Adam membuat Abra merasa risih.
" Aku lapar." Ucap Abra membuat Adam menatap nya bingung.
" Terus???." Tanya Dimas dengan bingung.
...❤️❤️❤️❤️...
...To be continued...
......Jangan lupa, Like dan Vote......
__ADS_1