FIRST LOVE STORY

FIRST LOVE STORY
Eps 525


__ADS_3

Abra dengan pelan mengambil jaketnya, juga kunci mobil kesayangannya, takut jika sampe terdengar oleh azell, dia sendiri masih memakai baju santai, tidak ada waktu memang jika harus berganti pakaian dulu.


Dan jangan lupakan, meskipun abra mengenakan pakaian rumahannya tapi sungguh pesona dan ketampanan abra tak berkurang sama sekali.


Tapi saat sudah sampai di ambang pintu, abra kembali menoleh ke arah azell yang sudah tertidur dengan pulasnya, lalu dengan berjalan pelan, abra menghampiri azell, mencium kening azell.


" Bentr ya Yank.. Ada yang harus abanh selesaikan.." Ucap Abra kepada azell dengan pelan.


Dan kini abra benar benar keluar dari kamarnya, abra bernafas dengan lega, setelah berhasil dengan segala caranya untuk menidurkan azell.


Abra menuruni anak tangga dengan cepat, dan ternyata mama juga papa masih berada diruang tv.


" Mau kemana nak..?? " Tanya mama kepada Abra.


" Abra ada urusan bentar ma..." Jawab Brayen membuat mama mengerutkan keningnya.


" Kamu keluar malam malam begini tanpa azell.?? " Tanya mama menyelidik.


Sungguh mama tidak mau jika abra sampe menyakiti azell.


" Azell udah tidur, nggak mungkin abra bangunin.. Dan tolong jangan kasih tau azell ya ma, Secepatnya abra akan pulang." Jelas abra yang langsung pergi keluar menuju mobilnya.


Sangat terlihat jika abra sedang terburu buru.


" Anak itu gimana sih.. Awas aja kalau mulai aneh aneh.." Kesal mama yang merasa kurang dengan penjelasan abra.


" Biarkan aja ma... Abra nggak mungkin aneh aneh... Kan dia anak papa." Jawab Papa mencoba menggoda istrinya.

__ADS_1


" Papa apa apaan sih.. Anak begitu masa dibiarin aja.?? Gimana kalau abra melakukan hal yang. Akh... Mama sangat marah pastinya." Jelas mama kepada Papap Membuat Papa terkekeh dengan kecemasan yang ditunjukan oleh istrinya.


" Nanti papa ceritain ma.. Biar nggak mikir abra yang tidak tidak.." Jawab Papa


" Beneran ya pa...." Ucap mama memastikan.


" Pasti ma.. Ayo kita masuk kamar." Ajak Papa dengan menaik turunkan alisnya.


Membuat mama tersipu malu, di usia mereka yang tidak lagi muda, tapi kehangatan cinta yang mereka berikan satu sama lain tidaklah pudar sama sekali.


Baik mama maupun Papa merasa begitu bersyukur, sama sama hidup dengan orang hebat, yang bisa menjaga hati dan perasaan satu sama lain.


🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃


Abra melajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi, sering sekali abra melajukan mobilnya seperti pembalap, tapi jika bersama azell tentu saja abra tidak akan berani.


" Baru juga tadi Daddy udah nengok.. Rasanya pengen nengok lagi son .." Gumam abra membuat dia tersenyum sendiri.


Sampai akhirnya Mobil abra berhenti tepat di parkiran caffe, dengan segera abra menemui adam dan juga Sandro.


Keadaan di caffe sudh cukup sepi, hanya tinggal beberpa pengunjung saja. Ketika abra mendekat ke arah meja adam dan juga Sandro.


Mata adam seketika melotot, lalu dia tertawa terpingkal, begitu juga dengan Sandro yang sedikit menyunggingkan senyumnya.


Tapi Sandro tentu tidak akan berani menertawai abra, jika masih ingin diampuni dan juga hidup.


"haa. .ha.ha." Tawa adam pecah melihat penampilan abra.

__ADS_1


Membuat abra mengerutkan alisnya bingung.


" Kenapa kamu...???" Tanya Abra santai kepada adam.


" Gila.. Gila.. Gila.. Ludicrous.." Ucap adam masih dengan menertawai Abra.


Beruntung beberapa pengunjung tidak mendengar tawa pecah adam, juga yang tidak sadar dengan kehadiran abra.


Abra masih dengan bingungnya menunjuk dirinya, yang dijawab adam dengan menganggukan kepala.


" Liat kaki kamu...." Ucap adam menyuruh Brayen.


Abra langsung reflek melihat ke arah kakinya, yang ternyata sebelah memakai sepatu dan sebelah masih memakai sandal.


" Akh.. ****." Kesal Abra yang langsung duduk agar tak terlihat dengan jelas oleh pengunjung yang lain.


Karena terlalu buru buru abra sampai tidak menyadari jika dia menggunakan sepatu hanya sebelah kakinya saja.


Dan sebelahnya masih setia dengan sandal rumahnya.


Jika saja ada istrinya , mungkin abra akan berkali kali lipat malunya, tapi dia masih beruntung azell tidak melihat kekonyolannya saat ini. Yang dirasa abra tingkah konyolnya saat ini sudah kelewat batas, belum pernah dan tidak akan pernah sampe terulang lagi.


...❤️❤️❤️❤️...


...****To be continued****...


......****Jangan lupa, Like dan Vote****...

__ADS_1


__ADS_2