FIRST LOVE STORY

FIRST LOVE STORY
Eps 712


__ADS_3

" Maksud Abang?." Tanya azell dengan bingungnya.


" Ya kamu lebih sayang sama aku kan dari pada kucing itu?." Tanya Abra membuat Azell sedikit kesal.


" Yubi bang bukan kucing itu." Jelas azell kepada Abra.


" lya si Yubi." Jawab Abra membuat azell tersenyum.


" Abang jealuose sama Yubi?." Tanya azell balik kepada Abra.


" Hah jealuose.?." Tanya abra yang di angguki oleh azell.


" Nggak masuk akal yank." Jawab abra yang langsung mengelak.


" Emang enggak sih, tapi sikap abang aneh gitu, dan akan lebih aneh dan lucu kalau Abang beneran jealuose sama Yubi." Jelas azell kini sudah berbalik dan menatap abra.


Azell sengaja merangkul abra, dan tersenyum ke arah abra, membuat Abra menatap azell dengan seksama.


" Aku lebih suka abanb, karena abang lebih buas dari Yubi." Bisik azell yang membuat abra menatap azell tidak percaya.


Sedangkan azell buru-buru melepas rangkulan tangannya dan pergi ke bawah.

__ADS_1


Sebelum abra melihat rona merah di pipinya, azell akan malu karena berkata sedikit vulgar kepada suami tampannya.


Pagi hari ini di kantin sudah ada ketiga gadis cantik yang sedang duduk sambil memakan soto pesanannya.


Azell, Ais, dan Vita duduk sambil bercerita tentang apa saja yang sudah mereka lalui mulai dari SMA.


Bahkan Vita sampai meneteskan air matanya saking harunya, Vita sedih karena ini hari terakhir azelll berangkat kuliah sebelum lahiran nantinya.


Tidak ada penyambutan atau perpisahan secara resmi di kampus untuk menyambut hari terakhir azell masuk kuliah.


Dan itu azell yang memintanya, awalnya kepala juga rekan Dosen yang lain mengajukan untuk mengadakan acara perpisahan untuk azell, tapi dengan segera azell menolak, karena menurutnya itu terlalu berlebihan, meskipun azell adalah putri dari yang mempunya kampus.


Tapi azell tidak ingin mereka bersikap lebih kepadanya.


" No." Jawab azell cepat dan singkat.


" Kami nggak butuh kita?." Tanya Vita yang membuat azell menatap Vita dengan gemas.


Kedua tangan azell menggenggam tangan Vita, karena memang di antara mereka Vita lah yang paling cengeng, mudah sekali baper dan berlanjut ke tangisan.


" Dengerin aku, kalau aku udah lahiran terus baby udah bisa di tinggal, aku kuliah lagi kok." Jelas azell agar Vita tidak terus bersedih.

__ADS_1


Ais masih fokus pada soto yang pagi ini akan di traktir oleh azell, Ais belum membuka suaranya, karena dia tahu azell itu orang yang teguh pada pendirian, sebanyak apapun Vita atau mungkin dirinya meminta, tetap saja jawaban azell akan tetap tidak.


" Viy, udah deh kita kan bisa pulang kuliah ke rumah azell." Ucap Ais yang di angguki oleh azell.


Tapi tidak dengan Vita, dia masih berusaha agar azell mengiyakan permintaannya.


" Aku maunya nemenin azell , kalau kami mau tetep berangkat ya udah sendiri aja." Jawab Vita tidak mau kalah dan seperti anak kecil.


Ais menggelengkan kepalanya, dia juga menghela nafasnya dengan teman yang satunya ini.


" Kalau kayak gitu kita nggak akan solid lagi Vita, udah deh jangan kekanakan gitu." Jelas Ais dengan nada sedikit kesal.


" Aku nggak kekanakan ya, aku cuma nggak mau pisah sama azell " Jawab Vita dengan muka yang sudah benar-benar sedih.


...❤️❤️❤️❤️...


...Jangan lupa Like dan Vote...


...Terima kasih....


Mampir ke ceritaku yang lain ya kak

__ADS_1



__ADS_2