
" Apa Abang sudah tahu siapa orangnya?." tanya azel penasaran.
" Iya tapi sekarang kita membutuhkan bantuan bunda dan ayah abang ingin orang itu merasakan rasa sakit yang dia berikan kepada adik ucap Abra sambil menatap Azell.
" Bang apa sebaiknya kita jangan beritahukan ini pada bunda." tanya azell.
" Tidak dek bunda harus tahu ini tidak bisa dibiarkan orang seperti itu harus menerima akibat dari perbuatannya dia harus dipenjara ancaman tidak akan mempan padanya." ucap Abra.
" Baik lah itu terserah pada Abang saja, adik akan mengikuti semua ucapan Abang." Ucap Azell
" terima kasih sayang, kalau begitu adik istirahat dulu di kamar, Abang akan menghubungi ayah dan bunda dulu." Ucap Abra.
" Baik lah." Jawab Azell sambil mengangguk.
Azell berdiri dari tempat duduk nya dan berjalan ke kamar nya. Setelah Abra melihat istrinya masuk ke dalam kamar Abrar langsung menghubungi ayah ia menceritakan semua kejadian yang terjadi di kampus tadi siang ayah sangat terkejut sampai berteriak marah marah kepada Abra. Selesai berbicara pada ayah ditelepon Abra berjalan menuju dapur untuk memasak makanan untuk diri nya dan istri nya.
__ADS_1
Sedangkan di kediaman rumah dari azell, setelah Abra menghubungi Ayah dan berbicara di telepon, ayah langsung mencari tahu semua nya, karena tadi saat di telepon ayah merasa kalau masih ada yang tidak dikatakan oleh abra secara langsung, saat Abra hanya mengatakan kejadian di kampus tapi tidak menceritakan masalah istrinya yang dihina di pantai karena baginya masalah yang sekarang yang paling penting.
" Apa yang mereka mau, berani nya mengusik keluarga kita yah." Ucap ayah dengan marah, bunda hanya bisa diam dan menenangkan hati istri nya tersebut, padahal di dalam hati nya ia sangat marah atas apa yang telah terjadi kepada putri mereka.
" bunda ayo Kita ke keluarga Kurniawan saja sekarang." Pinta ayah.
" maaf tuan kebetulan saya barusan menerima telepon dari pak Kurniawan kalau anaknya habis dipukul sama den Abra sampai masuk rumah sakit tuan dan nyonya, dia bilang tangan nya sampai patah nya tuan dia ingin saya menyampaikan ini kepada Anda." Ucap Asisten ayah.
" Kalau begitu kita ke rumah sakit sekarang." Ucap ayah.
Keesokan paginya abra dan Azell sudah siap-siap ke kampus saat membuka pintu apartemennya mereka melihat ayah dan bunda sudah berdiri di depan mereka berdua.
" Ayah bunda kenapa pagi-pagi ayah dan bunda sudah ada disini?." tanya Azell dengan ekspresi yang bingung.
" Adik ke kampus bersama ayah dan bunda saja biar suamimu naik mobil sendiri." ucap ayah. Azell berbalik melihat suaminya yang ada di sampingnya.
__ADS_1
" Ikut saja dengan bunda dan ayah biar Abang naik motor ke kampus." ucap Abra.
" Baik lah." Jawab Azell. Azell pun pergi ke kampus dengan ayah dan bundanya sedangkan Abra mengendarai motor nya menuju kampus. Setelah sampai di kampus, ayah dan bunda menarik tangan Azell untuk mencari keberadaan Melia.
" adik apa kamu tahu dimana kelas Melia?." tanya ayah dengan serius.
" tidak tahu Bun." Jawab Azell.
Tiba-tiba dari depan ia melihat Melia sedang berjalan di koridor kampus bersama dengan kedua temannya itu ia datang menghampiri Amelia dan kedua temannya itu melihat tersenyum saat melihat ada mama dari Abra juga di depan nya dan bersamaan dengan ke dua orang tua Abra juga datang ke kampus
...🌷🌷🌷...
...To be continued...
......Jangan lupa, Like dan Vote......
__ADS_1