FIRST LOVE STORY

FIRST LOVE STORY
Eps 558


__ADS_3

Malam semakin larut, setelah tadi semua bercanda ria bersama, kini saatnya mereka untuk istirahat, termasuk juga abra dan azell yang sudah berada di kamar mereka.


Azell berbaring di dada bidang abra, sedangkan Abra memeluk azell, ini sudah pukul 00.00 lebih, tapi mata azwll tak juga merasa ngantuk.


Begitu juga dengan abra, mereka sama sama memikirkan hari esok ketika perpisahan itu tiba. Perpisahan yang hanya sebentar tapi akan mampu membuat mereka sama sama merasa kehilangan, kehilangan seseorang yang akan membuat mereka sama sama merasa rindu, rindu yang begitu berat pastinya.


Waktu yang hanya sesaat tapi akan terasa lama untuk azell maupun abra. Sungguh rasanya malam ini mereka tak ingin memejamkan mata, mereka masih ingin menikmati waktu kebersamaan.


Jika mata mereka sampai terpejam, sudah dipastikan mereka akan dihadirkan dengan hari esok yang begitu cepat tiba mereka rasakan.


"Yank.. Tidur." Suruh abra yang tidak tega jika azell harus begadang.


Azell menggeleng tanpa menjawab.


" Hei.. Nggak boleh gitu.. Kamu harus jaga kesehatan." Sambung abra lagi kepada azell.


Azell mendongakan wajahnya menghadap abra membuat tatapan mereka bertemu.


" Peluk adik.. Jangan di lepasin juga.. Baru adik mau tidur." Jawab azell dengan manjanya membuat Abra semakin berat saja meninggalkan azell.


" İya sayang.." Jawab Brayen singkat.


Hanya itu yang bisa abra katakan, karena sesungguhnya semakin dia mengungkapkan kegelisahan yang dia rasakan semakin berat juga untuk meninggalkan istrinya.

__ADS_1


Abra mencium puncuk kepala azell berkali kali, juga tangannya mengelus perut azell yang sudah mulai membuncit.


Membuat rasa nyaman yang azell dapatkan karena perlakuan abea, tak butuh waktu lama akhirnya azell benar benar tertidur.


Begitu juga dengan abra yang tertidur dengan tangannya masih memeluk azell. Sampai akhirnya abra di kagetkan dengan bunyi alarm yang sudah di tetapkan, jam baru menunjukan pukul 05.00 pagi, biasanya dia akan tertidur lagi jika tidak mengerjai azell.


Tapi meskipun masih ngantuk, sekarang dia harus bangun dan bersiap siap menuju ke bandara. Abra melihat azell yang masih tertidur nyenyak, tidak tega jika harus membangunkannya, tapi juga pasti azell akan marah besar jika sampai tak di bangunkan untuk mengantarnya ke bandara.


Cupp.. abra mencium bibir azell, tapi tidak membuat azell terbangun, hanya sesekali menggeliat kecil karena ciuman abra.


Cupppp Lagi.. Abra mencium bibir azell, bahkan abra juga melahap bibir azell dengan pelan dan lembut, dan kali ini membuat azell membuka matanya.


Abra menghentikan aksinya, ini bukan waktu yang tepat untuk mereka bermain, Abra bisa ketinggalan pesawat, meskipun kenyataannya abra sudah merasa ingin karena apa yang di lakukannya untuk azell barusan.


Abra tersenyum ke arah azell.


" Bangun sayang.. Katanya mau nganter ke bandara." Jawab abra membuat azell seketika terbangun dan langsung duduk.


Bahkan kepala mereka sampai berbenturan karena azell yang tadi reflek, juga Abra yang tidak siap.


"Auw." Ucap azell mengaduh sakit.


" Sakit yank..?? " Tanya Abra yang juga mengelus kening azell.

__ADS_1


" Nggak bang. Ayo cepetan kita mandi." Ajak a yang langsung menarik tangan abra menuju kamar mandi.


Mereka mandi bersama, tapi tak terjadi apa apa memang karena waktu yang memang tidak memungkinkan.


Setelah selesai mandi, Abra bersiap siap, begitu juga dengan azell yang sudah lengkap dengan baju kuliah nya.


Azell juga membantu abra untuk menyiapkan segala keperluan pribadi abra, setelah semua selesai, mereka berjalan untuk menuju ke bawah.


Tapi sebelum ke bawah abra menarik azell kedekapannya, Abra memeluk azell erat tentu saja qzell tidak menolak, dia menyambut hangat pelukan yang abra berikan.


" Baik baik ya, jaga diri baik baik." Ucap Abra kepada Azell


" Pasti bang. Abang juga jaga diri baik baik.. Ingat apa yang sudah adik bilang.." Jawab azell lagi mengingatkan abra.


Abra mengangguk, kemudian mencium puncuk kepala azell, masih dengan keadaan mereka berpelukan.


Sekitar 3 Menit mereka berpelukan sebelum akhirnya suara Adam dari arah luar terdengar membuat keduanya melepaskan pelukannya.


...❤️❤️❤️❤️...


...****To be continued****...


......****Jangan lupa, Like dan Vote****...

__ADS_1


__ADS_2