
" Aduh... Sayang, anak Mommy haus ya pengen minum?." Ucap azell berbicara kepada bayinya.
Bayi itu semakin menangis, membuat azell segera membuka kancing bajunya, tapi tiba-tiba kegiatan azell terhenti, azell menatap ke arah abrq, seakan tahu maksud istrinya, abra segera menyuruh adam dan kiki untuk keluar terlebih dahulu karena azell akan memberikan asi untuk anaknya, jelas azell malu karena sudah di pastikan aset berharganya akan terlihat oleh lelaki yang bukan mukhrimnya.
Azell juga tersenyum kikuk kepada papa mertuanya dan juga ayah nya, dengan segera Bunda dan Mama menyuruh suami mereka untuk keluar terlebih dahulu, lalu kembali kepada azell yang sedang menyusui anaknya setelah kepergian para laki-laki selain abra.
" Sayang keluar kan asi kamu?." Tanya bunda kepada azell.
" Keluar kok bun." Jawab azell membuat Mama dan Bunda tersenyum merasa lega.
" Bun, Mamah Han, Vita juga pengen punya baby kayak Zezel." Cletuk Vita membuat para wanita yang berada di sana terdiam sejenak lalu tertawa ringan.
" Sana bilang Kak Kiki, dengan senang hati pasti dia bantuin kamu bikin baby." Jawab Ais begitu ambigu, azell menggelengkan kepalanya mendengar penuturan sahabatnya itu.
" Huss... Kuliah dulu yang bener, sebentar lagi juga semester 2, kalau sudah mantap baru nikah sayang." Jelas bunda kepada Vita. "
" Tapi azell juga masih sekolah udah nikah bunda, aku juga pengen." Jawab Vita membuat Mama dan Bunda tersenyum sembari menggelengkan kepalanya.
__ADS_1
" Itu sih mau kamu aja yang omes." Ucap Ais sembari menoyor kepala Vita.
" Auw... Kebiasaan deh Ais aniaya aku mulu." Kesal Vita.
" Lebay kamu baru di gituin aja bilangnya aniaya, sini aku potong beneran leher kamu." Jawab Ais membuat Bunda dan Mama gemas dengan tingkah sahabat azell ini.
" Udah... Jangan berisik dulu kalian ya, cucu Bunda lagi minum susu tuh nanti keselek denger kalian nyerocos terus." Jelas Bunda membuat Ais dan Vita tersenyum kikuk sembari mengangguk.
Tidak lama pintu ruangan terbuka, Elmira, yang baru saja sampai langsung menghampiri azell dan yang lainnya.
Di ikuti Alya dari belakang karena mereka datang bersamaan tadi dari depan rumah sakit.
"Ini ponakan ku dek?." Tanya Elmira yang di angguki oleh azell dengan senyum.
" Astaga.. Lucu sekali." Puji Elmira sembari menatap baby azell dengan gemas.
setelah menyusui baby tampan nya dan terlihat kalau baby boy tersebut kekenyangan dan tidur pulas.
__ADS_1
bunda mengambil dari pangkuan azell dan meletakkan di box bayi yang sudah berada di sana.
Dan kini semua sudah berada di ruangan lagi. Sangat ramai rasa nya tapi tetap ruangan itu tidak terasa sempit.
Karena memang ruang VIP yang begitu sepesial untuk keluarga Pamungkas.
Baby boy azell dan Abra sedang di gendong oleh Tita nya, sedari tadi Mama dan Bunda terus bergantian menimang cucu mereka.
Bahkan ketika Papa dan ayah juga ingin menimang cucu mereka tidak di perbolehkan oleh Bunda dan Mama, dengan alasan takut karena masih terlalu dini dan berkata kalau tulang bayi yang baru lahir itu sangat kecil.
...❤️❤️❤️❤️...
...Jangan lupa Like dan Vote...
...Terima kasih....
Mampir ke ceritaku yang lain ya kak
__ADS_1