
" So." Ucap Azell setengah setengah, azell kembali menatap Abra, seperti meminta Abra untuk meneruskan kalimat nya.
" adik bareng Abang ke sana." Sambung Abra lagi yang seketika membuat azell lega dan begitu senang.
Sesuai dengan rencana awal, ternyata Abra juga sepemikiran dengan nya, akh azel benar benar benar merasa senang, rasa yang tadi sempat merasa takut hilang sudah.
Cupppp..... Azell sekilas mencium pipi Abra.
" Terima kasih bang." Ucap azell dengan senyum manis nya.
Abra yang melihat tingkah azell tersenyum, bukan nya tadi Sangat terlihat jika istri cantik nya itu sangat tegang dan takut tapi sekarang sudah bisa tersenyum lagi, benar benar bumil pikir nya, Abra mengacak gemas kepala azell.
" Mau makan dulu?." Tawar Abra kepada azell.
" tidak usah bang, langsung pulang saja ke rumah." Jawab azell.
" Oke kita ke apartemen ya." Sambung Abra azell menoleh ke arah Abra, terdiam sebentar lalu mengangguk mengiyakan.
__ADS_1
Abra tersenyum senang, kembali melajukan mobil nya menuju apartemen dengan kecepatan sedang. Sampai di apartemen mereka langsung duduk bersandar di sofa depan tv, tanpa ada yang berganti baju terlebih dahulu di antara mereka.
Abra memejamkan mata nya, sedangkan azell mengamati Abra dari arah samping, terlihat wajah Abra yang kelelahan.
" Bang mau minum?." Tanya azell masih dengan menatap Abra.
Abra membuka mata nya, menoleh ke arah azell masih dengan posisi yang sama. Kemudia Abra mengangguk kan kepala nya.
" Susu " jawab abra dengan senyum jahil nya.
" Bentar adik ambilin dulu bang." Sambung azell yang akan segera berdiri.
Tapi tangan Abra menarik nya, membuat azell Kemabli berbalik ke arah nya, hanya saja sekarang posisi mereka bertambah lebih dekat.
Abra terus menatap nya membuat azell sedikit salah tingkah, azell sudah bisa menebak jika terus seperti ini, jantung nya pasti akan terus bergemuruh.
sungguh azell sangat tidak suka dengan situasi seperti ini, terkadang karena tatapan Abra yang seperti sekarang ini, mampu membuat nya menjadi sangat agresif meskipun sudah mati Matian azell berusaha untuk tetap tenang dan pada akhir nya dia tidak bisa lagi menahan nya.
__ADS_1
Abra lebih mendekat ke arah nya, membuat jantung azell lebih cepat memompa, mulai tidak berkonsentrasi, karena azell juga terus menatap Abra, gila ini benar benar gila, sering kali permainan yang seperti ini.
Hanya karena tatapan Abra mampu membuat azell terpesona bukan hanya terpesona tapi azell seperti terbius oleh nya.
" Abang mau sekarang." Bisik Abra membuat azell merasakan geli yang teramat dan mulai menjalar ke tubuh nya.
Azell tidak menjawab, lidah nya terasa kaku, sangat sulit sekali jika sudah seperti ini untuk berkonsentrasi, Abra benar benar sangat pandai membuat azell selalu menginginkan lebih, bahkan untuk bergerak saja rasa nya tidak mampu.
Abra yang melihat azell hanya diam tanpa menjawab langsung melancarkan aksi nya, mencium, me... Lu... Mat dan tangan nya mulai nakal untuk menjamah bagian tubuh azell yang sangat ia sukai.
Padat dan berisi, ya begitu lah azell sekarang dengan postur tubuh yang tinggi di tambah nafsu makan nya yang meningkat membuat azell terlihat semakin canti, sexy dan abra sangat menyukai nya.
...❤️❤️❤️❤️...
...To be continued...
......Jangan lupa, Like dan Vote......
__ADS_1