
Azell masih saja terus ikut memakan pesanan El, padahal dia sudah lumayan banyak menghabiskan beberapa porsi makan tadi, bahkan steak juga sudah 2 porsi, di tambah dengan siomay yang tadi sangat di inginkannya.
Sampai akhirnya tanpa dia sadari Abra sudah selesai dengan urusan di ponselnya.
Abra terus menatap Azell yang terlihat seperti orang kerasukan makannya, begitu banyak dan tidak ada kenyangnya.
Abra menggeleng sambil tersenyum, istrinya ini memang dari awal ketemu sangatlah unik, bahkan setelah azell hamil, azell begitu unik tapi juga cantik menurut Abra.
El yang menyadari jika Abra sedang menatap Azell begitu lekat segera memberi kode kepada Azell agar segera tersadar.
" Apa ? " Tanya azell tanpa suara.
" Suami kamu " Jawab El yang juga tanpa suara, azell langsung menoleh ke arah Abra yang masih sama seperti tadi, sedang menatap Azell dengan begitu lekat, tentu saja Abra juga sedang senyum-senyum sendiri.
Cup.. O • "Azell dengan sengaja mencium pipi Abra, tentu saja apa yang di lakulan oleh azell membuat Abra segera tersadar.
Abra semakin gemas saja dengan tingkah istrinya, unik dan menggemaskan.
__ADS_1
Abra tersenyum sambil mengacak puncak kepala Azell gemas. Sedangkan El menggelengkan kepala nya dengan tingkah adik nya yang sekarang lebih berani, mencium suaminya di depan Kakaknya dan juga sepupunya yang sedang LDR dengan pacaranya.
Astaga... El benar-benar sudah kalah dengan azell yang berani melakukan kemesraan di depan umum.
El melirik Alya, begitu juga degan Alya yang melirik El.
Mereka tersenyum sambil menggelengkan kepalanya lagi.
Tapi senyuman El sangat terlihat begitu berbeda dengan El, jika El tersenyum senang Alya tidak, Dia tersenyum kecut, senyuman yang tidak dari lubuk hatinya, dia mengamati semua gerak -gerik Abra sedari tadi, bahkan di saat Abra sedang mengamati azell, alya tahu itu, hatinya menjerit tapi ini memang salah Alya sendiri, dan Alya harus lebih tahu diri akan hal itu.
" Nggak usah tanya gitu juga semua Orang tahu kali dek kalau kamu cantik, mana mungkin seorang Abraham Prayoga pamungkas mau sama cewek buluk " Jawab El membuat azell terkikik.
" Ish.. Kak El... Aku kan pengen Abang yang jawab ! " Kesal azell yang hanya dapat cengiran dari El.
" Gimana bang? " Tanya azell lagi kepada Abra.
" Gimana apanya? " Tanya Abra begitu menyebalkan.
__ADS_1
Astaga.. abra ini memang suka sekali menggoda azell sampai membuat Mood azell kembali tidak baik.
" Abang sayang nggak sama aku? " Jawab azell dengan berbeda pertanyaan karena kesal dengan abra.
" Sayang dong yank.. Sayang banget. Dan kamu juga cantik, wanita paling cantik " Jawab Abra seketika membuat azell tersenyum malu-malu.
Sedangkan El semakin menggelengkan kepalanya dengan tingkah adiknya yang sekarang lebih genit dari pada dirinya, tapi maklum azell sedang hamil dan itu sangat jauh dari sifat azell yang asli.
Jangan di tanya jika Alya sudah pasti sedang merasakan sesak di dadanya, sampai rasanya dia tidak bisa lagi menahan air mata yang sudah menggenang di pelupuk matanya, tapi memang ini resiko dengan jalan yang sudah dia sendiri tetapkan, mengagumi suami orang lain yang seperti Abraham Prayoga Pamungkas harus berani menanggung sakit sendiri.
...🌹🌹🌹🌹🌹...
...Jangan lupa Like dan Vote...
...Terima kasih....
__ADS_1