FIRST LOVE STORY

FIRST LOVE STORY
Eps 279


__ADS_3

" iya semua yang melihatmu tadi saat di pantai berpikir begitu gadis yang tidak suka dengan kedekatanmu dengan kak Abra, mengatakan kalau kamu hanya mendekatinya karena uang bahkan ada yang mengatakan kalau kamu cuma gadis panggilan untuk nya jangan tersinggung ya aku hanya mengatakan yang aku dengar dari mereka." ucap Ais pada Azell, karena Ais merasa hidup Azell tidak akan tenang setelah mereka melihat apa yang gadis gadis lihat tadi saat di pantai.


" cewek ini cerewet juga ya apa yang ada di hatinya semua dia katakan tanpa berpikir jika ucapan nya itu menyinggung tapi aku suka orang cerewet seperti ini dari pada orang yang hanya diam saja sangat menakutkan." ucap dalam hati azell sambil melirik Ais. GINA, Vita dan Amel pun berfikir sama seperti Azell.


" kamu kenapa diam saja apa kamu tersinggung dengan ucapanku?." tanya Ais pada azell.


" itu resiko karena kamu pacaran dengan orang yang terkenal di kampus ini maaf aku hanya mengatakan yang ada di pikiranku." ucap Ais pelan, ia takut membuat Azell marah.


" tidak masalah." ucap Azell


" ucapannya benar-benar menusuk hati setelah mengatakan kata-kata menyinggung begitu dia langsung meminta maaf orang yang aneh mungkin." dalam hati azell


" oh ya ayo kita segera kumpul di depan, sebentar lagi waktu makan sebentar lagi datang." ucap Amel.


" ayo." jawab Azell.


mereka ber 5 berjalan bersama, banyak yang melihat bahkan, ada yang langsung mencibir mereka, apa lagi mereka ber 5 adalah cewek yang memakai hijab besar yang modis.


saat di ruang makan sudah terlihat para mahasiswa berdiri mengambil makanan mereka yang disajikan di sebuah meja yang cukup panjang di atas nya sudah berjajar beberapa makanan dan lauk mereka berbaris di samping meja sambil menyendok makanan ke piring mereka.


mereka berlima berbaris di antara teman-teman tiba-tiba ada yang datang dari luar dan menghampiri azell.


" Dik." panggilan nya sudah ada di depan nya.


mahasiswa yang lain mendengarkan ada memanggil nya dengan panggilan adik langsung berbalik melihat nya dengan tatapan tidak percaya tapi azell tidak memperdulikan mereka dan hanya fokus pada Adam yang memanggil nya.


" ada apa?." tanya Azell penasaran.


" Abra menyuruhku menjemputmu ke penginapan sebelah di sana sudah disiapkan banyak makanan enak ayo." ucap Adam.


" bilang pada abang kalau aku ingin makan di sini bersama teman-teman." jawab azell


" pergi saja Zell, aku tidak masalah kok makan sendiri." ucap Ais


" ajak saja semua nya ke sana dari pada nanti abrahah datang ke sini dah marah-marah lalu membuat kekacauan." ucap Adam.


" Ayo ayo Vita mau, di sana pasti makanan nya enak enak." ucap Vita.


" huuuuu kamu itu kalau makan no 1." ucap Amel dan Gina bersamaan.

__ADS_1


" hah, baik lah, ayo semua nya." ajak Azell.


" Tidak usah Zell, aku makan di sini saja, kalian ber 4 ke sana saja." ucap Ais


" tidak ada tapi-tapian." ucapan azell menarik tangan Ais.


" tapi.......


dengan sikap ada menarik pundaknya membuat Ais kaget dan malu.


" ayo ikut saja tidak apa-apa." ucap adam pada Ais.


" oke baik kak " jawab Ais


Azell senyum melihat alis yang tepat menunduk malu saat dipegang oleh Adam.


mereka di mana para Adam CS berkumpul langsung mengajak mereka berdua naik ke lantai 2 tanpa memberikan pandangan anggota badannya yang memandang azell dan teman-teman nya yang naik ke atas.


mereka hanya melihat azell dan teman-teman nya tanpa berani bicara ataupun bergizi karena mereka takut jika pembicaraan nya sampai ke telinga ada dan para sahabat nya.


terlihat Melia yang sedang duduk berkumpul dengan teman-temannya dan seniornya begitu kesal saat melihat azell naik ke lantai dua bersama Adam.


" awas kamu azell." ucap dalam hati Melia.


" meliA melia." panggil sandi yang sudah berada di samping Melia.


" eh iya san." balas Melia sambil menengok ke samping.


" kamu kenapa diam saja dari tadi aku panggil-panggil tapi kamu tidak menengok?." tanya sandi yang penasaran.


" oh maaf san saya memang sedikit pusing." ucap Melia sambil tersenyum paksa di depan sandi.


" kamu baik-baik saja kan?." tanya sandi yang khawatir pada kondisi Melia.


" sebaiknya saya keluar cari angin dulu di sini membuat kepala saya pusing." ucap Melia.


" iya silakan." jawab sandi.


" cih dasar sandi penjilat itu tidak sebanding dengan Abraham tapi berani mendekati ku." ucap dalam hati Melia.

__ADS_1


melihat keluar dari villa bersama teman-temannya ia berjalan menuju tempat penginapan sebelah menemui saudara nya yang ada di sana.


Melia melangkahkan kakinya menuju kamar Nanda bersama dengan ke empat teman nya wajahnya terlihat


kesal karena rencana nya tidak berjalan sesuai dengan keinginan nya.


" gadis bo..... doh itu aku menyuruh nya mendekati gadis mu.... ra..... han itu tapi dia malah santai di kamar nya." gumam nya sambil berjalan kearah kamar Nanda.


" tenanglah Mel itu pasti bukan salah nya sahut Ani.


" aku tidak bisa tenang kalau begini terus aku tidak tahan melihat gadis mu.... ra.... han itu berkeliaran di dekat Abra." ucapnya dengan kesal.


Melia mengetuk kamar tangga dengan keras sambil berteriak memanggil namanya.


" Nanda buka pintunya." teriak Melia di depan pintu kamar Nanda.


Nanda membuka pintu kamarnya dan melihat Melia yang sudah berdiri di depan nya tatapan penuh kekesalan.


" kak Mel kenapa kamu bisa di sini?." tanya Nanda dengan wajah ketakutan.


melia dan ketiga temannya langsung masuk ke dalam kamar nanda.


" aku sudah menempatkanmu di kamar sebelah dengan gadis mu..... ra..... han itu tapi kamu tidak mendekati nya seperti yang kuperintahkan malah bersantai di sini." ucap Melia sambil menyilangkan kedua tangan nya di depan dada nya.


iya sangat kesal dengan sepupunya yang tidak menuruti perintahnya itu.


" maaf kak aku tidak berani mendekatinya karena dia terlihat susah didekati kalau sampai ketahuan bagaimana." ucap nanda yang bingung.


" memang kenapa kalau sampai ketahuan dasar gadis culun penakut kamu lebih takut dia dari pada aku hah." bales nya.


" bukan takut sama dia kak tapi kalau ketahuan sama kak Abra bagaimana kita bisa dikeluarkan dari kampus kakak kan tahu kalau keluarganya kak abrahah sangat berpengaruh di kampus ini." ucap Nanda dengan ketakutan.


" cih, memangnya Abra mau menolong gadis yang hanya dia tidur setiap dia butuh." ucap Melia.


...🌷🌷🌷...


...To be continued...


......Jangan lupa, Like dan Vote......

__ADS_1


__ADS_2