
Novan dan Kiki masuk ke dalam bila untuk membagi kelompok mereka yang sudah mendapati perkelahian 8 orang itu, Kiki dan Novan mencoba melerai perkelahian mereka tapi mereka berdua malah kena imbas nya.
Kiki tangannya berdarah sedangkan Novan pipinya yang berdarah karena dicakar oleh salah satu dari 8 perempuan yang berkelahi tadi, nasib nasib, niat hati mereka ingin membagi kelompok, malah mendapat kan serangan, Kiki dan Novan mau membalas, tapi mereka berdua cewek dan tidak mungkin mereka akan membalas.
akhir nya Kiki keluar dari keributan itu dan berlari ke villa sebelah, Dimana di sana ada Abra dan yang lain nya.
Kiki langsung menerobos masuk ke dalam ruangan istirahat Abra dengan nafas yang terengah-engah karena berlarian dengan cepat.
Chandra berdiri setelah melihat Kiki dan Novan yang berlarian masuk ke dalam wajah merah yang habis kena cakaran.
" Novan kenapa dengan wajahmu dan kamu kenapa Ki dengan tangan mu?." tanya Candra
" ini bekas cakaran nggak tahu yang nyakar aku siapa." jawab Kiki dengan nafas terengah-engah.
" aku pun juga sama nggak tahu tapi yang aku tahu ini adalah tangan dari cewek yang ada di villa sebelah."
__ADS_1
sahut Novan juga.
" maksudnya?." tanya Chandra yang masih bingung dengan ucapan ambigu ke dua sahabatnya.
" ada masalah apa?." tanya Abra dan Adam dengan ekspresi yang sama seperti Chandra terkejut setelah melihat kondisi kedua sahabatnya itu.
" azel dan teman-teman nya." ucap Kiki dan Novan sambil menuju ke luar dengan nafasnya masih terengah-engah.
" ada apa dengan azazel cepat katakan?." tanya abra sambil mengerutkan keningnya.
" Azell dan para sahabatnya berkelahi dengan melia dan teman-temannya." ucap Novan
mereka ber 5 berlari ke villa sebelah.
Abra berlari masuk kedalam villa dan melihat mereka semua masih berkelahi, Abra, Adam, Candra, Kiki dan Novan Serta anggota BEM yang lain nya juga ikut masuk ke dalam, mereka bingung kenapa sampai bisa Abra berlari tanpa menjawab pertanyaan dari mereka, akhir nya mereka ikut berlari mengikuti Abra dan para sahabat nya itu.
__ADS_1
Abra langsung memeluk Azell dari Belakang, Adam memeluk Ais, Candra memeluk Amel, Novan memeluk Gina dan Kiki memeluk Vita, sedangkan anggota BEM lain nya yang laki laki memeluk Melia cs.
" lepas kan aku bang, aku belum selesai sama dia." ucap Azell sambil menunjuk pada Melia.
Abra begitu terkejut dengan ucapan istri nya itu, Abra sangat tahu kalau istri nya saat ini sedang marah besar, bahkan biasa nya kalau hanya marah biasa masih menyebut diri nya adik, kini berganti aku.
" kurang ajar kamu beraninya memukulku dasar mu.... ra.... han." balas Melia yang dipegang oleh eh Adit salah satu anggota dari bem.
Melia masih belum sadar dengan kehadiran Abra dan teman-temannya karena hanya fokus dengan Azell.
" lepaskan aku bang aku masih belum puas memukul nya." teriak Azell sambil meronta-ronta karena tubuh nya terus dipeluk oleh abrahah dari belakang.
" kenapa memang nya, aku takut padamu, oh tidak, aku sama sekali tidak takut pada mu, kamu itu hanya wanita mu.... ra.... han yang berani nya memukulku dasar orang miskin yang tidak mempunyai apa-apa." Teriak Melia yang dipegang oleh Adit.
...🌷🌷🌷...
__ADS_1
...To be continued...
......Jangan lupa, Like dan Vote......