
" Sorry Vit Gue nggak ikut - ikut ya , Gue ke Arshaka dulu . " Pamit Azell yang tahu situasi jika Kiki menginginkan hanya berdua saja dengan Vita sekarang .
" Gue juga harus nemuin Kak Adam sama tamu dulu Vit , bye . " Sambung Ais yang juga meninggalkan Vita agar bisa berdua dengan kiki saja .
Melihat kepergian dua sahabatnya membuat Vita mengepalkan tangannya kuat , mulutnya memang sedang susah untuk berbicara tetapi hatinya masih normal , masih bisa untuk membantin apa yang sedang di rasakan olehnya saat ini .
" Kampret mereka berdua , malah pergi , biar gue mati berdiri karena gugup gini apa." Batin Vita seraya memejamkan kedua matanya .
" Buka mata kamu . " Suruh Kiki membuat Vita terkejut dan langsung membuka matanya .
Vita takut Kiki akan memarahinya , atau lebih parahnya Kiki akan membatalkan rencana pernikahan mereka yang tinggal menghitung hari lagi .
Fyuh ... Dengan pelan dan dalam , Vita menghela nafasnya , dia kembali menatap Kiki yang masih menatapnya dengan tatapan susah di artikan .
" Ma ... " Ucap Vita terpotong karena Kiki sudah lebih dulu menghentikan ucapannya dengan jari telunjuknya yang di tempelkan di bibir manis Vita.
Jelas apa yang Kiki lakukan semakin membuat Vita gugup dan takut , bahkan di saat tegang seperti ini rasanya lubang di pant * tnya seperti akan mengeluarkan gas kadaluarsanya .
Kampret banget memang dah kentut si Vita, nggak tahu banget apa kalau lagi tegang seperti sekarang ini suasananya .
__ADS_1
Tadinya Vita ingin meminta maaf kepada kiki , ntah untuk tujuan apa meminta maaf , tetapi hatinya memang seakan berbisik untuk menyuruhnya .
" Ikut aku . " Ajak Kiki tiba - tiba kepada Vita.
Tangan Kiki menarik tangan Vita dengan lembut untuk mengikutinya pergi dari tempat mereka sekarang berada .
Karena masih takut , Vita menurut saja dengan ajakan Kiki yang ntah akan membawanya pergi kemana .
" Kak Kiki mau ngapain ya ? apa gue mau di dorong dari ketinggian ?." Batin Vita bermonolog .
Sumpah otak Vita sekarang pendek banget sampai berpikir tentang Kiki yang bukan - bukan .
Sampai akhirnya Kiki menghentikan langkahnya , dia kembali menoleh ke arah Vita yang sedang terbengong dengan tempat yang begitu mengesankan dan membuat kenangan indah dalam hidupnya .
Menyadari Vita yang bingung dan terkejut dengan ucapannya , membuat Kiki tersenyum miring , lalu mengacak rambut Vita pelan .
" Kenapa bengong Beb ?. " Tanya Kiki sengaja kepada Vita.
" Tidak . " Jawab Vita seraya menggeleng , tetapi dia masih merasa bingung .
__ADS_1
" Apa Kak Kiki tidak marah denganku ?." Batin Vita masih bertanya - tanya .
" Udah ngebayangin kita duduk di kursi pelaminan ya ?. " Ledek Kiki membuat Vita langsung menggeleng .
" Terus ?. " Tanya Kiki lagi kepada Vita .
" Apa kamu nggak marah Beb sama aku ?. " Tanya Vita ragu kepada Kiki .
" Marah ?. " Tanya Kiki yang di angguki oleh Vuta cepat .
" Untuk apa aku marah ?. " Tanya Kiki lagi membuat Vita mengigit bibirnya bingung untuk menjawab .
" Oh ... Yang tadi maksud kamu Beb ?. " Tanya Kiki yang kembali di jawab Vita dengan menganggukan kepalanya .
Kiki semakin mendekat ke arah Vita, menatap Vita dengan lekat , lalu tersenyum tampan seraya menarik hidung Vita dengan gemas .
...❤️❤️❤️❤️...
...Jangan lupa Like dan Vote...
__ADS_1
...Terima kasih....
...Mampir ke ceritaku yang lain ya kak...