
" eh tunggu sebentar bang." Ucap azell.
" ada apa dek." tanya Abra.
" adik tidur dimana sama teman-teman adik atau sama abang?." tanya azell.
" ya sama abang masa sama teman-teman adik." jawab Abra.
" tapi...... bang, untuk saat ini biarkan adik sama teman teman ya, kan cuma malam ini kita tidak tidur bersama, apa lagi teman teman tidak ada yang tahu tentang hubungan kita." ucap Azell.
Abra sedikit menibang atas apa yang di ucapkan oleh istri nya.
" baik lah untuk saat ini Abang ijin kan adik untuk bersama sama dengan teman adik, tapi tidak untuk besok." ucap Abra lalu mengantar tepat di depan kamar para sahabat Azell.
Azell masuk berjalan meninggal kan abra yang masih berdiri di tempat nya setelah melihat Azell masuk kedalam April lalu berjalan menghampiri keempat sahabat nya.
saat di penginapan para senior melakukan pembagian kamar setiap kamar diisi oleh 5 orang.
setelah azell udah masuk ke kamar nya ia menyimpan semua barang-barang nya di kamar dekat tempat tidur yang akan ia tempati untuk tidur ya sekarang dengan keempat sahabat nya.
Azell Cs dan Adam Cs, memanggil Azell juga Azell karena mereka tidak ingin ada perbedaan di setiap pertemanan mereka.
" Zell, untung ya kita 1 kamar isi 5 ya, aku tidak mau kalau kita sampai pisah kamar." ucap Vita.
" eh Vita bawa file drama terbaru loh, tapi pakai laptop nya siapa?." tanya Vita yang melihat para sahabat nya satu persatu
" bagaimana kalau kita pinjam kak Abra saja." saran Gina.
" jangan aneh aneh kalian berdua , kita di sini itu Maba, jangan bukan keributan." ucap Amel ketus, yang mulai jengah dengan perilaku ke dua sahabat nya, yang kemana mana selalu bawa file drama, bukan nya Amel tidak menyukai nya tapi ia bisa memposisikan dimana sekarang, begitu pun dengan Azell.
Satu orang yang berada satu kamar dengan Azell cs hanya diam saja, karena ia malu mau ikut bergabung, bahkan untuk mengajak nya berbicara ia malu, Azell melihat teman satu kelompok nya.
" hai sini!!!." panggil Azell yang mengajak untuk bergabung, gadis itu berjalan ragu untuk duduk bersama dengan mereka.
__ADS_1
" hai juga." balas gadis itu.
" duduk sini, ngapain kamu duduk di sendiri, kita kan satu kelompok?." tanya Azell.
" saya malu." jawab nya.
" ngapain malu, kita sama sama manusia kok." jawab Amel.
" jangan masukkan hati ucapan Amel ya, kenal kan aku Azell, ini Vita, Gina dan yang ucapan ketus itu Amel." ucap azell
" Zell." ucap Amel.
" ha ha ha, kan memang kamu begitu Mel, tenang saja, kita sudah kebal kok, oh iya kamu siapa? kalau bicara tidak usah formal." ucap Azell.
Gadis itu hanya tersenyum, ia merasa senang karena ia mendapat satu kelompok dengan teman yang asyik.
" Nama ku Aisyah, bisa panggil Ais." ucap Ais dengan lembut.
" Ais, nama yang cantik." ucap Azell dan di anggukin oleh ke tiga teman nya.
" Memang nya kenapa?." tanya Gina
" mereka tidak mau satu kelompok dengan ku, karena aku miskin, aku sudah di tolak 5 kelompok, dan akhir nya aku bisa masuk ke kelompok kalian." ucap Ais dengan menunduk.
" Ais, jangan takut sama kita, kita sama kok seperti kamu, jangan takut atau minder ya." ucap Vita.
" tumben pikiran kamu jernih Ta?." ucap Amel.
" lha emang selama ini pikiran Vita tidak jernih gitu?." tanya Vita dan di jawab anggukan oleh ke tiga sahabat nya.
" wah kalian resek tahu, Ais sama Vita saja ya, mereka jahat sama Vita." ucap Vita pada Ais, Ais dan yang lain nya tertawa.
" nah gitu kamu tambah cantik kalau tersenyum Ais." ucap Azell.
__ADS_1
" kamu fakultas apa?." tanya Gina.
" Kedokteran, aku masuk jalur prestasi, aku orang miskin yang tidak mungkin masuk ke fakultas itu kalau tidak ada beasiswa." ucap Ais.
" berarti kamu sama dengan Azell Ais, tidak usah hiraukan ucapan mereka, kita ber 4 hanya fokus dan ingin membuat orang tua kita bangga, biarkan orang orang yang berkata aneh aneh tentang kita, ok." ucap Amel.
" apa boleh aku berteman dengan kalian, maksud ku tidak hanya di kelompok ini, saat kuliah juga nanti, jujur aku tidak punya teman sama sekali." ucap Ais.
" ya boleh lah, kenapa tidak boleh, kita berteman." ucap Azell menyodorkan tangan nya ke depan, di ikuti Amel, Gina dan Vita lalu Ais, mereka tertawa bersama.
" terima kasih, terima kasih, kalian adalah orang pertama yang mau menjadi teman ku, dari sekolah TK dan baru sekarang aku punya teman." ucap Ais, akhir nya semua berpelukan seperti teletubies.
" oh iya apa kamu kenal dengan ke Abra?." tanya Ais pada azell.
semua disana mengerutkan keningnya melihat pertanyaan dari Ais.
" kenapa kamu menanyakan itu padaku kamu kenal dengan nya?." tanya Azell yang penasaran.
" oh aku tidak kenal dengan nya, aku hanya mendengar beberapa gadis di luar memanggil nya kak jadi aku juga ikut memanggil nya begitu dan sepertinya Ka'bah itu banyak disukai gadis-gadis di kampus kita ya aku saja yang baru pertama kali melihat nya suka." ucap nya sambil tersenyum.
" eh.... jangan salah paham aku tidak seperti gadis di luar sana yang suka pacar orang, aku hanya sekedar mengagumi nya saja karena dia selalu dibicarakan di luar gadis-gadis di luar selalu memuji nya." ucap ais sambil tersenyum pada azell.
" tidak masalah kalau banyak yang mengagumi nya yang terpenting mereka tidak mencari masalah denganku aku hanya ingin menjalani hidupku dengan damai di kampus ini." jawab azell.
" sepertinya hidup damai yang kamu katakan itu tidak ada, karena kamu sudah masuk dalam daftar hitam mereka kamu harus hati-hati dengan gadis-gadis itu mendengar pembicaraan nya di saat kita sampai seperti nya mereka iri dan benci padamu yang pacaran dengan kak Abra." jelas nya.
" kamu pikir aku pacaran dengan kak Abra?." tanya azel pada ais.
" iya semua yang melihatmu tadi saat di pantai berpikir begitu gadis yang tidak suka dengan kedekatanmu dengan kabel mengatakan kalau kamu hanya mendekatinya karena uang bahkan ada yang mengatakan kalau kamu cuma gadis panggilan untuk nya jangan tersinggung ya aku hanya mengatakan yang aku dengar dari mereka." ucap Ais pada Azell, karena Ais merasa hidup Azell tidak akan tenang setelah mereka melihat apa yang gadis gadis lihat tadi saat di pantai.
...🌷🌷🌷...
...To be continued...
__ADS_1
......Jangan lupa, Like dan Vote......