
" Beb kamu gerah? Belum apa-apa udah gerah aja" Jawab kiki membuat Vita memukul lengan Kiki pelan.
" Jangan mesum deh, awas aja ya kalau sampai berani macam-macam" Jawab Vita galak membuat Kiki menarik hidung Vita gemas.
" Ha..ha.ha... Nikmatilah pacar rasa air tawar Man..." Ledek Adam kepada Kiki.
" Sialan Lo" Jawab Kiki singkat membuat Adam semakin tertawa.
Juga Ais yang berada di sebelah Adam juga langsung menimpuk Adam pelan, tapi tentu saja Adam membalasnya dengan senyuman tampannya, bahkan Adam dengan sengaja menirukan gerakan mencium kepada Ais, hanya sekilas memang tapi mampu membuat Ais semakin kesal dengan sikap Adam yang menyebalkan sekarang ini.
Ais sangatlah malu kepada kedua sahabatnya, sedangkan Vita melotot tidak percaya dengan apa yang di lakukan adam kepada Ais, meskipun tidak mencium secara nyata atau sampai menempel, tapi tetap saja Adam sangatlah vulgar di depan mereka .
Padahal sebelumnya mereka sudah sering melihat azell yang mencium Abra di depan mereka. Akhirnya pasangan muda mudi itu memutuskan untuk pulang.
Kini Abra dan Azell sudah berada di dalam mobil. Tangan Abra terus menggenggam tangan azell, sedangkan yang satunya fokus menyetir.
__ADS_1
" Bang kenapa dari tadi diem terus? " Tanya azell karena Abra sedari tadi keluar bioksop lebih banyak diamnya.
" Kamu nggak akan tau yank, gimana cowok menahan sakitnya karena sudah lama menahan tombak yang sudah siap untuk bertempur " Jawab Abra ngelantur, tentu saja azell bingung dengan apa yang di katakan oleh Abra.
" Maksud abang apaan sih? Adim nggak ngerti " Tanya azell dengan bingungnya.
Dengan segera Abra menuntun tangan Azell untuk meraba ke arah celananya yang sudah berdiri tombak di dalamnya.
Asataga.. azell langsung terkejut karena itu.
" Abang ih.! " Ucap azell dengan nada yang sudah naik 2 oktaf.
Melihat muka Abra sekarang ini, membuat Azell ingin tertawa, rasanya begitu lucu cowok setampan Abra sampai meminta seperti itu, padahal tanpa Abra memohon pun azell udah pasti akan mau melakukannya.
memangnya siapa yang tidak mau berada di dekapan tubuh kekar dan wajah tampan Anra, bahkan banyak sekali wanita di luar sana yang menginginkan di posisi azell sekarang, dan azell bersyukur karena dia pemenang sesungguhnya dari sekian banyak wanita.
__ADS_1
Azell tersenyum manis kepada abra, mencium tangan Abra dengan lembut dan hangat.
" Tunggu sebentar sampai kita pulang ya bang " Ücap azell dengan lembut membuat Abra mengangguk dengan senyum, juga mencium tangan azell.
Abra melajukan mobilnya dengan kecepatan cukup tinggi, rasanya dia sudah ingin sampai di rumahnya, adik kecilnya sedari tadi sudah meronta untuk menemukan tempat ternyaman dan terhangat.
Sampai akhirnya mobil Abra berhenti tepat di depan rumah keluarga nya. Dengan segera Abra keluar dari dalam mobil dan langsung menuju ke arah azell.
Bahkan azell baru saja turun dan langsung di sambut abra dengan menggendongnya, Abra membawa azell masuk ke dalam rumahnya, terlihat mama dan Papa yang sedang duduk santai di ruang tengah.
Mama dan Papa melihat Abra yang sedang menggendong azell dengan berjalan yang cukup cepat, membuat kedua Orang Tua paruh baya itu saling pandang bingung.
"Bra.. azell kenapa? " Tanya Papa ketika Abra melewati mereka.
...❤️❤️❤️❤️...
__ADS_1
...****To be continued****...
......****Jangan lupa, Like dan Vote**...