FIRST LOVE STORY

FIRST LOVE STORY
Eps 468


__ADS_3

" Abang." ucap azell sambil memeluk devan, begitu juga dengan Devan yang membalas pelukan hangat adiknya itu.


" Kalian makan saja tadi kita sudah makan duluan tadi bunda mau bangunin tapi tidak tega sama dua sejoli yang sedang tidur nyenyak sambil berpelukan." jelas Devan membuat azel sedikit malu sedangkan Abah bersikap biasa saja datar.


" Terus bunda sekarang di mana bang?." Tanya aja yang tidak ingin membahas apa yang dikatakan oleh abangnya barusan.


Karena tentu saja hal semacam itu sangat membuat azell malu di depan abangnya.


" Bunda sama ayah tapi keluar tidak tahu ada apa tapi buru-buru juga sih." jelas devan lagi kepada adiknya.


Terlihat azel yang mengangguk pelan pertanda dia mengerti dan tidak mempermasalahkannya.


" Ya sudah kalian makan dulu gih aku tinggal ya." ucap defan sambil berlalu menuju kamarnya.


Sedangkan AbrA dan azel segera makan untuk mengisi perut yang sedari tadi berbunyi terus lebih tepatnya perut azel yang memang tidak bisa diajak untuk bekerja sama lagi.


Setelah selesai makan mereka berdua bersantai di depan tv ditemani oleh Devan yang sedang sibuk dengan ponselnya juga sudah berpakaian rapi dan tampan tentunya sepertinya devan ingin pergi.


Tidak lama ponsel abra kembali berbunyi ternyata adam yang menelpon.

__ADS_1


Dengan segera Abra mengangkat teleponnya.


Setelah selesai dengan online lewat telepon dengan Adam Abra terlihat sedikit gugup.


Tentang apa yang dia sembunyikan tapi yang jelas untuk saat ini Abra belum siap memberitahukan kepada istrinya.


Azell memandang abrahah dengan seksama seperti dapat membaca isi pikiran Abra sedangkan Devan hanya menatapnya sekilas lalu kembali dengan ponselnya lagi.


" Kak Adam?." tanya azell lagi kepada Abra.


Kali ini Devan sedikit menyimak pembicaraan suami istri muda itu di sampingnya.


" Penting ya?." Tanya aja lagi karena tidak juga dapat jawaban dari Abra.


" Adik nginep di sini saja bang lagian kan ada abang Devan yang menemani." Jawab azel kepada Abra.


Membuat Devan menatap kearah azazel tidak percaya sungguh defan tidak percaya jika azan akan mengatakan jika dirinya akan menemani azell di rumah.


" Iya bro kamu tenang aja aku temenin aja kok." sambung Devan meyakinkan Abra.

__ADS_1


" Oke bang aku titip azel dulu ya tolong jangan sampai dia kenapa-kenapa." jawab Abra berpesan kepada Abang iparnya itu.


" Pasti... azell tidak akan kenapa kenapa kalau dia nakal biar aku tabok dia entar." jawab Devan ngawur membuat tabel kembali tersenyum begitu juga dengan azell.


" Abang temui Adam dulu ya sayang ini penting banget sorry harus tinggalin adik nanti abang pulang ke sini kalau sudah selesai oke." pamit Abra kepada Azell membuat azell mengangguk mengerti.


Abram mengecup kening azazel membuat azel serasa tidak rela melepaskan kepergian suaminya.


" Harus sekarang ya bang?." tanya Azell dengan nada seperti tidak rela.


" Cuma sebentar kok abang janji pulang ke sini sayang." jawab Abra yang juga tidak tega melihat Azell seperti ingin menahan nya.


" Ya ampun kalian kayak mau pisah berapa tahun aja ayolah dek ini cuma bentar jangan bikin suami kamu yang mempesona itu jadi berkurang wibawanya karena jadi lebay dan melok seperti ini." jelas Devan panjang lebar membuat Abra dan azell tertawa.


" Hati-hati bang." ucap azel kepada Abra.


" Love you too." jawab abra tidak nyambung sama sekali dengan ucapan istrinya barusan.


...❤️❤️❤️❤️...

__ADS_1


...To be continued...


......Jangan lupa, Like dan Vote......


__ADS_2