
Ucapan Adit tak dihiraukan keduanya karena dokter telah datang untuk memeriksa keadaan Ghe dan sudah memperbolehkan Ghe untuk pulang ke rumah.
"APA PULANG !!!" ucap Stefan dan Andrew bersama-sama
"Iya karena radang lambung Ghe udah dikasih obat dengan oksigen ini makanya Ghe bisa sembuh dengan cepat" ucap Dokter
Dokter menuliskan resep dan meminta untuk menebusnya untuk diminum sesuai anjuran agar bisa cepat sembuh.
"Lain kali liat obatnya dulu ya" ucap Dokter seraya tersenyum kepada Ghe
Ghe hanya bisa terdiam mendengarkan perkataan dokter yang menyarankan agar lebih berhati-hati.
Namun hari ini keadaan Ghe semakin membaik sehingga dokter menyarankan agar lebih banyak beristirahat dirumah.
Keadaan yang semakin rumit ketika Stefan kembali bercanda sehingga membuat Andrew naik darah. Itu membuat Adit dan Ghe hanya tersenyum melihat tingkah kedua orang itu.
Adit yang kala itu sedang membereskan perlengkapan Ghe untuk dibawa pulang hanya tersenyum dan berharap keadaan seperti kemarin tak akan terulang kembali.
"Kata dokter lo udah bisa pulang, hmmm gak bisa lagi dong gue ketemu lo walau hanya sehari" ucap Stefan yang sedang membantu Ghe untuk duduk di kursi roda.
"Ya ampun Stefan, lo bisa kok ketemu gue dirumah ataupun dimana aja" Kata Ghe sambil memegang tangan Stefan.
Ghe tak tahu kalau ada sepasang mata yang memperhatikannya intens, orang itu yang selalu membuat Ghe sedih dan sekaligus bahagia.
Andrew....
Adalah orang yang selalu ada untuk Ghe disaat suka maupun duka, itu yang membuat Ghe lupa kepergian papanya. Andrew yang selalu menemani Ghe kemanapun Ghe butuhkan.
__ADS_1
Selalu saja membuat Ghe bahagia dan merasa dilindungi, namun yang sering juga membuat Ghe menangis, dan kali ini Ghe membalasnya dengan bermanja kepada Stefan teman masa kecilnya.
"Lain kali main ke rumah ya?" tanya Ghe kepada Stefan
"Ok, entar gue main ke rumah kalau ada waktu luang soalnya gue harus sekolah dulu biasa menuntut ilmu biar entar ada yang suka" jawab Stefan panjang lebar
"Emangnya siapa yang suka sama lo ?" tanya Ghe penasaran.
"Elo lah siapa lagi coba" canda Stefan membuat orang yang dibelakangnya semakin merah wajahnya.
******
Ini Salah Siapa ?
Kamu yang aku harapkan, hanya bisa menjatuh kan perasaan ini saja, tak pernah membantu bangkit lagi dan tak mengerti apa yang terjadi.
Apa mau mu sebenarnya?
Perasaan Andrew saat ini bergejolak dengan kehadiran Stefan namun tekatnya sudah bulat untuk mempertahankan Ghe untuk menjadi kekasih hatinya.
Terkadang Andrew berpikir untuk menyudahi hubungan Ghe dan dirinya namun, ada perasaan yang akan terluka saat ia pergi namun apa daya tangan tak sampai.
Waktu terus berputar tak terasa sudah seminggu setelah kejadian dirumah sakit, hari ini Andrew bisa bersama-sama dengan Ghe kembali tanpa ada Stefan maupun lelaki manapun yang mampu merusakkan hubungan mereka.
Seminggu ini juga Andrew mempersiapkan ujian akhirnya dan hari ini merupakan hari yang ditunggu-tunggu dia bisa melaksanakan Ujian Nasional dengan dukungan orang tua dan Ghe sebagai kekasihnya.
Sudah tiga hari ini Andrew dan Ghe tak telponan, sms pun gak, wa dan line pun tidak sama sekali. Ghe mensuport Andrew dalam doa dan memberikan dukungan lewat sela-sela kegiatan Andrew yang tak padat.
__ADS_1
Ghe hanya bisa memberikan dorongan agar Andrew bisa melewati masa-masa ini dengan tenang dan menerima setiap hasil yang akan didapat.
Setelah tiga hari berlalu Andrew menelpon Ghe dengan maksud untuk ketemuan, namun handphone Ghe tak dijawab sudah beberapa kali dicoba pun tetap sama.
Ia menelpon Adit dan menanyakan keadaan Ghe namun Adit sudah pulang ke rumahnya di Surabaya, telepon rumahnya pun tak ada yang menjawabnya.
Andrew bingung tak tahu mau mencari Ghe dimana lagi. Dirumah, sekolah bahkan tempat nongkrong mereka tak ada tanda-tanda sedikitpun keberadaan Ghe.
Teman-teman Ghe pun tak tahu keberadaannya sehingga Andrew menjadi frustasi keadaannya hancur, ia sempat merasakan rokok namun baru beberapa kali dihisapnya ia teringat kembali Ghe yang tak suka dengan asap rokok, ia membuangnya dan merenung apa yang terjadi dengan hubungannya kelak.
Ibu dan ayahnya sudah menanyakan fakultas yang akan dipilihnya nanti namun belum ada keputusan fakultas apa yang akan dipilihnya.
Setelah beberapa hari tak mendapat kabar dari Ghe akhirnya sebuah pesan masuk ke hp Andrew dan ia melihat layar di ponselnya dan tertera nama Adit yang menelponnya.
"Hallo" ucap Andrew
"Hallo Ndrew ini gue Adit" ucap Adit
"Iya kak ada apa? Atau jangan-jangan kakak udah ketemu dengan Ghe yah??" tanya Andrew
"Udah, dia lagi sama mamanya ke Australia lagi cek up soalnya kemarin gak sempat cek up. Katanya lagi lusa udah balik kok lo tenang aja" Ucap Adit
"Ya udah, makasih ya informasinya"
"Iya sama-sama"
Akhirnya perasaannya menjadi lega setelah mendengar sendiri bahwa Ghe sedang cek up di Australia bersama mamanya.
__ADS_1
Perasaan lega itu ia tuangkan dalam sebuah lagu yang ia nyanyikan
🎶Disini ku sendiri melawan sepiku, dimana dirimu berada kutak tahu walaupun kau tak disisiku namun ku yakin kau bersamaku selamanya🎶🎵🎸🎼🎼