
" Tutup tuh mulut kalian , ni di coba kayaknya pas buat kalian . " Ucap azell sembari memberikan baju yang sudah di pilihnya untuk kedua sahabatnya .
" Gila ... Parah banget sih kalau itu Kak Abra yang nyuruh . " Ucap Vita yang di angguki oleh azell .
" Jadi tersangkanya beneran KakAbra ?. " Tanya Vita semakin tidak percaya .
" Ssstt .... Ceritanya panjang , dan Gue tau itu buat kebailan Gue , besok kalau Gue udah berangkat kuliah lagi , Gue ceritain . " Jelas Azell yang langsung di angguki oleh kedua sahabatnya dengan semangat dan juga mengacungkan jempolnya .
Baik Ais dan Vita , memang sudah menantikan hari keberangkatan Azell. Selama Azell tidak ada di kampus merasa berbeda dan hambar .
Ibarat kata masakan tanpa di kasih garam untuk memperenak rasa . Mereka menuju ke kamar tamu untuk berganti baju terlebih dahulu .
Sebelum nantinya mereka akan bermain dengan baby Arsha , setelah selesai mereka segera menuju ke ruang tengah .
Dimana kini Adam dan Kiki sudah muncul lagi dengan beberapa box pizza untuk menemani sore mereka .
" Yuhuu . .. baby ... Ayo sama onty . " Ucap Vita sembari mendekat ke arah Arsha yang masih berada di gendongan Abra.
__ADS_1
Abra melirik Vita untuk memastikan , setelah melihat Vita yang sudah berganti baju , Abra segera menyerahkan baby boy nya kepada Vita yang masih setia menunggu si bayi montok itu agar bisa di gendongnya .
Dengan senang hati Vita menerimanya , bahkan tangan Viya sangatlah gemas ingin menarik pipi cubby Arsha , tapi lagi - lagi Vita tahan agar masih bisa menggendong si bayi tampan dan menggemaskan itu .
Selain pipi , Vita lebih suka menciumi tengkuk leher Arsha yang terkadang bau asam karena keringat , tapi itu malah yang membuat Vita semakin terus ingin menciuminya .
Kesukaan Vita yang sangat aneh memang , mungkin jika dengan anaknya sendiri akan lebih aneh lagi kesukaan Vita.
" Beb kok Arsha aja sih yang di gendong ? Aku enggak ?. " Tanya Kiki ambigu membuat Vita menatap pacarnya dengan kesal .
" Sabar Bro , sepertinya kita sekarang sudah turun tahta sejak kedatangan baby Arsha . " Jawab Adam yang membuat Azell, Ais, dan Vita tertawa .
" Iya dong aku pangeran , pangeran di hati Ais, iya nggak Mi ?. " Jawab Adam sembari bertanya kepada Ais.
Mendengar penuturan Adam membuat pipi Ais bersemu , tapi dia memilih untuk diam tidak menjawab .
" Kak Dam , di kacangin Ais ha..ha..ha .... " Ledek Vita dengan ketawa jahatnya , membuat yang lain juga tertawa .
__ADS_1
Tapi tiba - tiba semua terdiam karena suara tangisan dari baby Arsha .
" Heeeekk..hoee .... " Tangis Arsha yang masih berada di gendongan Vita
'' Tuh Arsha takut sama suara ketawa Lo Vit. " Ucap Ais sembari ingin bergantian untuk menggendong Arsha .
" Ih apaan sih , nanti dulu dong Ais, aku kan baru gendong embul . " Jawab Vita tidak mau melepaskan Arsha .
Tetapi Ais masih tetap berusaha untuk mengambil alih gendong Arsha , membuat Arsha menatap ke arah Vita dan Ais secara bergantian , lalu baby Arsha berhenti menangis , dia malah tersenyum sangat lebar , senyuman yang begitu terlihat jelas jika bayi montok itu sedang bahagia berada di dekat orang - orang yang menyayanginya .
" Nah tuh anak Gue tau lagi di rebutin cewek cantik . " Ucap Abra membuat semua yang berada di sana tertawa .
" Calon Idola ya sayang . " Ucap Vita sembari menimang dan mencium pipi baby Arsha dengan gemas .
...❤️❤️❤️❤️...
...Jangan lupa Like dan Vote...
__ADS_1
...Terima kasih....
...Mampir ke ceritaku yang lain ya kak...