FIRST LOVE STORY

FIRST LOVE STORY
Eps 688


__ADS_3

" So.. ini istri Lo?." Tanya Tian menunjuk azell.


Membuat abra mengangguk.


" Yank... Musuh abang." Ucap abra memperkenalkan azell kepada Tian, membuat Tian dan yang lain tertawa, sedangkan azell tersenyum, senyuman yang begitu indah menurut Tian.


" ****... Ada yang nggak beres sama gue." Batin Tian kepada dirinya.


" Azell." Ucap azell memperkenalkan dirinya kepada Tian.


Tian tersenyum, rupanya apa yang di katakan oleh adam memang benar, istri abra masih kecil tapi body azell memang tidak di ragukan lagi.


" Tian, sahabat abra." Jawab Tian mengulurkan tangannya.


Abra tersenyum miring, mendengar apa yang Tian katakan jika dia sahabatnya.


" Sahabat bejat Lo." Ucap abra lagi membuat Tian mengacak rambutnya.


Tian sebenarnya merasa tidak nyaman sejak kehadiran azell, ntah perasaan apa yang Tian rasakan, dia sendiri tidak tau pasti.


Tapi yang jelas matanya serasa selalu ingin melihat wajah ayu azell yang begitu menggodanya.


Fix, Tian merasa jika ada magnet yang membuatnya menjadi seperti ini kepada istri sahabatnya.

__ADS_1


Abra mengajak mereka untuk sarapan bersama di restorant hotel.


Sepanjang perjalanan dari kolam hotel menuju restorant.


Tidak hentinya azell bergelayut manja di lengan anra. Membuat Tian yang berada tepat di belakang mereka menjadi sedikit kurang nyaman.


Meskipun dulu ketika di New York. Tian sering mencium pacarnya di depan abra.


Tapi Brayen sama sekali tidak keberatan, karena memang abra tidak begitu memperdulikannya.


Berbeda dengan apa yang sekarang Tian alami, meskipun abra dan azell suami istri dan hanya bermanja di lengan abra saja, tapi mampu membuat seorang Tian merasa tidak nyaman, dan itu semua karena ada sesuatu yang terjadi pada hati Tian, untuk wanita cantik di pelukan Abra.


" Brengs*k Gue udah gila." Batin Tian mengumpat kesal kepada dirinya.


Mereka sarapan bersama dengan berbagai makanan, bahkan azell yang tadi sudah habis 2 mangkok bubur seperti kurang saja dengan mengambil beberapa daging tanpa nasi untuk di makannya.


" Aku kirain udah lupa, masih ingat aja." Jawab ada


yang mengira ketiga bidadari cantik itu sudah lupa tentang kepergian mereka.


" Emang mau ngapain sih?." Tanya Kiki yang malah belum tahu sama sekali tentang rencana ketiga gadis cantik itu.


" Mau jalan-jalan, tapi cuma bertiga aja tanpa kalian." Jawab Vita membuat Kiki langsung terkejut.

__ADS_1


" Tanpa kita?." Tanya kiki yang di angguki oleh Vita.


" Nggak boleh." Jawab kiki langsung yang dapat acungan jempol dari adam.


Sedangkan abra masih dengan diamnnya.


" Beb, cuma bentaran." Sambung Vita memelas, tapi kiki mengangguk mantab.


" Berasa kayak burung di dalam sangkar kita kalau kayak gini." Ucap Ais sengaja menyindir Abra Cs.


" Hangat dong Mi, kalau di sangkar." Jawab Adam terkikik tapi membuat Ais menatap Dimas kesal.


Sedangkan Tian tersenyum, adam masih sama seperti yang dulu humoris tapi pikirannya tidak jauh dari hal-hal yang begituan.


" Oke, tapi jam 12 harus sudah kembali." Ucap abra yang sedari tadi terdiam, tapi sukses membuat ketiga gadis cantik itu girang.


Jika abra sudah berkata iya, berati iya, dan jika abra yang berkata tidak berati juga tidak, meskipun adam dan kiki sedikit keberatan dengan Abra yang memperbolehkan ketiga gadis cantik itu pergi tanpa mereka.


...❤️❤️❤️❤️...


...Jangan lupa Like dan Vote...


...Terima kasih....

__ADS_1


Mampir ke ceritaku yang lain ya kak



__ADS_2