FIRST LOVE STORY

FIRST LOVE STORY
Eps 497


__ADS_3

Jujur saja sebenarnya Dara sangatlah ingin menyingkirkan tikus tikus got yang saat ini sedang menatap Abra dengan tatapan kagumnya.


" Norak..." Gumam Dara kepada teman teman sekolahnya yang masih setia kepada Abra. Pelase Dara berkacalah sebelum berkata.


Sedangkan Azell, Ais an Vita kini sudah berada di kantin yang begitu sepi, tentu saja sepi, semua siswi kini sedang melihat sang Idola, tadinya mereka juga ingin kepo atau mencari tau tapi mereka urungkan karena melihat lautan manusia dengan almamater kampus sedang berkerumun.


" Btw.. Ada apa sih..??." Tanya Vita kepada salah satu mahasiswa yang sedang duduk dikantin dengan kesal.


"Ada Idola mereka." Jawab mahasiswa itu dengan nada kesalnya.


Mereka bertiga saling pandang sambil menautkan alisnya bingung.


" Yee... Biasa aja lagi nggak usah sewot gitu.." Ucap Vita tidak kalah ketusnya.


Membuat mahaSiswa tersebut tersenyum sambil menangkup kedua telapak tangannya seperti meminta maaf.


" Sang Idola..?? Siapa sih maksud mereka.?? Aldo.?? Tapi masa iya sampe heboh gitu.." Ucap Ais menebak nebak.


" Atau jangan jangan.." Sambung Vita..... yang langsung melotot.


" Astaga.. Ayo cepetan..." Sambung Vita lagi sambil menarik tangan kedua sahabatnya.

__ADS_1


Tapi baru juga sampe pintu mereka menabrak seseorang, dia adalah Aldo.


Aldo bersama beberapa teman kelasnya yang akan menuju kekantin.


" Sorry Al Sorry.." Ucap Vita kepada Aldi yang sudah ditabraknya itu.


" Sorry Al." Sambung Azell dan Ais.


" Kalian kok disini.??? " Tanya Aldo kepada mereka bertiga.


" Emang kita harus kemana.? " Tanya Balik Vita begitu terdengar menyebalkan.


Aldo menggeleng, mengurungkan niatnya untuk menjawabnya, padahal sebenarnya maksud Aldo ialah, kenapa mereka bertiga tidak menyambut kedatangan Abra.


Vita teringat dengan tujuan pertama mereka. Sungguh ketiga mahasiswi cantik ini bukan hanya populer tapi mereka benar benar menghormati setiap orang di sana.


Termasuk Kakak tingkat cewek, bukan hanya laki laki saja, meskipun tak khayal jika Kakak tingkat mereka yang berjenis kelamin perempuan itu juga ada beberapa yang tak menyukai mereka karena begitu populer. Tapi itu tak menjadi masalah untuk mereka.


"Zel.. Udah dapat bingkisan dari aku kan.??? " Teriak Aldo menanyakan kepada Azell. Ketiga gadis itu mengehentikan langkahnya, menoleh ke arah Aldo yang sedang tersenyum tampan.


Deg...

__ADS_1


Azell teringat bingkisan tadi pagi yang diberikan teman kelasnya itu ternyata dari Aldo.


" lya Al. Thanks ya." Jawab Azell tak mau berlama lama.


Kembali Vita menarik kedua sahabatnya untuk menemu Abra.


Sampai disana ternyata semua mahasiswi sudah berada di depan kantor. What.?? Depan kantor.?? Mereka ngapain..?? Atau jangan jangan Abra yang.. OMG Azell langsung berlari kecil untuk menuju kerumunan teman teman sekolahnya.


" Gila. Kak ray ganteng parah kalau pake setelan kemeja seperti itu." Ucap salah satu mahasiswi yang juga didengar oleh Azell.


" lya..aku jadi pengen berkhayal punya suami kayak Kak Abra." Sambung salah satu mahasiswi lagi.


" Perfect. Perfect.. Perfect.." Ucap mahasiswi yang lainnya.


Dan masih banyak lagi yang terus memuji Abra karena wajah tampan yang ia miliki, dan itu sangat terdengar jelas oleh Azell juga kedua sahabatnya yang berada disebelahnya.


" Huffh.. sabar zel..sabar. ini resiko punya suami tampan." batin Azell pada diri sendiri.


Ais dan Vita menggenggam tangan Asell untuk menguatkannya.


...❤️❤️❤️❤️...

__ADS_1


...****To be continued****...


......****Jangan lupa, Like dan Vote****...


__ADS_2