
" Nggak ada ahlak Lo Bra . " Ucap Adam yang hanya di tanggapi Abra dengan senyuman mengejek .
" Lo sendiri yang ke sini , sana pergi mengganggu saja . " Usir Abra kepada Adam .
Adam menggeleng , tangannya menunjuk Abra seraya tersenyum .
"Bast * rd Lo . " Ucap Ad seraya pergi dari ruangan Abra .
" Sama istri nggak menjadi masalah . " Jawab Abra membuat Adam yang sudah berada di pintu kembali menghentikan langkahnya .
" Ingat bra Lo punya hotel mewah . " Cibir Adam lalu kembali melangkahkan kakinya keluar .
Setelah kepergian Adam , Abra tersenyum tampan ke arah Azell yang sedang membalas pesan Dewa yang menyuruhnya untuk pulang ke rumah .
" Waktunya untuk kita yank . " Bisik Abra yang sudah memeluk Azell seraya mengecup kening Azell .
Azell mendongak menatap wajah tampan Abra , dia tersenyum seraya mengangguk , manik matanya begitu dalam menatap manik mata Abra .
Sesuatu yang sedari tadi sudah sangat dia inginkan akan segera terjadi , mengingat percakapan di antara teman - teman kampusnya tadi membuat Azell kesal .
Bahkan tanpa di sadari , Azell lebih dulu menyerang
__ADS_1
dengan mencium Abra begitu lembut , sampai berubah menjadi ciuman yang dalam dan hangat di antara mereka .
Sore ini akan menjadi waktu yang panjang untuk mereka , ruangan kantor Abra yang akan menjadi saksi kedua pasangan suami istri itu sama - sama melepas hasrat sampai mencapai kenikmatan bersama nanti .
Jam sudah menunjukan pukul 18.00 petang .
Azwll masih terkapar di sofa ruangan Abra . Dia membuka matanya secara perlahan , manik matanya menangkap sosok laki laki tampan di sebelahnya yang masih tertidur pulas seraya memeluk dirinya .
Astaga mereka sampai tertidur di sofa dengan keadaan setengah telanjang dan duduk .
Beruntung Adam tidak masuk ke ruangan Abra lagi tanpa mengetuk pintu terlebih dahulu .
Bisa bahaya sekali jika sampai ada yang masuk ke ruangan Abra dengan pintu tanpa di kunci terlebih dahulu tadi oleh mereka .
Tidak ada jawaban Abra membuat Azell memainkan hidung Abra dengan pelan .
azell menatap bulu mata suaminya yang begitu lentik .
" Ternyata Arsha niruin kamu banget ya bang , punya bulu mata yang lentik , eh bibirnya juga abang , hidung juga , terus apanya yang mirip denganku ?. " Ucap Azell lagi seraya tersenyum sendiri .
" Dagunya seperti punyamu yang terbelah . " Jawab Abra masih dengan memejamkan matanya .
__ADS_1
Rupanya Abra sudah bangun sedari tadi , tetapi dia memang sengaja untuk berpura - pura masih tertidur .
" Nyindir banget ya , itu kan punya abang semua . " Jawab Azell seraya menarik hidung Abra .
Azell sengaja memang menarik hidung mancung Abra agar Abra membuka matanya , dan benar saja setelah apa yang di lakukan oleh Azell barusan membuat Abra akhirnya membuka matanya dengan senyum tampannya .
" Kiss me . " Pinta Abra dengan nada manjanya , juga muka yang di buat semanis mungkin .
Tidak cocok sekali wajah tampan seperti abra selalu bersikap manja seperti itu .
Cup , azell mencium Abra tanpa menunggu lama , membuat Abra tersenyum seraya menaik turunkan alisnya , ada maksud tertentu biasanya jika Abda melakukan itu .
" Apa ?. " Tanya azell yang sudah tahu maksud dari keinginan Abra .
" Lagi yuck yank . " Jawab Abra dengan tampang menggodanya .
Bukannya tergoda Azell malah langsung memukul dada bidang Abra .
...❤️❤️❤️❤️...
...Jangan lupa Like dan Vote...
__ADS_1
...Terima kasih....
...Mampir ke ceritaku yang lain ya kak...