
Setelah pesanan mereka siap, dengan segera Vita kembali ke meja di mana kedua sahabat dan kedua laki laki tampan sedang menunggunya.
Sontak saja Vita sedikit terkejut dengan keberadaan Alya yang sudah duduk di kursinya. Alya menatap Vita yang masih bingung.
" Eh. Ini kursi Lo ya? " Tanya Alya yang di angguki oleh Vita.
" Udah nggak apa apa, nanti Gue ambil kursi yang lain." Jawab Vita sambil meletakan pesanan mereka, alya mengangguk sambil tersenyum ke arah Vita.
" Cieee.. Tumben Miss telmi baik banget " Ledek Ais membuat Vita menatap kesal ke arah Ais.
" Kak Adam tuh istrinya nakal " Sindir Vita sambil cekikikan, membuat Ais melotot dengan perkataan Vita.
" Vita..! " Kesal Ais yang membuat Vita semakin cekikilan.
Setelah mengambil kursi lain untuk tempat duduknya, Vita segera bergabung kembali dengan mereka, Dia juga mengambil ponsel yang berada di saku celana nya.
" Kak boleh minta foto nggak? " Tanya Vita kepada Abra dan Adam.
Tentu saja kedua laki laki tampan itu saling pandang bingung dengan perkataan Vita.
__ADS_1
" Mau buat apa sih Vit? " Tanya azell yang sedari terus sibuk dengan Abra.
" Mau aku kirim ke Kak Kiki " Jawab Vita malu-malu.
" Astaga.. Ternyata ada yang merasa jadi nyamuk " Ledek Ais lagi.
" Enak aja nyamuk. Gue bebek tercantik ya bukan nyamuk " Jawab Vita membuat mereka semakin tertawa.
" Yang udah nggak marah di panggil bebek, iya deh tau panggilan sayang dari Bebeb Kiki." Sambung Zela meledek membuat Vita semakin kesal tapi juga ikut tertawa.
Vita memfoto Abra dan juga Adam yang sedang berada di Kantin. Setelah itu mengirim kepada Kiki, tentu saja agar Kiki tahu jika Vita juga menginginkan kehadiran Kiki sekarang, meskipun secara langsung dan Kiki harus lebih peka dalam hal ini.
Sedangkan Alya sedari tadi terus mencuri pandang ke arah Abra, bahkan Alya sampai tidak menyadari jika pandangan matanya sedang di amati oleh Adam yang berada di sebelah Abra.
Dan Alya tidak mau sampai merusak hubungan Abra dan juga azell, Meskipun jauh di lubuk hatinya begitu menyukai sosok pria tampan seperti Abra, meskipun pada dasarnya seperti apapun Alya mencoba mendekati Abra, Abra akan tetap pada pendiriannya yaitu hanya azell seorang di hatinya, tidak akan tergantikan oleh siapa pun itu.
" Serah kami pada deh " Jawab Vita lagi dengan kesalnya.
Sedangkan Alya masih dengan banyak diamnya, tentu saja karena dia belum terbiasa berkumpul seperti ini dengan mereka.
__ADS_1
" Al. Gimana lancar-lancar aja kan?" Tanya Azell kepada Alya.
Azell menanyakan tentang hari kedua masuk di kampus nya.
"Aman kok Zel " Jawab Alya dengan senyumnya yang di angguki oleh azell.
" Temen kamu Zel? " Tanya Adam yang memang belum mengetahui Alya.
Tentu saja mendengar adam bertanya kepada azell tentang siapa Alya, membuat Ais menatap Adam dengan tajam.
Sedangkan Adam hanya menggelengkan kepalanya sambul tersenyum, lalu menarik hidung Ais dengan gemas.
" Dih... Ada yang jealuose nih ekhemm...ekhem.." Sindri Vita cekikian, lalu Ais langsung mencubit Vani dengan gemas.
" Auw.. aku aduin Kak Adam kamu, kalau nakal" Jawab Vita dengan kesal.
...❤️❤️❤️❤️...
...****To be continued****...
__ADS_1
......****Jangan lupa, Like dan Vote**...