FIRST LOVE STORY

FIRST LOVE STORY
Eps 732


__ADS_3

" Nggak mau di peluk abang." Ucap azell membuat Abra melepaskan pelukannya dan menatap azell tajam.


Mama dan Papa saling pandang dan tersenyum, Papa menggelengkan kepalanya dengan tingkah azell dan abra yang selalu ada saja tingkah konyolnya.


" Sini biar mama usap pinggan kamu sayang." Ucap mama yang di angguki oleh azell.


Mama mendekat ke arah azell, membuat abra reflek mundur, lalu mama duduk di sebelah azell yang sedang berbaring miring menghadap ke kanan, mama segera mengusap- usap pinggang azell, membuat azell tersenyum dan bahagia dengan perhatian Ibu mertuanya.


" Tenang bra, sikap aneh azell sebentar lagi akan hilang kalau anak kamu sudah lahir." Bisik Papa berniat menggoda Abra.


Abra menatap papa nya horor, tapi kemudian tersenyum.


" Aku tau pa... Tapi ingat sebentar lagi papa akan ada saingan setelah anaku lahir." Jawab Abra dengan senyum mengejek papa nya.


Papq menautkan alisnya bingung, tapi kemudian Papa menggeleng, dia baru maksud apa yang di katakan oleh abra, ialah istrinya yang sebentar lagi akan lebih perhatian kepada Cucunya di banding dirinya.


"Zezel.!." Teriak Ais dan Vita barengan.


Rupanya Adam datang membawa pasukannya, Ais, Vita, dan kiki ikut ke rumah sakit bersama Adam.


Bahkan Ais dan Vita sampai bolos karena begitu panik sampai lupa untuk ijin.

__ADS_1


Semua yang ada di ruangan menoleh ke asal suara.


Dengan berlari Ais dan Vita menghampiri azell, lalu memeluk azell yang sedang berbaring, bahkan vita sampai meneteskan air matanya, setelah melepaskan pelukannya Ais dan Vita menatap azell.


" Kamu udah mau lahiran?." Tanya Vita yang dapat anggukan dari azell.


" Kenapa nggak kasih tau kita sih?." Tanya Vita lagi membuat azell menyipitkan matanya.


" Nak, azell bukan nggak mau kasih tau kalian, tapi sakit yang sedang di rasanya itu sampai melupakan semua, kalian bantu doa ya supaya semuanya berjalan dengan lancar." Jelas mama yang di angguki oleh Ais dan Vita.


" Mana yang sakit Zel?." Tanya Vita lagi.


" Kok kamu ngegas sih Ais? aku kan berniat bantuin azell biar nggak terlalu sakit." Jawab Vita membuat azell tersenyum.


Kedatangan kedua sahabatnya ini benar-benar membuat azell seperti hilang rasa nyerinya, padahal mereka sangatlah berisik.


Sedangkan yang lain geleng-geleng kepala dengan tingkah Ais dan vita, bukannya datang untuk mensuport azell, malah mereka gaduh sendiri.


" Auw... Sakit." Aduh azell yang kembali merasa sakit dalam perutnya.


Semua yang berada di ruangan semakin panik, begitu juga mama yang menyuruh Papa untuk memanggil Dokter.

__ADS_1


Abra malah seperti bingung sendiri harus berbuat apa, abra menghampiri azell lagi untuk mengusap-usap pinggangnya.


" Abang aku mau pup." Ucap azell membuat abra mengangguk dan berniat menggendong azell menuju kamar mandi.


Sedangkan mama semakin panik tapi dia juga mencegah abra untuk membawa azellke kamar mandi.


Karena mama tahu, azell sudah bukaan sempurna atau sepuluh, dan sebentar lagi anak azell dan abra akan segera keluar.


Mama langsung memencet tombol untuk memanggil Dokter dan perawat atau nurse call.


Jangan lupakan mama juga menggiring pasukan azell dan abra untuk keluar terlebih dahulu , sedangkan Papa sudah berdiri di pojokan sembari menelfon seseorang agar segera datang ke rumah sakit.


...❤️❤️❤️❤️...


...Jangan lupa Like dan Vote...


...Terima kasih....


Mampir ke ceritaku yang lain ya kak


__ADS_1


__ADS_2