
" Yah lama lagi deh, keburu siang panas bang." Protes Devan.
" Lagian pada mau jogging aja ribet banget pakai nunggu nungguan tak wk wk wk." ucap Devan dalam hati nya
Ya sudah yang lain nya mending duluan saja, biar kakak entar sama dik, kan cuma jalan, bunda pusning lihat kalian di sini ribut saja." Ucap Bunda
" Nah, cakep Bun, yuk lah duluan." Ucap Rio.
" Iya kalian duluan saja gih sana." Ucap Senat, Dewa mengangguk, Rio dan Devan sudah ngacir keluar rumah.
" Ya sudah mau kebelakang dulu ya." Pamit bunda menuju gazebo belakang bersama mama untuk membawakan teh dan juga cemilan untuk para bapak-bapak yang sudah duduk disana sedari pagi tadi dan mereka mengangguk.
" Ya sudah mas duluan ya dada baby papa jogging dulu ya." Ucap Erlan mengusap perut buncit Arnat.
"Iya papa." jawab Arnat mengikuti suara anak kecil 2 orang lainnya yang melihat itu tersenyum dengan pikirannya masing-masing mereka adalah Dewa dan Abra.
" Ya sudah yuk Wa, Bea." Ajak Erlan, mereka berjalan keluar rumah. Lima menit kemudian, Azell turun sudah berganti dengan setelan trening.
" Loh kok sepi, pada Kemana semua nya kak?." Tanya Azell bingung.
__ADS_1
" Pada duluan dek, udah kan, yuk." Ucap Arnat
" Ini tidak usah pakai sepatu kan kak?." Tanya Azell.
" Iya tidak usah, cuma jalan sekitar kompleks saja." Jawab Arnat.
" Oke lah, yuk kak." Ucap Azell. Azell dan Arnat hanya berjalan santai sekitar an kompleks, sekaligus berbincang bincang.
" Ibu hamil harus jalan santai begini ya kak, tiap hari?." Tanya Azell.
" Iya dek, jenis olah raga yang aman dan mudah seperti jalan kaki di pagi hari sangat lah di anjurkan untuk ibu hamil, berjalan santai di pagi hari bisa membantu memperkuat otot panggul yang sangat berguna untuk memperlancar proses persalinan." Jawab Arnat.
" Masih sebulan lagi dek In Sya Allah, doain ya." Ucap Arnat.
" Pasti, dedek sehat sehat ya di perut mama sampai lahir biar bisa ketemu sama onty yang cantik ini." Ucap Azell mengelus perut buncit Arnat.
" Iya onty, ontu juga cepat cepat lulus nya ya biar dedek nya cepat punya teman." Jawab Arnat membuat Azell tersipu malu.
" Ahhh Kakak nih, masih lama itu mah kak." Jawab Azell.
__ADS_1
" Ha ha, iya kasihan Aa' dong ya." Goda Arnat.
" Ya resiko nikah sama anak di bawah umur, ha ha ha." Jawab Azell.
" Sekarang mas sudah legal deh, kan sudah 18 tahun." Ucap Arnat menarik turun kan alis nya.
" Aahhh apaan sih kak, sudah ah jangan bahas ginian." Ucap Azell menutupi muka nya dengan dua tangan, dua sangat malu jika membahas hal seperti ini, baru juga kelas XI pikir nya.
" Ha ha ha, ok ok." Ucap Arnat dengan tertawa.
Setelah selesai jalan santai mereka kembali ke rumah, dan ternyata di teras sudah ada para laki laki yang duduk selonjoran, mereka telah selesai joging.
Azell duduk di sebelah Abra, sedangkan Arnat masih berdiri dengan berjalan bolak balik, padahal tadi sudah berjalan berkeliling kompleks selama 2 kali, Erlan yang tahu istri nya mondar mandir menghampiri nya.
...🌷🌷🌷...
...To be continued...
......Jangan lupa, Like dan Vote......
__ADS_1