
Azell melepaskan ciuman nya tiba-tiba Abra menarik tubuh istri nya sampai tubuh azel menempel di tubuh nya. amarah Abra memang sudah reda tapi ada rasa lain yang keluar dari dalam tubuh nya.
" Kalau mau meredakan amarah Abang harus nya adek melakukan hal yang lebih lagi bukan hanya ciuman seperti itu tadi." ucap abra sambil memegang tengkuk azell.
Abra kemudian mencium istrinya setelah mengatakan itu, Abra me.... Lu... Mat bibir Azell sedikit kasar, bahkan Azell tidak bisa mengimbangi permainan dari Abra yang menurut nya tidak seperti biasa, di rasa cukup Abra melepas ciu.... Man itu lalu menempelkan kening nya dengan kening sang istri.
" Abang tidak mau mengambil sesuatu dari adik kalau adik belum mempersilahkan untuk Abang, Abang akan tetap menunggu adik untuk siap, bahkan entah berapa tahun lagi, asal kan adik jangan seperti tadi, Abang bisa nekat dik, ingat itu, abang adalah laki laki normal, yang bisa berbuat lebih pada adik, karena bagaimana pun juga kita pasangan suami istri yang halal di mata agama dan hukum, tidak akan ada yang bisa melarang Abang berbuat lebih kepada Adik, jadi jangan berbuat yang macam macam, kalau adik tidak ingin mengambil nya sekarang." ucap Abra lalu duduk di sofa untuk mengatur nafas nya.
__ADS_1
Abra sebenarnya tidak ingin mencium istri nya dengan begitu, tapi istri nya telah memancing naluri laki laki nya, apalagi bibir istri nya sudah menjadi candu bagi nya , di kasih sedikit berupa kecupan, ia akan dengan mudah terpancing gara gara ulah istri nya itu, apalagi ia sudah menahan 2 tahun.
Azell hanya diam dan duduk di atas tempat tidur, ia merasa bersalah dengan apa yang ia perbuat kepada suami nya, dan Azell juga merasa bersalah karena telah menunda Nunda itu semua nya, begitu sabar suami nya selama ini karena suami nya telah menahan 2 tahun.
Mereka berdua diam dalam lamunan mereka sendiri sendiri hingga malam tiba, mereka berdua tetap melaksanakan sholat berjamaah di dalam kamar dan makan malam bersama dengan teman teman nya, baik masahsiswa baru atau pun yang sudah senior.
Mereka berdua kemudian keluar dari villa dengan menarik koper kecil nya di luar sudah terlihat ramai dengan teman-teman kampusnya yang sudah bersiap-siap untuk pulang.
__ADS_1
Setelah 1 jam perjalanan Abra dan azell sampai di kediaman orangtua abra, mereka berdua masuk kedalam setelah pintu otomatis pagar rumah nya terbuka.
Abra berpisah dengan teman-teman kampusnya saat abrahah masuk ke dalam kediaman keluarga nya. Abra memakirkan mobil nya di depan rumah nya, lalu mereka ber dua masuk ke dalam rumah.
Azell dan Abra berisitirahat sejenak untuk melepas lelah setelah itu mereka ber dua akan pergi ke rumah bang Dewa, karena mereka sangat merindukan keponakan cantik nya itu yang bernama Janeta atau yang lebih akrab di panggil Tata, wajah nya sangat mirip dengan mama nya, bahkan foto kopian.
...🌷🌷🌷...
__ADS_1
...To be continued...
......Jangan lupa, Like dan Vote......