FIRST LOVE STORY

FIRST LOVE STORY
Eps 486


__ADS_3

" Ck." Decak Adam benar bena tak percaya dengan apa yang dikatakan Abra barusan.


" Nggak apa apa.?? " Tanya Azell meyakinkan Abra mengangguk tersenyum.


Azell menoleh ke arah adam seperti meminta persetujuan, begitu juga dengan adam yang mengangguk, Memangnya siapa adam?? Dia akan meminta persetujuan Abra terlebih dahulu, jadi kalau Abra iya.. Berati adam juga, tanpa Azell harus meminta ijin padanya terlebih dahulu.


" Oke... Adim duduk ya.. Adim nggak akan ganggu Kalian." Ucap Azell kembali pada tempat duduknya semula.


Membuat Abra lagi lagi tersenyum lembut untuk Azell, akh.. Rasanya Abra ini benar benar seperti habis terbentur otaknya, bentar bentar tersenyum untuk Azell, seperti baru saja jatuh cinta pikir Adam.


" So... Aku mau jelasin ke kamu bra.." Ucap Adam yang tiba tiba berubah jadi serius.


Azell masih menatap layar tvnya, tapi tentu saja telinganya sudah siap mendengarkan secara seksama apa yang akan mereka bicarakan.


Abra menghela nafasnya pelan, dia tau jika Sandro memang benar benar tidak bisa dikasihani.


" Apa dia sengaja.???." Tanya Abra kepada Adam, membuat adam nenganggukan kepalanya.


" lya dia sengaja, dia sendiri yang bilang kalau dia kasihan sama keluarganya.." Jawab Adam yang tak yakin, karena Adam tau pernyataan anak curut itu hanya akan membuat Abra tidak lagi bisa memaafkannya.

__ADS_1


" Ck.. Dasar bodoh..." Ucap Abra singkat.


Fix.. Kali ini Sandro benar benar tamat, sepertinya Abra sudah tidak lagi akan menyembunyikan tentang apa yang dilakukan oleh Pak Septa.


Abra tidak akan lagi merasa kasihan dengan keluarga yang sepertinya masa depannya berada di tangannya sekarang.


Jika semua tau kesalahan yang sudah Pak Septa lakukan, tentu saja Pak Septa akan masuk ke jeruji besi, bahkan mungkin dalam waktu yang cukup lama.


Nama keluarganya akan tercoreng, akan menjadi bahan olokan oleh semua orang termasuk teman teman juga keluarganya.


Itu baru permasalahan Bapaknya, jika semua orang tau kelakuan anaknya juga, sudah dipastikan keluarga itu tidak bisa lagi hidup dengan nyaman seperti sekarang ini.


Sudah dikasih hati masih minta jantung, mungkin itu sebutan yang pas untuk Sandro saat ini. Tapi tentu saja itu bukan hal yang besar untuk Abra, semua yang dilakukan oleh Sandro tidak membuatnya cemas sama sekali, hanya saja Abra kesal dan marah karena Sandro tidak bisa berfikir lebih panjang.


Apa yang Sandro lakukan saat ini akan sangat berdampak pada keluarganya.


Azell sedari tadi terus menguping pembicaraan dua laki laki tampan itu, Tapi tetap saja Azell tidak tau apa yang mereka bicarakan.


Membuat Azell kesal sendiri, dengan teka teki obrolan mereka.

__ADS_1


" mereka ngomongin siapa sih..??." batin Azell kesal.


Tapi tentu saja Azell tidak akan mudah menyerah, dia akan mendengarkan sampai dia tau siapa yang sedang mereka bicarakan.


Atau jika perlu Azell akan mengeluarkan jurus rayunya untuk Abra, supaya dia tak lagi penasaran seperti sekarang ini.


Tukk.. Tukk... Tuk..


Azell mengetuk ngetukan remot tv yang sedang di mainkannya.


Jam sudah menunjukan pukul 22.00 malam, tapi Azell masih enggan untuk menuju ke kamar nya.


Sudah banyak yang Abra dan Adam bahas, tapi masih saja Azell tidak mengerti arah pembicaraan mereka.


...❤️❤️❤️❤️...


...****To be continued****...


......****Jangan lupa, Like dan Vote****...

__ADS_1


__ADS_2