
" Mau berangkat bareng?." Tawar Abra, Axell menggeleng kan kepala nya.
" Tidak ah, masih pagi, Aa' duluan saja deh." Jawab Azell yang menyuruh suami nya berangkat lebih dahulu, selain jam tambahan, Anak kelas XII juga di himbau berangkat lebih pagi agar terbiasa.
" Ya sudah Aa' berangkat dulu ya, adik jangan sampai terlambat." Ucap Abra
" Iya Aa'." Jawab Azell.
" Ya sudah Salim dulu Napa dek." Ucap Abra lalu menyodorkan tangan nya, Azell menerima uluran tangan tersebut lalu mencium nya, setelah itu Abra mencium bibir Azell sekilas, sekarang hal seperti itu sudah sering terjadi, Azell pun sudah mulai terbiasa dengan hal itu, awal nya saja dia kesal dengan suami nya itu, tapi mau bagaimana juga suami nya tidak pernah menghiraukan protes dari nya, di pikir lagi juga toh Abra suami nya
" Assalamualaikum." Pamit Abra keluar kontrak kan.
" Waalaikumsalam." Azell mendudukkan diri nya di sofa sambil menonton acara TV kartun anak kembar botak yang selalu di tayangkan di salah satu Chanel tv swasta setiap pagi, siang dan sore. Tidak lama Azell menonton, diri nya melirik jam dinding yang ada di atas tv.
" Oke, yuk berangkat." Gumam Azell mendapati jam menunjukkan pukul 6.40 pagi.
...🥀🥀🥀🥀 ...
Abra memasuki halaman sekolah namun tidak sengaja mata nya menangkap sosok yang dia kenal berdiri sendirian di parkiran depan, Abra pun menghampiri orang tersebut.
" Ngapain kamu?." Tanya Abra yang mengikuti arah pandang orang yang di samping nya, orang tersebut tersentak kaget.
__ADS_1
" Buset dah, ngagetin saja kamu." Jawab orang tersebut dia Adalah Candra.
" Kamu bengong di sini ke samber ntar!." Ucap Abra.
" CK! Tidak lagi, iman ku kuat." Jawab Candra.
" Kamu ngapain bengong di sini." Abra mengabaikan ucapan sahabat nya.
" Eh ya ya habis parkir lah " jawab Candra. Abra hanya mengangguk paham.
" Tumben pagi pagi sudah sampai." Sindir Abra.
" Eh istri kamu mana?." Tanya Candra pada Abra yang hanya datang sendirian, biasa nya Candra memang sesekali melihat ke dua nya berangkat bersama tapi tentu nya dengan jarak yang membentang, wk wk wk.
" Mau apa kamu?." Tanya Abra menatap Candra dengan tatapan menyelidik.
" Buset dah, tenang saja bro, aku tidak akan nikung istri kamu, aku mau tanya sesuatu pada istri kamu." Jawab Candra.
" Tanya apaaan?." Tanya Abra
" Eh, hmm ya adalah sesuatu." Jawab Candra.
__ADS_1
" Tentang Amel." Ucap Abra yang entah sebuah pertanyaan atau pernyataan, Candra menghentikan langkah nya, menoleh pada Abra yang juga ikut berhenti.
" Sok tahu deh kamu, ha ha ." Ucap Candra dengan tawa di buat buat dan melanjutkan langkahnya lagi.
" Aku tanya?." Ucap Abra, Candra kembali di buat takjub dengan kelakuan sahabat nya ini.
" Wah nada ucapan kamu tidak ada intonasi tanya nya, astaga." Ucap Candra yang tidak habis pikir, Abra hanya mengedipkan bahu nya acuh.
" Jadi benar?." Tanya Abra menatap Candra.
" Kok mau bisa tanya begitu?." Tanya Candra.
" Kata adik, Amel sikap nya ke kamu beda dan kamu juga ke dia beda." Jawab Abra.
" Ah tidak lah biasa saja kok." Ucap Candra, Abra menoleh pada Candra, Candra hanya nyengir, dia tahu sahabat nya itu tidak akan percaya begitu saja.
...🌷🌷🌷...
...To be continued...
......Jangan lupa, Like dan Vote......
__ADS_1