
" Sayang kamu kenapa Nak? " Tanya mama kepada azell yang berada di gendongan Abra.
"Bang lepasin" Bisik azell kepada Abra, tapi tentu saja Abra tidak akan mungkin melepaskannya.
" Nggak apa apa pa ma.. Kita pamit ke atas dulu" Jawab Abra kepada Orang Tuanya, membuat mama dan Papa semakin bingung.
Sedangkan azell begitu malu dengan sikap Abra, dengan sengaja azell mengigit lengan Abra dengan keras, sampai membuat Abra sedikit meringis kesakitan, tapi bukan abra namanya kalau hanya di gigit azell menyerah begitu saja.
Abra membawa azell menuju kamar mereka. Setelah sampai di kamar. Abra langsung membaringkan azell di ranjang, dia tersenyum ke arah azell karena pada akhirnya pertempuran yang sedari tadi sudah dia tahan akan segera di lakukan.
Abra mendekat ke arah azell dan dengan rakusnya dia langsung melancarkan aksinya, bahkan azell sendiri cukup terkejut dengan Abra, yang semakin hari semakin buas kepadanya.
Meskipun perlakuan Abra lembut, tapi begitu beruntun sampai membuat azell tidak bisa mengimbangi permainan Abra.
"Yank. Kamu cukup nikmati saja," Bisik abra dengan mengecup telinga azell, membuat azell meremang karena perlakuan Abra kepada dirinya.
Mereka menikmati malam yang panjang dengan hangat karena sentuhan cinta dari mereka, sampai tidak terasa sudah jam setengah 12 malam, azell sudah tertidur di pelukan hangat Abra, sedangkan Abra masih membuka matanya sambil tangan nya membelai rambut azell pelan.
__ADS_1
Abra mengambil ponselnya yang berada di sebelahnya, dia mengirim pesan singkat kepada Adam karena ada hal yang harus di bicarakan besok pagi.
Tentu saja mengenai Sandro dan Dara yang hamil di luar nikah. Abra begitu yakin, jika Sandro mengetahui sesuatu tentang hal ini.
Pukul 06.55 mobil Abra berhenti tepat di depan gerbang kampus Azell Setelah memberi morning kiss untuk suami nya, azell segera turun dari mobil abra dan masuk ke dalam kampus.
Sedangkan Abra langsung melajukan mobilnya. Bahkan tanpa dia sadari sedari tadi Dara terus melihat kepergian mobil Abra.
Abra menuju ke apartemen Adam. Karena tadi Adam memberitahukannya jika masih berada di dalam apartemen nya. Dan bra idak ingin buru-buru mengatakan semua kepada Papa jika apa yang dia curigai kepada Sandro belum terbukti.
" Udah kamu selidiki belum? " Tanya Abra tanpa basa basi kepada Adam.
" Sialan kamu menghubungi aku cuma buat tugas aja" Jawab Adam yang dapat cengiran dari Abra.
" Coba kamu liat" Suruh Adam kepada Abra.
Abra mengamati video dewasa yang sangatlah membuat dia jijik dan langsung ingin muntah. abra terus saja mual karena itu, membuat Adam terkekeh dengan sikap lebay Abra.
__ADS_1
" Ki aja yang liat aku nggak bisa" Suruh Abra kepada Adam
Jujur saja melihat wanita tanpa busana selain Azell sekarang membuat Abra merasa risih dan ingin muntah.
" Fix ini memang tuh cewek Bra, tapi cowoknya aku juga nggak tau siapa" Jelas adam kepada abra.
Abra mengangguk, dia berfikir jika Sandro pasti tahu tentang cowok yang ada di dalam Video itu.
" Tuh anak curut pasti tahu sesuatu" Gumam Abra.
" Aku sepemikiran sama kamu Bra" Jawab Adam membuat Abra menoleh ke arah nya.
...❤️❤️❤️❤️...
...****To be continued****...
......****Jangan lupa, Like dan Vote**...
__ADS_1