
Tanpa menunggu lama Brayen langsung menghubungi Mr Richard, dia harus menanyakan langsung kepada Sandro tentang video itu. Setelah Mr Ricahrd mengunjungi Sandro yang masih berada di masa rehab Abra langsung memberi rentetan pertanyaan kepada Sandro, awalnya Sandro tidaklah mengakui tapi dengan segera Adam memperlihatkan video mesum yang terdapat pada memori ponselnya dulu.
Sontak saja Sandro begitu terkejut, rasanya dia sudah menghapus Video itu, tapi ternyata Abra dapat menemukannya lagi.
Sandro mengakui jika dia mengenal cowok yang berada di dalam video itu, cowok itu adalah teman Sandro yang bertemu dengan Dara di klub malam.
Awalnya Sandro tidak mengetahui jika mereka sampai menjalin hubungan pacaran atau bahkan sampai melakukan hal lebih dari sekadar orang pacaran.
Niat hati Sandro ingin mengerjai temannya itu dengan memberi kejutan di hari jadinya dengan memasang kamera untuk mengabadikan moment, tapi malah apa yang Sandro lihat di dalam rekamannya sangatlah membuatnya shok.
Temannya dan Dara sedang melakukan hubungan layaknya suami istri, dan karena itu jugalah yang membuat Sandro tidak hanya sekedar mengagumi azell seperti dulu, tapi Sandro jadi lebih berani mengambil foto azell dan mengeditnya untuk fantasi liarnya.
Setelah mendengar penjelasan Sandro, Abra menutup sambungan teleponnya, dia dan adam harus menemui cowok tersebut.
Ini semua Abra lakukan untuk ke dua mertua nya yang sudah membangun kampus itu sejak dulu, sampai menjadi kampus terfavorit di kota mereka.
" So... Apa yang harus aku lakuin? " Tanya Adam melihat Abra yang sedang memikirkan sesuatu.
" Ikut aku." Ajak Abra kepada adam, tentu saja Adam tidaklah mungkin menolak ajakan Abra.
__ADS_1
Adam menganggukan kepalanya. Mobil Abra melaju meninggalakan gedung apartemen. Mereka menggunakan mobil mewah Anra, tapi tentu saja Adam sebagai sopirnya sekarang.
" Ke Kantor bra? " Tanya adam membuyarkan lamunan Abra.
" No " Jawab Abra singkat, membuat Adam mengernyitkan keningnya bingung.
" Kita ke kampus." Sambung abra memberitahukan.
" Untuk? " Tanya Adam ingin tahu.
" Menghadiri rapat sekarang" Jawab Abra yang sudah mengetahui jika sekarang akan ada rapat , juga kedua Orang Tuanya dan ke dua mertua nya yang ikut hadir.
" It's Oke.." Jawab adam kembali melajukan mobilnya lebih kencang.
Abra melirik Adam yang sedang tersenyum senang, sudah dipastikan Adam senang karena akan bertemu dengan Ais.
" Jangan fikir kamu bisa pacaran sama Ais, ada tugas penting sekarang" Sindir abra membuat adam terkejut dan menatap Abra kesal.
" Sialan. Anak kecil yang bikin anak aku yang repot' Ucap Adam membuat Abra tertawa.
__ADS_1
Sampai akhirnya mobil anra memasuki kampus, lebih tepat nya di fakultas azell istrinya.
Setelah memarkirkan mobilnya abra dan adam keluar, aman. Semau mahasiswa mahasiswi sudah masuk ke dalam kelas meskipun jam kuliah sekarang sepertinya akan kosong.
Terlihat mobil mewag Ayah mertua dan papa nya yang juga sudah terparkir rapih di sana.
Bahkan sang sopir sudah setia menunggu di parkiran.
" Pak" Panggil Abra kepada Sopir pribadi papa.
" Lho Den Abra sama Den Adam ke sini juga?." Tanya sang Sopir kepada mereka.
" lya. Masih lama nunggu papa, sebaiknya ngopi dulu di kantin. " Suruh Abra sembari memberikan selembar uang berwarna merah kepada sopir Daddy nya.
" Terimakasih Den.. Terimkasih banyak" Jawab sang sopir yang akhirnya berlalu menuju kantin. Setelah sebelumnya pamit kepada Abra dan Adam.
...❤️❤️❤️❤️...
...****To be continued****...
__ADS_1
......****Jangan lupa, Like dan Vote**...